PT Best Profit Futures Malang

Uang negara menipis, gaji PNS aman dari pemangkasan

Pemerintah berencana untuk menghemat belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Perubahan (APBN-P) 2014. Penghematan ini dilakukan mengingat adanya perubahan dalam asumsi makro ekonomi.

Ke depannya, penerimaan negara diprediksi akan melambat seiring dengan perlambatan pertumbuhan ekonomi. Sementara, belanja diprediksi akan meningkat, terlebih belanja subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang membengkak akibat melemahnya nilai tukar Rupiah.

Namun demikian, dalam penghematan ini pemerintah ogah memotong gaji PNS dan para menteri. Pasalnya, gaji adalah hak masing-masing orang yang tidak bisa diganggu gugat.

“Gaji tidak bisa dipotong, anggaran tidak bisa dipotong itu ya gaji orang. Gaji PNS dan gaji menteri itu hak orang,” ucap Menteri Keuangan Chatib Basri ketika ditemui di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Jumat (16/5).

Chatib mengakui, dalam teori ekonomi klasik memang dimungkinkan adanya penurunan upah. Namun, realitanya tidak pernah terjadi. Pemotongan anggaran sebagai penghematan hanya dilakukan pada pos belanja yang tidak vital.

“Sifatnya di luar hak orang bisa dilakukan (penghematan). Gaji diturunin tidak bisa. Terserah mau potong dari mana. Tapi pemotongan anggaran yang dampaknya minimal pada growth dan pelayanan. Kalau gaji nanti gimana pulang suami ditanya istrinya masa gaji turun,” tutupnya.

sumber: www.merdeka.com