PT Best Profit Futures Malang

TINS Habiskan Sekitar 40 Miliar Guna Eksplorasi, Laju Sahamnya Jaga Momentum Positif

BESTPROFIT FUTURES MALANG (13/5) – PT Timah Tbk (TINS) melakukan kegiatan eksplorasi di laut pada bulan April 2015, berupa kegiatan pemboran prospeksi dan pemboran rinci di perairan Bangka, perairan Belitung Timur dan perairan Kundur Barat dengan menggunakan enam unit kapal bor. Adapun biaya yang dikeluarkan atas kegiatan eksplorasi PT Timah di darat maupun di laut pada bulan April 2015 sebesar Rp38.842.819.686, dengan rincian sebesar Rp25.211.744.710 untuk operasional dan Rp13.631.074.976 untuk biaya investasi.

Hasil kegiatan eksplorasi di laut mendapatkan sumber daya terekam sebesar 3.542 ton, sumber daya tertunjuk sebesar 2.158 ton, dan sumber daya terukur sebesar 7.570 ton. Semuanya merupakan tipe endapan timah alluvial. Kegiatan eksplorasi di darat mendapatkan sumber daya tereka sebesar 50.179 ton, sumber daya tertunjuk 7.846 ton dan sumber daya terukur 4.536 ton.

Hingga kuartal I tahun 2015, TINS harus menerima mencatat kerugian Rp19,1 miliar anjlok daripada capaian laba Rp95,02 miliar pada periode sama tahun sebelumnya. Padahal pendapatan usaha TINS naik menjadi Rp1,35 triliun dari pendapatan usaha tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,24 triliun. Namun kenaikan tersebut juga mendongkrak beban pokok yang naik jadi Rp1,21 triliun dari beban pokok tahun sebelumnya yang sebesar Rp911,96 miliar.

Sementara laba bruto turun menjadi Rp145,95 miliar dari laba bruto tahun sebelumnya yang sebesar Rp325,39 miliar. Rugi sebelum pajak yang diderita perseroan Rp8,63 miliar, usai laba sebelum pajak yang diraih yakni Rp169,92 miliar di tahun sebelumnya. Adapun pada posisi keuangan jumlah aset per Maret 2015 turun menjadi Rp9,10 triliun dari jumlah aset per Desember 2014 yang mencapai Rp9,75 triliun.

Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Selasa (12/5/15) saham TINS ditutup naik 1,2% pada level 825 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 815 dan bergerak dalam kisaran 810 – 830 dengan volume perdagangan saham mencapai  8 juta lembar saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham TINS sejak awal bulan Desember terlihat terus mengalami pelemahan tajam menuju level support kuatnya namun saat ini pergerakannya dalam potensi rebound terbatas, terpantau indikator MA sudah bergerak naik dan pola Doji Evening Star menembus Middle Bolinger Band. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak ke area jenuh jual setelah sebelumnya berada pada area tengah.

Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang juga bergerak naik yang menunjukan pergerakan TINS dalam potensi menguat terbatas. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju TINS masih akan dalam tren rebound teknikal dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan TINS. Rekomendasai Trading pada target level support di level Rp750 hingga target resistance di level Rp1180.

Sumber : Vibiznews