PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Wall Street

Bestprofit | Wall Street Melonjak Ditopang Saham Perbankan

Best Profit Bestprofit PT Bestprofit

PT BESTPROFIT FUTURES

Bestprofit (17/1) – Indeks utama Wall Street mencapai level tertinggi dalam satu bulan pada hari Rabu (Kamis WIB) ditupang pendapatan yang kuat dari Bank of America Corp (BAC.N) dan Goldman Sachs Group Inc (GS.N) mendorong sentimen postif investor.

Dilansir dari Reuters, Kamis (17/1/2019), saham Saham Goldman Sachs naik 9,5 persen, memberikan dorongan terbesar bagi Dow Jones, setelah bank melaporkan pendapatan kuartalan dan pendapatan yang melampaui estimasi. Saham Goldman Sachs mencatat kenaikan persentase harian terbesar perseroan dalam hampir 10 tahun.

Saham Bank of America melonjak 7,2 persen, memimpin S&P 500 lebih tinggi, setelah bank melaporkan laba kuartalan lebih tinggi dari perkiraan pada pertumbuhan dalam buku pinjamannya. Saham tersebut membukukan kenaikan persentase satu hari terbesar dalam 6,5 tahun. bestprofit

Hasil kedua bank mendorong kenaikan 2,2 persen dalam indeks keuangan S&P 500, yang sejauh ini merupakan penambah terbesar di antara sektor-sektor utama S&P. Subsektor perbankan S&P yaitu SPXBK naik 2,7 persen.

Kinerja kedua bank ini menjadi awal yang kuat untuk musim rilis laporan keuangan emiten-emiten di AS, bersama dengan optimisme perdagangan dan harapan laju yang lebih lambat dalam kenaikan suku bunga Federal Reserve, telah membantu S&P 500 mengganti sebagian kerugiannya dari kekalahan baru-baru ini. bestprofit

Indeks sekarang 10,7 persen dari rekor penutupan 20 September setelah jatuh sebanyak 19,8 persen di bawah level itu.

“Secara keseluruhan, bank membutuhkan ekonomi yang baik dan kurva hasil yang melandai, dan mungkin kita mendapatkannya,” kata Kevin Caron, Manajer Portofolio Senior Washington Crossing Advisors di Florham Park, New Jersey. “Kami mulai melihat hal itu (membaiknya kondisi ekonomi AS) meresap ke dalam pendapatan bank.” bestprofit

Indeks Dow Jones naik 141,57 poin atau 0,59 persen menjadi 24.207,16, Indeks S&P 500 naik 5,8 poin atau 0,22 persen menjadi 2.616,1 dan Nasdaq Composite menguat 10,86 poin atau 0,15 persen menjadi 7.034,69.

Saham sedikit mengupas kenaikan dalam setengah jam terakhir perdagangan setelah Wall Street Journal melaporkan jaksa federal sedang menyelidiki Huawei Technologies Co Ltd HWT.UL, pembuat peralatan telekomunikasi terbesar di dunia, karena diduga mencuri rahasia dagang dari bisnis AS. bestprofit

Di antara saham lainnya, saham United Continental Holdings Inc (UAL.O) naik 6,4 persen setelah maskapai membukukan laba kuartalan yang lebih tinggi dari ekspektasi.

Saham First Data Corp (FDC.N) melonjak 21,1 persen setelah Fiserv Inc (FISV.O) mengatakan telah setuju untuk membeli prosesor pembayaran sebesar USD 22 miliar dalam kesepakatan terbesar yang pernah ada dalam industri pembayaran digital. Saham Fiserv turun 3,3 persen.

Saham Nordstrom Inc (JWN.N) turun 4,8 persen setelah department store memperkirakan laba setahun penuh di bawah perkiraan sebelumnya. Saham Ford Motor Co (F.N) turun 6,2 persen setelah pembuat mobil memperkirakan laba kuartal keempat lebih lemah dari perkiraan. bestprofit

Sumber : Liputan6

Best Profit | Saham Netflix Bantu Penguatan Wall Street

Best Profit Bestprofit PT Bestprofit

Best Profit (16/1) – Wall Street naik pada penutupan perdagangan Selasa (Rabu pagi waktu Jakarta) Mendorong penguatan bursa saham di Amerika Serikat (AS) ini adalah saham-saham di sektor teknologi terutama saham Netflix.

Selain itu, rencana stimulus ekonomi yang akan dikeluarkan oleh pemerintah China juga meredam kekhawatiran investor sehingga ikut mendorong kenaikan Wall Street.

Mengutip Reuters, Rabu (16/1/2019), Dow Jones Industrial Average naik 155,75 poin atau 0,65 persen menjadi 24.065,59. Untuk S&P 500 naik 27,69 poin atau 1,07 persen menjadi 2.610,3. Sedangkan Nasdaq Composite menambahkan 117,92 poin atau 1,71 persen menjadi 7.023,83.

Saham Netflix melonjak 6,6 persen setelah perusahaan streaning video tersebut mengeluarkan pernyataan bahwa perusahaan akan menaikkan harga bagi para pelanggan yang ada di AS.

Saham-saham di sektoer teknologi lainnya seperti Alphabet Inc, Amazon.com Inc dan Apple Inc juga naik setelah pengumuman itu. best profit

Indeks layanan komunikasi S&P 500 yang mencakup Netflix dan Alphabet naik 1,7 persen. Saham teknologi S&P 500 juga menguat 1,5 persen.

Selain itu, kenaikan Wall Street juga didorong oleh rencana China yang akan memberikan stimulus lebih banyak dalam waktu dekat sehingga meredakan kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi terbesar kedua di dunia.

“Secara keseluruhan, bursa saham AS mendapatkan kabar baik,” jelas chief market strategist TD Ameritrade, J.J. Kinahan.

“China membantu meredakan roller-coaster harian dan bahwa Netflix berpikir dapat menaikkan harga berlangganan juga sangat bagus.” lanjut dia.

Sebelumnya, langkah Wall Street tertahan setelah parlemen Inggris belum bisa membuat kesepakatan mengenai Brexit.

Penolakan kesepakatan itu dapat menyebabkan pembalikan keputusan yang dilakukan pada 2016 untuk meninggalkan Uni Eropa.

Sebelumnya, Perdana Menteri Inggris, Theresa May mewanti-wanti Parlemen atas ketidaksepakatan yang berlarut di kalangan legislatif soal Brexit (keluarnya Inggris dari Uni Eropa), yang jika dibiarkan mungkin akan berujung pada kegagalan rencana itu. best profit

Menulis di Sunday Express, PM May memohon kepada para anggota parlemen untuk mendukung perjanjian Brexit-nya dalam pemungutan suara di House of Commons (lower-houseParlemen Inggris) pada Selasa 15 Januari 2019 mendatang. Pemilihan itu akan menentukan persetujuan House of Commons terhadap paket Brexit versi PM May.

“Kegagalan untuk memberikan Brexit akan menjadi pelanggaran kepercayaan yang besar dan tak termaafkan dalam demokrasi kita”, Perdana Menteri Theresa May memperingatkan, seperti dikutip dari BBC, Minggu (13/1/2019). best profit

“Tidak melakukan hal itu berisiko membuat Inggris meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan atau Brexit tidak terjadi sama sekali,” lanjutnya.

May juga dikatakan khawatir tentang prospek anggota parlemen non-penjabat menteri yang berpeluang mengambil kendali Brexit jika sang PM kalah dalam pemungutan suara Selasa nanti.

The Sunday Times melaporkan rencana kelompok lintas partai anggota parlemen untuk mengubah aturan House of Commons untuk memungkinkan gerakan para backbencher(anggota parlemen non-penjabat menteri atau posisi strategis) untuk diutamakan atas bisnis pemerintah jika Brexit versi Theresa May gagal dalam pemungutan Selasa. best profit

Itu akan memberikan anggota parlemen biasa, alih-alih anggota parlemen penjabat menteri, kontrol atas bisnis parlementer dan mengesampingkan perdana menteri.

Satu kemungkinan adalah bahwa para backbencher kemudian dapat secara hukum memaksa pemerintah untuk menunda Brexit di luar tanggal yang ditetapkan –sebuah proposal yang telah diminta oleh beberapa anggota parlemen, kata BBC.

Inggris akan meninggalkan Uni Eropa pada 29 Maret 2019 secara otomatis, terlepas apakah kesepakatan poin-poin negosiasi Brexit telah disahkan oleh anggota parlemen atau tidak. best profit

Menulis di Sunday Express, PM May mengatakan House of Commons memberikan suara pada kesepakatan penarikan Brexit-nya yang akan menjadi “keputusan terbesar dan paling penting yang diminta oleh setiap anggota parlemen dari generasi kita”.

PM May secara luas diperkirakan akan kehilangan suara pada perjanjian penarikan yang dia capai dengan Uni Eropa, sesuatu yang beberapa menteri katakan akan menyebabkan Brexit “lumpuh”.

Sang PM berkata: “Ketika Anda memilih untuk memberikan suara dalam referendum, Anda melakukannya karena Anda ingin suara Anda didengar.” best profit

“Beberapa dari Anda menaruh kepercayaan pada proses politik untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade. Kami tidak bisa – dan tidak boleh – mengecewakan Anda.”

“Melakukan hal itu akan menjadi pelanggaran kepercayaan dan bencana yang tak termaafkan dalam demokrasi kita.

“Jadi pesan saya ke Parlemen akhir pekan ini sederhana: Sudah waktunya untuk melupakan permainan dan melakukan apa yang benar untuk negara kita.” best profit

Sumber : Liputan6

Best Profit | Data Ekonomi China Bebani Wall Street

Best Profit Bestprofit PT Bestprofit

Best Profit (15/1) – Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street melemah pada awal pekan didorong ekspor China yang tak terduga melemah.

Hal itu memicu kembali kekhawatiran perlambatan ekonomi global dan mendorong investor berhati-hati karena musim laporan keuangan dimulai.

Pada penutupan perdagangan saham Senin (Selasa pagi WIB), indeks saham Dow Jones merosot 87,4 poin atau 0,36 persen ke posisi 23.908,55. Indeks saham S&P 500 tergelincir 13,88 poin atau 0,53 persen ke posisi 2.582,38. Indeks saham Nasdaq terpangkas 65,56 poin atau 0,94 persen ke posisi 6.905,92.

Kondisi ekonomi China dan global bayangi wall street. Data menunjukkan ekspor China tak terduga turun paling tinggi dalam dua tahun pada Desember. Impor juga alami kontraksi. best profit

Penurunan itu menunjuk pada pelemahan lebih lanjut dari ekonomi terbesar kedua di dunia dan permintaan global yang melemah.

Produsen chip yang mendapatkan porsi cukup besar pendapatan dari China terpukul. Indeks Philadelphia Semiconductor turun 1,3 persen. Sektor saham teknologi merosot 0,8 persen, dan alami penurunan terbesar dalam indeks S&P 500 di wall street.

Seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap pertumbuhan global, harapan yang tinggi akan pertumbuhan perusahaan AS pun mereda. best profit

Analis perkirakan pendapatan S&P 500 akan tumbuh 14,3 persen pada kuartal IV 2018. Sedangkan pada Oktober, analis perkirakan pendapatan 20,1 persen.

“Orang kurang cenderung mengambil posisi besar memasuki awal musim pendapatan,” ujar Robert Phipps, Direktur Per Stirling Capital Management, seperti dikutip dari laman Reuters, Selasa (15/1/2019).

“Tidak ada banyak alasan untuk beli sekarang,” ia menambahkan. best profit

Meski begitu, awal rilis laporan keuangan mendapat catatan positif. Salah satunya laporan keuangan Citigroup Inc yang mengalahkan estimasi laba. Saham bank naik 4,4 persen dan menopang sektor keuangan indeks saham S&P 500 yang menguat 0,9 persen.

Sementara itu, JP Morgan Chase and Co dan Wells Fargo akan laporkan laba pada Selasa pekan ini.

Sentimen lainnya yang menambah beban wall street masih ditutupnya sebagian pemerintahan AS. Pada Senin waktu setempat, penutupan sebagian pemerintah AS memasuki hari ke-24, dan menjadikannya penutupan paling lama dalam sejarah AS. best profit

Meski indeks saham acuan turun pada awal pekan, indeks saham S&P 500 telah naik lebih dari 10 persen dari level terendah pada saat malam natal. Ini didorong optimisme atas pembicaraan perdagangan antara AS dan China.

Harapan bank sentral AS atau the Federal untuk memperlambat laju kenaikan suku bunga mendorong reli bursa saham AS atau wall street.

Perdagangan China yang suram pun merembet terhadap ekonomi global. Saham PG&E turun 51,3 persen setelah perusahaan listrik AS bersiap mengajukan kebangkrutan atau pailit untuk lini bisnisnya. best profit

Sumber : Liputan6