PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Wall Street

Best Profit | Saham Intel Merosot Bikin Wall Street Bervariasi

Best Profit Bestprofit PT Bestprofit

Best Profit (9/5) – Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street bervariasi dengan indeks saham S&P 500 melemah didorong investor tetap berhati-hati mencermati perkembang terakhir negosiasi perdagangan AS dan China.

Pada penutupan perdagangan saham Rabu (Kamis pagi WIB), indeks saham Dow Jones naik tipis 1,96 poin atau 0,01 persen ke posisi 25.967,05. Indeks saham S&P 500 susut 4,51 poin atau 0,16 persen ke posisi 2.879,54. Indeks saham Nasdaq terkoreksi 20,44 poin atau 0,26 persen ke posisi 7.943,32.

Penurunan saham Intel Corp berkontribusi mendorong wall street bervariasi. Saham produsen chip ini turun 2,5 persen setelah prospek perusahaan selama investor day mengecewakan. best profit

Adapun wall street sempat menguat pada sebagian besar sesi perdagangan terjadi setelah Juru Bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan, AS telah menerima indikasi dari Beijing kalau China ingin membuat kesepakatan perdagangan.

Perunding utama China, Wakil Perdana Menteri China Liu He akan mengunjungi Washington, AS pada Kamis dan Jumat.

Akan tetapi, pemerintah AS mengatakan akan menaikkan tarif impor barang China senilai USD 200 miliar menjadi 25 persen pada Jumat pekan ini. Kementerian Perdagangan China menyatakan akan mengambil tindakan balasan jika tarif AS dinaikkan. best profit

Investor menilai, pernyataan bervariasi mengenai perkembangan negosiasi perdagangan mempersulit wall street untuk mempertahankan reli.

“30 menit terakhir memberi tahu Anda kalau pelaku pasar masih cenderung bearish hingga pertengahan minggu,” ujar Market Strategist Robert W.Baird, Michael Antonelli, seperti dikutip dari laman Reuters, Kamis (9/5/2019).

Ketika indeks saham S&P 500 menguat pada perdagangan sore, sektor saham defensif antara lain real estate dan layanan kesehatan termasuk di antara sektor saham mencatatkan penguatan. best profit

Sektor saham industri yang sensitif terhadap perdagangan berakhir sedikit berubah, sedangkan saham Intel melemah berdampak terhadap sektor saham teknologi.

“Ini konsisten dengan orang-orang tidak yakin tentang pada yang sebenarnya akan keluar dari Washington pada pekan ini,” tutur Keith Lerner, Chief Market Strategist SunTrust Advisory Services.

Adapun indeks saham S&P 500 kini di bawah rekor tertingginya yang sentuh 2.954,13 pada pekan lalu.

Saham Walt Disney Co pun naik 1,2 persen seiring kinerja keuangan kuartalan. Saham Disney menjadi pendorong utama indeks saham S&P 500. Saham Disney naik 0,8 persen usai perdagangan. best profit

Saham McKesson Corp naik 4,8 persen setelah hasil kinerja keuangan kuartalan meredakan kekhawatiran tentang tekanan harga dan biaya terkait dengan litigasi opioid.

Di sisi lain saham TripAdvisor Inc anjlok 11,4 persen, dan alami penurunan terbesar di antara indeks saham S&P 500 telah pendapatan kuartalan perusahaan perjalanan online itu meleset dari perkiraan analis. best profit

Dengan musim laporan keuangan yang akan segera berakhir, laba kuartal pertama 2019 terlihat naik 1,2 persen. Berdasarkan data Refinitiv, dari 426 perusahaan S&P 500 yang telah melaporkan sejauh ini, sekitar 75 persen telah mengalahkan estimasi laba.

Volume perdagangan saham di wall street tercatat 7 miliar saham dibandingkan rata-rata perdagangan selama 20 hari perdagangan sekitar 6,74 miliar saham. bestprofit

Sumber : Liputan6

best profit

Best Profit | Sektor Saham Energi Merosot, Wall Street Tertekan

Best Profit Bestprofit PT Bestprofit

Best Profit (25/4) – Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street melemah seiring investor menanti laporan keuangan perusahaan. Indeks saham S&P 500 dan Nasdaq sentuh level terendah usai capai posisi tertinggi.

Pada penutupan perdagangan saham Rabu (Kamis pagi WIB), indeks saham Dow Jones melemah 59,34 poin atau 0,22 persen ke posisi 26.597,05.

Indeks saham S&P 500 turun terbatas 6,43 poin atau 0,22 persen ke posisi 2.927,25. Indeks saham Nasdaq susut 18,81 poin atau 0,23 persen ke posisi 8.102,02.

Sektor saham energi menjadi hambatan terbesar indeks saham S&P 500 seiring harga minyak yang melemah. best profit

Sementara itu, indeks saham Nasdaq mendapat bantuan dari pendapatan eBay Inc yang optimis dan pergerakan saham produsen chip yang reli, seiring investor mencermati laporan kinerja yang beragam.

Indeks saham S&P 500 ditutup sekitar 0,5 persen di bawah rekor tertinggi harian pada akhir September setelah reli sekitar 17 persen year to date. Hal itu didukung bank sentral AS atau the Federal Reserve yang dovish, harapan kesepakatan perdagangan AS-China, dan laporan keuangan yang optimistis.

Akan tetapi, perusahaan besar seperti Microsoft Corp, Facebook Inc melaporkan kinerja keuangan usai penutupan perdagangan wall street pada Rabu waktu setempat. Sedangkan Amazon.com dan Intel Corp melaporkan kinerja pada perdagangan Kamis sore waktu setempat. best profit

“Sementara untuk harapan laporan kinerja yang baik dari keempat perusahaan itu baru-baru ini dan valuasi yang relatif membuat pelaku pasar tetap menunggu,” ujar Direktur Pelaksana Wedbush Securities, Michael James, seperti dikutip dari laman Reuters, Kamis (25/4/2019).

“Tidak ada berita yang menggerakkan pelaku pasar untuk membuat taruhan lebih besar pada apa pun setelah langkah besar kemarin,” ia menambahkan.

Keuntungan perusahaan masuk indeks saham S&P 500 diperkirakan susut 1,1 persen pada kuartal I 2019. Hampir 78 persen dari 129 perusahaan yang melaporkan kinerja keuangan sejauh ini telah melampaui estimasi pendapatan. best profit

“Gambaran keseluruhan menegaskan ekonomi berada pada pijakan yang kuat itu condong ke sisi positif,” tutur Head of Americas Thematic Investing UBS Global Wealth Management, Laura Kane.

“Pasar berhenti sejenak. Pelaku pasar hadapi laporan keuangan pada pekan ini dan berikutnya. Tidak ada yang akan mengubah prospek ekonomi secara keseluruhan,” ujar dia.

Hanya tiga dari 11 sektor saham industri S&P 500 yang berakhir di wilayah positif. Sektor saham real estate membukukan kenaikan terbesar 0,8 persen. Sedangkan sektor saham energi alami penurunan terbesar sekitar 1,6 persen. best profit

Sektor saham teknologi kehilangan keuntungan pada akhir sesi dan ditutup melemah 0,01 persen. Indeks Philadelphia Semiconductor menguat 0,95 persen setelah capai level tertinggi sepanjang masa. Saham Texas Instruments Inc naik 1,8 persen usai laporan kuartalan.

Saham Caterpillar Inc melemah tiga persen karena kenaikan biaya margin.

Saham AT&T menjadi penghambat terbesar indeks saham S&P 500 dengan melemah empat persen setelah operator nirkabel terbesar kedua AS melaporkan pendapatan kuartalan di bawah perkiraan wall street.

Saham EBay melonjak 55 persen setelah perusahaan menaikkan penjualan dan perkiraan laba. best profit

Saham Anadarko Petroleum Corp melonjak 11,6 persen sehingga memberikan dorongan terbesar indeks saham S&P 500 setelah Occidental Petroleum Corp berusaha menghentikan pengambilalihan perusahaan oleh Chevron Corp dengan tawaran USD 57 miliar.

Saham Boeing Co ditutup naik 0,38 persen bahkan setelah membatalkan prospek 2019 dan melaporkan pendapatan kuartalan di bawah perkiraan. Hal ini karena pesawat 737 Max. Saham Boeing telah  melemah 11 persen sejak kecelakaan di Ethiopia pada awal Maret.

Volume perdagangan saham tercatat 6,57 miliar saham di wall street dibandingkan rata-rata perdagangan saham 6,65 miliar saham selama 20 sesi terakhir. best profit

Sumber : Liputan6

Best Profit | Wall Street Bervariasi Jelang Pelaporan

Best Profit Bestprofit PT Bestprofit

Best Profit (23/4) – Pasar saham AS atau Wall Street berakhir bervariasi, dengan kenaikan terbesar dipicu sektor energi. Para investor tengah menanti musim pelaporan laba perusahaan secara kuartalan.

Melansir laman Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average turun 48,49 poin, atau 0,18 persen menjadi 26.511,05. Indeks S&P 500 naik 2,94 poin, atau 0,10 menjadi 2.907,97 dan Nasdaq Composite menambahkan 17,21 poin, atau 0,22 persen menjadi 8.015,27.

Indeks energi S&P melonjak 2,1 persen dalam persentase kenaikan satu hari terbesar sejak Januari. Hal ini dipicu lonjakan harga minyak seiring langkah Amerika Serikat untuk lebih menekan ekspor minyak Iran dan memperketat pasokan global. best profit

Tetapi tujuh dari 11 sektor S&P utama berakhir hari lebih rendah, dipimpin oleh penurunan indeks real estat sebesar 1 persen.

Saat ini, investor sedang menunggu beberapa perusahaan besar dalam indeks S&P 500, termasuk Boeing Co, Amazon.com Inc dan Facebook Inc untuk melaporkan hasil kuartal pertama di akhir minggu ini. Laporan tambahan dapat meredakan kekhawatiran investor akan resesi pendapatan.

Volume perdagangan-yang merupakan level terendah pada tahun 2019-juga diredam kenyataan bahwa beberapa investor masih berlibur seiring penutupan pasar AS pada hari Jumat dan penutupan di beberapa bagian Eropa dan Asia pada hari Senin. best profit

Phil Orlando, Kepala Strategi Pasar Ekuitas Federated Investors, di New York mengatakan pasar saham kali ini didorong oleh hasil kuartalan meskipun ini masih menjadi awal musim pelaporan.

“Untuk tingkat tertentu itu bisa menjadi perhatian karena kita tahu ini adalah penghasilan besar minggu ini. Seperti apa keseluruhan tenor minggu ini pada hari Jumat?, ”Kata Orlando.

“Itu memberitahu Anda bahwa data telah berbalik dan mungkin pendapatan tidak akan menjadi sangat buruk,” katanya. best profit

Kali ini, keuntungan perusahaan pada indeks S&P 500 diperkirakan turun 1,7 persen tahun-ke-tahun, menurut data Refinitiv. Ini akan menjadi kontraksi pendapatan pertama sejak 2016.

Tetapi lebih dari tiga perempat dari 82 perusahaan indeks S&P 500 yang telah melaporkan sejauh ini telah melampaui ekspektasi.

Dengan perdagangan S&P kurang dari 1 persen, di bawah rekor tertinggi yang dicapai pada bulan September, investor juga menunggu data mendatang seperti PDB kuartal pertama. best profit

“Penting saat ini untuk duduk dan merenungkan apa prospek yang akan membawa kita maju. Sangat tepat untuk melihat apa yang kita lihat hari ini,” kata Ryan Larson, Kepala Perdagangan Ekuitas AS di RBC Global Asset Management di Chicago.

Adapun perusahaan yang mencatatkan penurunan antara lain, Intuitive Surgical Inc turun 7 persen dan merupakan hambatan terbesar pada indeks S&P 500 setelah laba kuartalan pembuat robotika bedah itu meleset dari perkiraan analis.

Sementara yang sahamnya naik, seperti Kimberly-Clark Corp menguat 5,4 persen, menyentuh level tertinggi hampir dua tahun, setelah pembuat produk konsumen ini melaporkan pendapatan yang lebih baik dari perkiraan. best profit

Kali ini, Sebanyak 5,79 miliar saham berpindah tangan di Bursa AS, dibandingkan dengan rata-rata 6,65 miliar selama 20 hari perdagangan terakhir.

Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street ditutup menguat dengan sektor saham industri menjadi pendorong indeks S&P 500 dan Dow. Pasar kali ini dipengaruhi penguatan data ekonomi dan laporan pendapatan beberapa perusahaan yang baik. Ketiga indeks utama AS ditutup di wilayah positif menuju akhir pekan.

Melansir laman Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average naik 110 poin, atau 0,42 persen menjadi 26.559,54. Sementara indeks S&P 500 naik 4,58 poin, atau 0,16 persen menjadi 2.905,03 dan Nasdaq Composite menambahkan 1,98 poin, atau 0,02 persen menjadi 7.998,06. best profit

“Pasar telah mengalami anemia selama beberapa minggu terakhir,” kata Matthew Keator, Managing Partner di Keator Group

Pada perdagangan kali ini, pendorong pasar saham AS antara lain data Penjualan ritel AS pada  Maret yang melampaui ekspektasi analis sebelumnya, dan menjadi laju bulanan tercepat mereka dalam 1-1/2 tahun, menurut Departemen Perdagangan.

Dalam laporan terpisah, data dari Departemen Tenaga Kerja menunjukkan jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran turun pekan lalu ke level terendah dalam 50 tahun. best profit

Saham industri mendorong pasar menyusul hasil kuartalan yang optimis dan pernyataan dari juru bicara kementerian perdagangan China bahwa kemajuan telah dibuat dalam pembicaraan perdagangan AS-China.

Dengan musim pelaporan kinerja perusahaan, laba perusahaan Januari-Maret pada indeks S&P 500 diperkirakan telah turun 1,7 persen secara tahun-ke-tahun, yang akan menandai penurunan pertama pendapatan kuartalan sejak 2016.

Dari 77 perusahaan S&P 500 yang telah merilis hasil sejauh ini, 77,9 persen telah mengalahkan konsensus, dibandingkan dengan rata-rata beat rate 65 persen kembali ke tahun 1994.

“Meski harapan sangat rendah memasuki kuartal ini, ada beberapa kejutan yang menyenangkan,” tambah Keator. best profit

Sumber : Liputan6

best profit