PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: USD

Best Profit | GBP/USD Turun Tajam Setelah Mendekati 1.2200

Best Profit Bestprofit PT Bestprofit

Best Profit (19/8) – Pasangan matauang GBP/USD berada dibawah tekanan jual setelah berputar di ketinggian mingguan, karena laporan keyakinan Amerika Serikat yang suram kembali membawa sentimen “risk-off”. Sementara GBP/USD  masih naik pada minggu yang lalu dan diatas level kritikal 1.2100.

Setelah mendekati batas kritikal 1.20 dan mengulang kembai level terendah sejak awal Januari pada permulaan minggu lalu, pasangan matauang GBP/USD melangkah masuk ke pemulihan yang menentukan dilatarbelakangi oleh data makro ekonomi yang bagus yang dirilis dari Inggris dan sekarang kelihatannya mau merebut kembali kerugian selama tiga minggu. Pada saat ini, pasangan matauang ini telah naik 0.6% pada hari Jumat kemarin pada 1.2175 dan menambah lebih dari 100 pips selama minggu kemarin. best profit

Office for National Statistics Inggris pada awal minggu lalu melaporkan bahwa Claimant Count Change Inggris muncul di 28.000 pada bulan Juli, lebih baik daripada yang diperkirakan pasar sebesar 32.000. Sementara “wage inflation” tahunan sebagaimana yang diukur oleh Average Earnings termasuk bonus-bonus, naik menjadi 3.7% dari 3.5%. Sebagai tambahan, penjualan ritel pada bulan Juli berkembang 0.2% mengatasi ekspektasi pasar akan penurunan sebesar 0.2%.

Sementara itu, menyebut sumber dari partai Buruh yang mengetahui persoalan, Joe Murphy, editor politik dari London Evening Standard, melaporkan bahwa Partai Buruh sedang bergerak mendekati kerjasama dengan Scottish National Party (SNP) untuk memblokade Brexit yang tanpa kesepakatan untuk memberikan dukungan tambahan terhadap Poundsterling Inggris. best profit

Disisi lain, data pada Jumat malam minggu lalu dari Amerika Serikat menunjukkan bahwa Indeks Keyakinan Konsumen dari Universitas Michigan jatuh ke 92.1 pada bulan Agustus menunjukkan dampak yang negatif dari konflik AS-Cina terhadap konsumen dan membebani “Greenback”. Meskipun demikian, indeks dolar AS terus mengapung diatas batas 98 dan tetap pada jalurnya untuk membukukan keuntungan mingguan lebih dari 1%. Namun, perang dagang yang berkelanjutan dengan Cina dan jatuhnya imbal hasil obligasi treasury bisa menyebabkan para investor untuk memperhitungkan dalam harga suatu tindakan yang “dovish” dari the Fed dan membuat matauang Amerika ini sulit untuk terus mendapatkan permintaan.

Secara tehnikal, “support” awal menunggu di 1.2122 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2097 dan kemudian 1.2065. Sedangkan “resistance” awal menunggu di 1.2173 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2198 dan kemudian 1.2211. best profit

Sumber : Vibiznews

Best Profit | Rekomendasi GBP/USD: Bertengger Diatas 1.2050

Best Profit Bestprofit PT Bestprofit

Best Profit (15/8) – GBP/USD diperdagangkan diatas 1.2050 namun turun dari ketinggian. Kurva imbal telah berbentuk “inverted” baik di Amerika Serikat maupun di Inggris – memberikan signal potensi resesi di kedua negara.

Inggris telah menciut untuk pertamakalinya sejak 2012 dan resesi yang diambang pintu menjadi resiko yang sungguh-sungguh. GDP Inggris jatuh sebanyak 0.2% pada kuartal kedua, lebih buruk daripada yang diperkirakan – yang menunjukkan stagnasi. Penurunan pada kuartal kedua terjadi setelah ekspansi yang kuat sebesar 0.5% pada kuartal pertama.  GBP/USD telah turun dibawah dari 1.2100 dan bahkan dibawah dari kerendahan 2019 di 1.2075. Data yang ada juga tidak meramalkan ekonomi yang baik – khususnya kontraksi di manufaktur sebesar 1.4% – sebuah sektor yang seharusnya bisa mengambil keuntungan dari turunnya nilai tukar Sterling. best profit

Pasangan matauang ini berada dalam posisi tertekan selama awal perdagangan sesi Asia setelah terdengar kabar bahwa anggota Parlemen (MP) yang memberontak telah berbaris dengan mantan Kanselir Philip Hammond untuk memberikan pesan bahwa Boris Johnson adalah alasan Uni Eropa tidak bersedia untuk mengadakan kesepakatan apa-apa dengan Inggris. Sebagian dari mereka, seperti Speak of the House of Commons, John Bercow, mengambil satu langkah ke depan menjamin untuk melakukan segala sesuatu untuk menghentikan Inggris mengalami kerusakan keluar dari Blok Eropa tanpa kesepakatan. best profit

Pasangan matauang ini tidak dapat mengambil keuntungan banyak dari data sebelumnya Average Earnings dan Claimant Count Change dengan Unemployment Rate naik tanpa terduga. Selain itu tekanan turun juga disebabkan oleh menguatnya dolar AS terhadap GBP setelah Presiden AS Donald Trump membawa berita baik bagi rekan perdagangan Cina.

GBP/USD diperdagangkan mengarah turun menjelang data inflasi Inggris bulanan di sekitar 1.2060 sebelum pasar London dibukan pada hari Rabu. best profit

Cable tetap berada di dalam tekanan “bearish” dengan pasar mencapai kerendahan beberapa bulan di level 1.2015 pada saat memulai minggu ini. Psar sekarang dibatasi dibawah dari “resistance” 1.2100. Diawal perdagangan hari kemarin, inflasi Inggris yang bagus keluar di 2.1% mengatasi yang diperkirakan 1.9% dan GBP/USD mengalami lonjakan “intraday” diatas level 1.2085  yang tidak lama kemudian kembali turun ke arah 1.2050.

Secara tehnikal, penurunan yang terus berlangsung akan berhadapan dengan “support” terdekat di 1.2055 yang apabila berhasil ditembus akan lanjut ke 1.2015 dan kemudian 1.1955. Sebaliknya apabila berbalik bergerak naik, akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di 1.2095 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2155 dan kemudian 1.2180. best profit

Sumber : Vibiznews

Best Profit | GBP/USD Terus Turun; Apakah Resesi Telah Datang

Best Profit Bestprofit PT Bestprofit

Best Profit (12/8) – Bisa saja disalahkan Brexit atau bisa juga hanya penurunan sementara saja, namun kenyataannya Inggris telah menciut untuk pertamakalinya sejak 2012 dan resesi yang diambang pintu menjadi resiko yang sungguh-sungguh. GDP Inggris jatuh sebanyak 0.2% pada kuartal kedua, lebih buruk daripada yang diperkirakan – yang menunjukkan stagnasi. Penurunan pada kuartal kedua terjadi setelah ekspansi yang kuat sebesar 0.5% pada kuartal pertama.

GBP/USD telah turun dibawah dari 1.2100 dan bahkan dibawah dari kerendahan 2019 di 1.2075. Data yang ada juga tidak meramalkan ekonomi yang baik – khususnya kontraksi di manufaktur sebesar 1.4% – sebuah sektor yang seharusnya bisa mengambil keuntungan dari turunnya nilai tukar Sterling. best profit

Pers Inggris berspekulasi apa yang Perdana Menteri Boris Johnson kemungkinan lakukan apabila dia kehilangan kepercayaan dari Parlemen. Johnson dan Dominic Cummings – penasehat senior dan otak dari kampanye Vote Leave – kemungkinan berusaha membypass Parlemen dengan mengadakan pemilihan setelah Brexit. Tenggat waktu dari Brexit adalah 31 Oktober dan sebagian mengatakan orang Inggris bisa pergi ke tempat pemungutan suara pada keesokan harinya – tanggal 1 November. best profit

Disisi lain, perang dagang antara AS-Cina tidak menunjukkan tanda-tanda berakhir. Pemerintah Trump menolak untuk memberikan kepada Huawei – raksasa telecom Cina  – ijin untuk beroperasi di AS. Pergerakan ini datang sebagai balasan terhadap keputusan Beijing  untuk menghentikan pembelian barang-barang agrikultural AS yang merupakan pembalasan terhadap  pengenaan tarif oleh Amerika Serikat. Bank sentral Cina (PBOC)  telah menurunkan nilai renminbi sekali lagi, namun kurang besarnya dibandingkan dengan yang diantisipasikan oleh pasar. Presiden AS Donald Trump telah menyatakan keinginannya untuk dolar yang melemah, mengirimkan tweet bahwa dia tidak senang dengan kekuatan dolar AS sekarang ini. “Greenback” telah melemah bersamaan dengan jatuhnya imbal hasil obligasi AS – yang merefleksikan meningkatnya kemungkinan dari Federal Reserve memangkas lagi tingkat bunganya pada bulan September. best profit

Pada hari Jumat minggu lalu, Poundsterling memperpanjang kerugian secara luas dengan GBP/USD menyentuh kerendahan baru selama 2 tahun dibawah 1.2050. Secara tehnikal, “support” awal menunggu di 1.2021 yang apabila berhasil di lewati akan lanjut ke 1.2002 dan kemudian 1.1985. Sedangkan “resistance” awal menunggu di 1.2056 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2135 dan kemudian 1.2210. best profit

Sumber : Vibiznews