PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Uni

Uni Eropa Adakan Pertemuan Darurat dengan Turki

C868D926-D071-4C36-90F6-59475D1EC1CB_w640_r1_s

BESTPROFIT FUTURES MALANG (8/3) – Para pemimpin Uni Eropa bertemu dengan para pemimpin Turki hari ini untuk membicarakan usaha memperlamban arus migran yang datang ke Eropa sementara ribuan orang masih terkatung-katung di perbatasan Yunani-Macedonia.

Para diplomat Uni Eropa mengatakan menjelang pertemuan darurat hari Senin di Brussels bahwa rancangan persetujuan Uni Eropa hendak menyatakan penutupan rute migrasi Balkan.

Negara-negara dari Macedonia di utara telah menutup perbatasan mereka, yang menghambat pengungsi yang sebagian besar dari Suriah, Afghanistan dan Irak meneruskan perjalanan ke Jerman dan negara-negara Skandinavia.

Banjir hampir satu juta orang yang datang melalui laut ke Yunani sejak awal tahun 2015 membuat para pemimpin Eropa berusaha membujuk Turki agar menjaga supaya migran tidak menempuh rute berbahaya itu dan juga menerima kembali ribuan orang yang tidak memenuhi syarat untuk mendapat suaka di Uni Eropa.

Turki sedang menampung lebih dari 2,7 juta orang pengungsi dari Suriah saja, dan seperti negara-negara Eropa dan tentangga lain Suriah, telah mengalami kesulitan untuk menanggung beban melayani pengungsi tersebut

Sumber : VOA

Uni Eropa Luncurkan Korps Darurat Medis

c_507_325_16777215_00_images_assets_TOKOH_16269824979_96cbaf33b3_o

BESTPROFIT FUTURES MALANG (17/2) – Korps Medis Uni Eropa yang baru diresmikan itu akan mampu bertindak baik di dalam maupun di luar Eropa, untuk memberikan respon terhadap krisis kesehatan dengan lebih cepat dan lebih efisien.

Uni Eropa telah meluncurkan badan untuk merespons segera terhadap keadaan darurat seperti wabah Ebola dan Zika.

Korps Medis Uni Eropa yang baru diresmikan itu akan mampu bertindak baik di dalam maupun di luar Eropa. Komisaris Uni Eropa untuk Bantuan Kemanusiaan, Christos Stylianides, yang mengumumkan badan baru itu hari Senin, mengatakan akan memungkinkan kawasan itu memberikan respon terhadap krisis kesehatan dengan lebih cepat dan lebih efisien.

Badan baru itu dikembangkan setelah terjadi wabah Ebola yang melanda Afrika Barat. Didirikannya badan itu menggarisbawahi adanya masalah selama ini untuk secara cepat menanggapi krisis, serta mengatasi logistik dan berbagai tantangan lainnya yang ditimbulkan oleh Ebola. Kini, jenis virus lain, Zika, mengkhawatirkan komunitas kesehatan internasional.

Berbicara di Brussels, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Margaret Chan la membahas bagaimana upaya membendung Zika, yang ditularkan oleh nyamuk, berbeda dengan cara untuk menanggulangi Ebola. Dia mengatakan pengendalian nyamuk tergantung pada upaya setiap rumah tangga karena katanya 2/3 pembiakan nyamuk terjadi di rumah tangga, bukan lingkungan sekitar rumah tangga.

Komisaris Christos Stylianides mengatakan bahwa sejauh ini sembilan negara Uni Eropa telah menjanjikan tim dan peralatan untuk badan medis itu yang akan dihubungkan dengan WHO.

Source: VOA News