PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Turki

Turki Siap Bergabung dengan AS Bebaskan | PT BESTPROFIT FUTURES

87FFD125-96F6-474D-8C12-3CB1E367D869_w987_r1_s

BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES (8/9) – Turki siap bergabung dalam operasi yang digagaskan AS untuk membebaskan kota Raqqa di Suriah, dari ISIS, demikian diungkapkan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Media Turki melaporkan, Erdogan mengatakan itu kepada jurnalis, Rabu (7/9), dalam penerbangan pulang dari KTT G-20. Ia mengatakan isu itu diangkat Presiden AS Barack Obama dalam pembicaraan mereka di sela-sela KTT di China itu.

“Obama ingin melakukan usaha bersama menyangkut Raqqa. Saya katakan, dari perspektif Turki, itu bukan masalah, kata Erdogan sebagaimana dikutip media.

Ia mengatakan, para pejabat militer Turki dan AS dapat bertemu untuk membahas usaha merebut Raqqa, yang secara de facto adalah ibukota Negara Islam (nama lain ISIS).

Dua pekan lalu, militer Turki memasuki Suriah utara untuk mendukung usaha para pemberontak Suriah mengusir ISIS, dan untuk mencegah milisi YPG Kurdi meluas ke wilayah baru.

Para pejabat AS menyambut usaha Turki menghalau ISIS di Suriah, namun juga menyuarakan keberatan setelah pasukan Turki terlibat pertempuran dengan para pejuang yang beraliansi dengan YPG, pasukan yang dipandang Washington sebagai sekutu berharga dalam memerangi ISIS.

Media Turki melaporkan, Erdogan mengatakan itu kepada jurnalis, Rabu (7/9), dalam penerbangan pulang dari KTT G-20. Ia mengatakan isu itu diangkat Presiden AS Barack Obama dalam pembicaraan mereka di sela-sela KTT di China itu.

“Obama ingin melakukan usaha bersama menyangkut Raqqa. Saya katakan, dari perspektif Turki, itu bukan masalah, kata Erdogan sebagaimana dikutip media.

Ia mengatakan, para pejabat militer Turki dan AS dapat bertemu untuk membahas usaha merebut Raqqa, yang secara de facto adalah ibukota Negara Islam (nama lain ISIS). BESTPROFIT FUTURES

Sumber : VOA

AS Desak Bentrokan Turki dan Kurdi | PT BESTPROFIT FUTURES

AD2BE2FB-97F3-437A-ADAF-031023E4CD07_cx0_cy1_cw0_w987_r1_s_r1

BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES (30/8) – Amerika Serikat mengatakan pertempuran hari Senin (29/8) di Suriah antara pasukan Turki dan satuan-satuan yang beraffiliasi dengan koalisi yang dipimpin Kurdi dan didukung Amerika tidak dapat diterima dan meminta kepada semua pihak agar menghentikannya.

Kami meminta kepada semua pihak agar meletakkan senjata . . . Amerika dengan giat membantu usaha meredakan konflik dan menyatukan fokus pada ISIS, yang masih berbahaya dan merupakan ancaman yang dihadapi bersama, kata Brett McGurk, utusan Amerika bagi koalisi melawan ISIS melalui Twitter.

œKita ingin menegaskan bahwa kami mendapati pertempuran ini “ di daerah-daerah dimana ISIS tidak berlokasi “ tidak dapat diterima dan merupakan sumber keprihatinan yang mendalam, tambahnya.

McGurk mengatakan Pentagon telah mengutuk pertempuran itu yang terjadi di sebelah selatan kota Jarabulus, Suriah, dan mengatakan pasukan Amerika tidak terlibat dalam bentrokan itu.

Militer Turki, bersama pemberontak Suriah sekutunya, sudah 6 hari berusaha menghalau pasukan Kurdi sekutu Amerika dan militant ISIS dari Jarablus, yang berbatasan dengan Turki.

Pemberontak Suriah yang didukung Turki telah merebut paling sedikit 4 desa dan satu kota dari pasukan yang dipimpin Kurdi di daerah itu, sementara ada laporan bahwa serangan udara Turki menewaskan paling sedikit 35 orang sipil.

Kami meminta kepada semua pihak agar meletakkan senjata . . . Amerika dengan giat membantu usaha meredakan konflik dan menyatukan fokus pada ISIS, yang masih berbahaya dan merupakan ancaman yang dihadapi bersama, kata Brett McGurk, utusan Amerika bagi koalisi melawan ISIS melalui Twitter.

œKita ingin menegaskan bahwa kami mendapati pertempuran ini “ di daerah-daerah dimana ISIS tidak berlokasi “ tidak dapat diterima dan merupakan sumber keprihatinan yang mendalam, tambahnya. BESTPROFIT FUTURES

Sumber : VOA

PT BESTPROFIT FUTURES Putin Ingin Pulihkan Sepenuhnya Hubungan

980600EC-3FD4-49D0-9B16-3604166760B1_w987_r1_s

BESTPROFIT FUTURES (11/8) – Presiden Rusia Vladimir Putin telah setuju untuk mengupayakan pemulihan hubungan dengan Turki secara penuh, tapi ia mengatakan membangun kembali hubungan perdagangan akan memakan waktu.

Di hadapan kita membentang pekerjaan sulit untuk menghidupkan kembali kerjasama perdagangan dan ekonomi. Proses ini sudah dimulai tapi akan membutuhkan waktu,” kata Putin hari Selasa (9/8) setelah pertemuan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Saint Petersburg.

Erdogan mengatakan kedua negara akan memulihkan target perdagangan tahunan sebesar US$100 miliar dan mempercepat pemulihan hubungan penerbangan carter.

Pemimpin Turki itu juga mengatakan siap untuk membangun jalur pipa gas dengan Rusia dan merundingkan perjanjian untuk membangun PLTN pertama Turki.

Kedua presiden sepakat untuk bertemu lagi untuk mencari persamaan pandangan mengenai bagaimana menyelesaikan krisis di Suriah. Turki dan Rusia mendukung pihak yang berlawanan dalam perang saudara Suriah.

Marc Pierini, peneliti tamu pada lembaga kajian Carnegie Europe dan mantan duta besar Uni Eropa untuk Turki mengatakan kepada VOA tidak ada jaminan Rusia dan Turki bisa mengatasi perbedaan mereka terkait konflik Suriah.

Di hadapan kita membentang pekerjaan sulit untuk menghidupkan kembali kerjasama perdagangan dan ekonomi. Proses ini sudah dimulai tapi akan membutuhkan waktu,” kata Putin hari Selasa (9/8) setelah pertemuan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Saint Petersburg.

Erdogan mengatakan kedua negara akan memulihkan target perdagangan tahunan sebesar US$100 miliar dan mempercepat pemulihan hubungan penerbangan carter.

Pemimpin Turki itu juga mengatakan siap untuk membangun jalur pipa gas dengan Rusia dan merundingkan perjanjian untuk membangun PLTN pertama Turki. BESTPROFIT FUTURES

Sumber : VOA