PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Trump

Best Profit | Wall Street Anjlok Tertekan Lonjakan Covid-19

Best Profit Bestprofit PT Bestprofit

Best Profit (16/10) – Wall Street melemah pada penutupan perdagangan Kamis (Jumat pagi waktu Jakarta). Pendorong pelemahan bursa saham di Amerika Serikat (AS) ini adalah harapan dari sitmulus Corona di AS yang terus turun. Sentimen lain yang menekan bursa aS adalah total penderita infeksi virus Corona di Eropa terus meningkat.

Mengutip CNBC, Jumat (16/10/2020), bursa saham AS terus tertekan dalam tiga hari ini. Penurunan terdalam terjadi pada sektor teknologi. Namun penurunan tersebut mampu diimbangi penguatan di sektor keuangan dan energi.

Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 19,8 poin atau 0,07 persen ke level 28.494,20. S&P 500 turun 0,2 persen menjadi 3.483,34. Sedangkan Nasdaq Composite mundur 0,5 persen menjadi 11.713,87.

Saham Facebook memimpin penurunan saham teknologi dengan jatuh 1,9 persen di tengah meningkatnya kekhawatiran peraturan. Amazon merosot 0,8 persen. Alphabet dan Microsoft masing-masing turun 0,5 persen dan Apple turun 0,4 persen. best profit

Kerugian tersebut agak diimbangi oleh keuntungan saham-saham bank dan energi. JPMorgan Chase, Morgan Stanley dan Citigroup semuanya naik lebih dari 1 persen. Exxon Mobil dan Chevron masing-masing naik 0,9 persen dan 0,8 persen.

Penurunan Wall Street pada hari Kamis menandai penurunan harian ketiga berturut-turut pada indeks utama. Ini adalah penurunan terpanjang indeks utama tersebut dalam hampir sebulan.

“Gejolak pasar akan berlanjut dalam beberapa minggu ke depan karena investor bersiap untuk sejumlah ketidakpastian,” jelas kepala investasi manajemen kekayaan global UBS, Mark Haefele.

Menurutnya, waktu kehadiran atau ketersediaan vaksin, setelah kemunduran untuk Johnson & Johnson, adalah salah satu ketidakpastian tersebut. Kemudian juga ada ketidakpastian kapan pengucuran stimulus fiskal AS dan juga mengenai hasil dari pemilu AS. best profit

“Pemulihan yang tidak merata dalam ekonomi AS juga menambah kekhawatiran investor Wall Street saat musim laporan keuangan dimulai minggu ini.” tambah dia.

Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengatakan kepada CNBC bahwa dia dan Presiden Donald Trump berkomitmen untuk menyelesaikan kesepakatan stimulus. Namun ia mengakui bahwa akan sulit untuk menyelesaikannya sebelum pemilihan presiden AS, tetapi mereka akan terus berusaha.

Mnuchin, berencana untuk berbicara dengan Ketua DPR Nancy Pelosi lagi pada Kamis. Ia memastikan selalu ada kemajuan yang telah dibuat dalam setiap pertemuan, khususnya mengacu pada bahasa pengujian Demokrat untuk kesepakatan tersebut.

Namun, dia mengatakan, politik mungkin menghalangi dan bahwa Demokrat masih menginginkan kesepakatan yang lebih menguntungkan bagi mereka.

Dari Eropa, beberapa pemerintah Eropa memberlakukan kembali pembatasan pandemi untuk mengekang gelombang kedua virus Corona. Prancis telah mengumumkan keadaan darurat kesehatan masyarakat dan Inggris mendekati penguncian nasional kedua. best profit

Sumber : Liputan6

Best Profit | Harga Emas Pekan Ini Tergantung Kondisi Kesehatan

PT bestprofit Best Profit Bestprofit

Best Profit (10/5) – Ada banyak ketidakpastian di pasar setelah Presiden AS Donald Trump dinyatakan positif covid-19. Namun, analis tetap bullish pada pergarakan harga emas pekan ini, diluar dari sejumlah hal yang harus diwaspadai.

“Berita Trump mengalahkan segalanya. Data ekonomi, paket stimulus, dan lainnya. Harga emas mundur sedikit. Tapi dengan semua uang di luar sana, logam kuning seharusnya lebih tinggi,” kata Presiden Phoenix Futures and Options LLC Kevin Grady.

Dilansir dari laman Kitco, Senin (5/10/2020), saat ini Grady melihat emas tertahan karena diperdagangkan di sekitar USD 1.900 per ons. Menurutnya, kabar Trump yang positif Covid-19 seharusnya mendorong orang ke arah emas karena meningkatnya ketidakpastian. best profit

Namun karena harga emas saat ini diperdagangkan bersama-sama dengan saham, banyak hal bergantung pada reaksi pasar terhadap perkembangan yang terjadi pekan depan.

“Emas dan saham diperdagangkan bersama-sama. Akan ada banyak ketidakpastian, dan ada risiko investor akan memilih untuk melikuidasi posisi mereka hanya untuk melindungi diri jika terjadi sesuatu yang buruk selama akhir pekan,” katanya.

Sementara Direktur Perdagangan Global Kitco, Metals Peter Hug menjelaskan, semua akan tergantung pada perkembangan kasus covid-19 Trump. Di sisi lain, kabar ini juga dinilai akan mempengaruhi upaya pemerintah AS dalam menghimpun stimulus lanjutan. best profit

“Mengingat apa yang kita ketahui tentang Trump, akankah pemerintah dapat mengumpulkan paket stimulus sebelum pemilihan? Pasar membutuhkannya. Jika mereka tidak mendapatkannya, itu bermasalah untuk pasar ekuitas dan logam juga,” kata Hug.

Hug menilai, Partai Republik memiliki peranan yang krusial untuk mendapatkan stimulus guna membantu menstabilkan pasar sebelum pemilihan. “Jika tidak, dengan gelombang kedua datang dan ekonomi melambat, akan ada penurunan,” kata dia.

Hug juga menyebutkan skenario terburuk untuk perdagangan emas pekan depan, melihat dari perkembangan Covid-19 pada Trump. Dimana implikasi yang lebih serius bagi presiden akan menjadi skenario terburuk. best profit

”Ini berpotensi termasuk likuidasi di pasar ekuitas. Orang-orang sudah takut, jadi naluri pertama bisa saja lari ke uang tunai, yang akan merugikan komoditas dan ekuitas. Harga emas bisa diperdagangkan turun hingga USD 1.850, yang merupakan garis yang cukup solid. Jika kita kehilangan itu, kita bisa menguji ke USD 1.800 yang rendah,” jelas Hug.

Sementara skenario terbaiknya adalah, jika Trump memiliki gejala dan keadaannya membaik, atau setidaknya tidak memburuk. Juga, jika paket stimulus disahkan dan pasar ekuitas menjadi stabil.

“Potensi harga emas adalah penutupan di atas USD 1.925 dan kemudian USD 1.975,” tambah Hug.

Hal lain yang juga harus diperhatikan dalam perdagangan pekan depan adalah risalah rapat Federal Reserve bulan September, yang juga akan dirilis pada hari Rabu.

“Ada sedikit prospek kenaikan suku bunga dalam beberapa tahun mendatang dengan pejabat dan titik plot FOMC; diagram menunjukkan itu bisa terjadi pada 2024 sebelum kita melihat kenaikan suku bunga,” kata Kepala Ekonom Internasional ING James Knightley. best profit

Sumber : Liputan6

Best Profit | WHO Ingin Hubungannya dengan Amerika Serikat

Best Profit Bestprofit PT Bestprofit

Best Profit (2/6) – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin, 1 Juni 2020 mengatakan bahwa pihaknya ingin tetap bekerja dengan Amerika Serikat meskipun Presiden Donald Trump memutuskan dengan badan tersebut.

Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, keterlibatan AS dengan organisasi telah membuat “perbedaan besar” selama beberapa dekade dan “itu adalah harapan WHO untuk kolaborasi ini untuk berlanjut”, demikian dikutip dari laman Channel News Asia, Selasa (2/6/2020).

Trump mengatakan kemarin ia memutuskan hubungan AS dengan WHO, yang katanya gagal memerangi penyebaran awal Virus Corona baru (COVID-19). best profit

Trump pertama kali menangguhkan dana ke WHO sebulan lalu, ia menyebut badan itu gagal mengelola penanganan pandemi COVID-19 global.

Dia menuduh organisasi yang berbasis di Jenewa itu menjadi “boneka” bagi pemerintah Tiongkok.

“Kami telah menerima pertanyaan tentang pengumuman hari Jumat oleh presiden Amerika Serikat,” kata Tedros dalam konferensi pers virtual. best profit

“Dunia telah lama mendapat manfaat dari keterlibatan kolaboratif yang kuat dengan pemerintah dan rakyat Amerika Serikat.”

“Pemerintah AS dan kontribusi masyarakat serta kemurahan hati terhadap kesehatan global selama beberapa dekade sangat besar, dan telah membuat perbedaan dalam kesehatan masyarakat di seluruh dunia.

“Adalah harapan WHO untuk kolaborasi ini terus berlanjut.” best profit

Tedros mengatakan “satu-satunya komunikasi” yang dimiliki WHO adalah pernyataan yang disampaikan pada Jumat dari Trump.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyetop anggaran kontribusi terhadap World Health Organization (WHO). Alasannya adalah WHO dianggap melakukan kesalahan dalam mengantisipasi Virus Corona (COVID-19).

Selain itu, Presiden Trump berkata WHO menutup-nutupi terkait virus ini.

“Hari ini saya menginstruksikan pemerintahan saya untuk menahan pendanaan WHO selagi meninjau peran WHO dalam buruknya mismanajemen dan menutupi penyebaran Virus Corona COVID-19. Semua orang tahu apa yang terjadi di sana,” ujar Donald Trump pada konferensi pers di Gedung Putih seperti dikutip Selasa (15/4/2020). best profit

Presiden Trump sempat menyebut WHO lebih China-sentris, sehingga merugikan dunia, dan notabene AS yang merupakan kontributor terbesar. Ia berkata anggaran ke WHO dari pajak AS tiap tahun bisa sebesar US$ 400 juta hingga US$ 500 juta (Rp 6,2 triliun – Rp 7,8 triliun).

Sementara, sumbangan China tak sampai US$ 40 juta (Rp 625 miliar).

Jika melihat data dari situs resmi WHO, kontribusi keuangan China ke WHO memang tinggi, yakni US$ 37,8 juta untuk periode 2018-2019. Nominal itu lebih besar dari gabungan kontribusi Inggris, Australia, dan India kepada WHO pada periode. best profit

Kontribusi China masih kalah dari Amerika Serikat yang mencapai US$ 118,4 juta. Namun, kontribusi tersebut adalah assessed contribution yang bersifat wajib dan belum termasuk sumbangan sukarela ke WHO.

China memang kerap memakai pernyataan WHO ketika melobi negara lain supaya tidak melarang perjalanan dari China akibat Virus Corona. Presiden Trump mengaku sempat mengeluh mendapat tekanan dari China agar tak melarang penerbangan, namun ia memilih tetap melakukannya. best profit

Sumber : Liputan6