PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Trump

Wall Street Jatuh Imbas Memudar Harapan | PT Bestprofit

USD-30-800-540-700x357

PT Bestprofit (18/5) – Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street melemah dengan indeks saham S&P 500 dan Dow Jones cetak penurunan terbesar dalam satu hari sejak 9 September.

Tekanan wall street terjadi seiring memudar harapan investor terhadap rencana pemerintahan di bawah pemerintahan Presiden AS Donald Trump untuk memangkas pajak dan menciptakan kebijakan pro bisnis lainnya.

Hal itu lantaran ada laporan Presiden AS Donald Trump mencoba menganggu penyelidikan federal. Mantan kepala FBI James Comes menyatakan dalam sebuah memo Trump telah memintanya menghentikan penyelidikan terhadap mantan sekretaris penasihat keamanan nasional Michael Flynn dengan Rusia.

Ini kekhawaturan terbaru dalam sebuah pergolakan di Gedung Putih usai Trump tiba-tiba memecat Comey dan dilaporkan mengungkapkan informasi rahasia ke Menteri Luar Negeri Rusia mengenai sebuah operasi yang direncanakan.

Perkembangan laporan itu menambah keraguan kalau Trump dapat merealisasikan janji memotong pajak, deregulasi dan stimulus fiskal. Aksi jual di pasar saham pun terjadi jelang penutupan, dan indeks saham utama berada di posisi terendah.

“Kami telah melihat agenda Trump tak berhasil, dan mencoba kembali ke jalur semula beberapa kali. Kini lebih banyak lagi investor yang ragu,” ujar Michael O’Rourke, Kepala Riset Jones Trading, seperti dikutip dari laman Reuters, Kamis (18/5/2017).

“Pasar sekarang menyadari beberapa ketakutan yang mereka hadapi pada Oktober akan membuahkan hasil,” tambah dia.

Bursa saham AS pun alami tekanan. Baik Dow Jones dan S&P tergelincir di bawah rata-rata pergerakan 50 hari untuk pertama kalinya sejak akhir April.

Pada penutupan perdagangan saham Rabu (Kamis pagi WIB), indeks saham Dow Jones turun 372,82 poin atau 1,78 persen menjadi 20.606,93. Indeks saham S&P 500 merosot 43,64 poin atau 1,82 persen menjadi 2.357,03. Sedangkan indeks saham Nasdaq susut 158,63 poin atau 2,57 persen menjadi 6.011,24.

Indeks saham VIX yang mengukur kecemasan investor melonjak hingga 15,34, dan itu level tertinggi sejak 18 April.

Indeks saham Nasdaq alami penurunan terbesar sejak 24 Juni 2016 usai Inggris memilih keluar dari Uni Eropa. Indeks saham S&P 500 di sektor keuangan melemah 3 persen dan sektor teknologi tergelincir 2,8 persen. Saham perbankan bebani sektor keuangan dengan melemah 4 persen. Saham Bank of America melemah 5,9 persen, dan catatkan penurunan terbesar. Kemudian saham JP Morgan susut 3,8 persen.

Adapun volume perdagangan saham sekitar 8,37 miliar saham di wall street atau bursa saham AS. Volume perdagangan itu tertinggi dibandingkan rata-rata selama 20 sesi terakhir sekitar 6,9 miliar saham.

Sumber : Liputan6

Trump Mau Datang, Pemerintah Arab Habiskan Dana | Bestprofit

NASHVILLE, TN - APRIL 10:  Donald Trump speaks during the NRA-ILA Leadership Forum at the 2015 NRA Annual Meeting & Exhibits on April 10, 2015 in Nashville, Tennessee. The annual NRA meeting and exhibit runs through Sunday.  (Photo by Justin Sullivan/Getty Images)

Bestprofit (12/5) – Presiden Amerika Serikat Donald Trump diagendakan mengunjungi Arab Saudi dalam kunjungan luar negeri pertamanya. Berbagai persiapan pun dilakukan untuk menyambut kedatangan Presiden AS ke 45 ini. Dalam sebuah dokumen rahasia yang bocor ke publik, pemerintah Arab Saudi dikabarkan menghabiskan dana dalam jumlah besar.

Seperti dilaporkan almasdarnews.com, Jumat (12/5/2017), kerajaan Arab Saudi telah mengalokasikan dana total US$ 68 juta atau sekitar Rp 907,95 miliar (asumsi kurs Rp 13.352 per dolar Amerika Serikat) untuk menyambut kedatangan Trump ke negaranya. Jumlah dana tersebut tertuang dalam surat perintah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Al Saud yang bocor ke publik.

Ia menginstruksikan menteri keuangan-nya menyetujui anggaran US$ 30,07 juta untuk menyelenggarakan pertemuan puncak Arab Saudi-Amerika Serikat.

Sang raja juga meminta kementerian untuk mengeluarkan dana US$ 5,3 juta yang diajukan pemerintahan Riyadh, US$ 26,4 juta yang diajukan dewan kesejahteraan khusus dan US$ 6,6 juta yang diusulkan badan aliansi strategis internasional Arab Saudi. Keseluruhan dana tersebut akan digunakan untuk menyambut Presiden Amerika Serikat.

Surat perintah tersebut ditujukan ke beberapa kementerian Arab Saudi antara lain, Kementerian Pertahanan, Kementerian Kependudukan, Dewan Kesejahteraan Khusus hingga ke beberapa kepala pemerintahan kerajaan.

Lawatan Trump ke Arab Saudi dijadwalkan akan dilaksanakan pada akhir Mei. Kunjungan tersebut juga dilakukan sebelum Presiden Trump menghadiri pertemuan NATO di Brussels dan KTT G7 di Italia.

Sumber pemerintahan setempat mengatakan, kedatangan Donald Trump ke Arab Saudi bertujuan untuk menandatangani kontrak penjualan senjata senilai miliaran dollar. Senjata tersebut akan digunakan untuk menaklukan ISIS dan kelompok radikal lainnya.

Lawatan perdana ke Timur Tengah tersebut juga dianggap menyoroti janji Trump selama ini untuk membawa perdamaian di kawasan tersebut, terutama antara Palestina-Israel.

Selain Arab Saudi, Presiden AS juga akan bertandang ke Israel dan Vatikan. Tur ini dianggap sebagai upaya Donald Trump membangun kerja sama serta meraih dukungan antara umat Islam, Kristen, dan Yahudi untuk memerangi terorisme.

Sumber : Liputan6

Pertemuan Trump-Kim Tampaknya Perlu Konsesi Besar | Best Profit

NASHVILLE, TN - APRIL 10:  Donald Trump speaks during the NRA-ILA Leadership Forum at the 2015 NRA Annual Meeting & Exhibits on April 10, 2015 in Nashville, Tennessee. The annual NRA meeting and exhibit runs through Sunday.  (Photo by Justin Sullivan/Getty Images)

Best Profit (3/5) – Meskipun Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan kesediaannya untuk bertemu dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, kesempatan itu tampaknya tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat karena tidak ada pihak yang siap untuk memberikan konsesi apapun untuk membenarkan terjadinya pertemuan demikian.

Ketika Trump pada hari Senin (1/5) mengatakan bahwa dia akan merasa terhormat untuk bertemu dengan pemimpin muda Korea Utara itu, dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg News, dia juga menambahkan syarat, œdalam situasi yang tepat, saya akan bertemu dengannya. Juru bicara Gedung Putih Sean Spicer kemudian menjelaskan bahwa œjelas sekarang ini situasi yang tepat itu tidak ada.

Menyusul tawaran bersyarat Trump untuk berdialog dengan Kim, Amerika menerbangkan dua pesawat pembom Lancer B-1B supersonik di dekat perbatasan Korea Utara dan Korea Selatan hari Selasa (2/5) dalam latihan bersama angkatan udara Korea Selatan.

Kantor berita resmi Korea Utara KCNA menanggapi latihan gabungan tersebut dengan menuduh Amerika œmendorong situasi di semenanjung Korea lebih dekat ke ambang perang nuklir.

Ketegangan di semenanjung Korea tetap tinggi karena pemerintahan Trump telah meningkatkan upaya menahan Pyongyang agar tidak melakukan uji coba nuklir lebih lanjut dengan menekan China untuk meningkatkan sanksi dan dengan menekankan kesediaan menggunakan kekuatan militer jika diperlukan. Best Profit

Ketika Trump pada hari Senin (1/5) mengatakan bahwa dia akan merasa terhormat untuk bertemu dengan pemimpin muda Korea Utara itu, dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg News, dia juga menambahkan syarat, œdalam situasi yang tepat, saya akan bertemu dengannya. Juru bicara Gedung Putih Sean Spicer kemudian menjelaskan bahwa œjelas sekarang ini situasi yang tepat itu tidak ada.

Menyusul tawaran bersyarat Trump untuk berdialog dengan Kim, Amerika menerbangkan dua pesawat pembom Lancer B-1B supersonik di dekat perbatasan Korea Utara dan Korea Selatan hari Selasa (2/5) dalam latihan bersama angkatan udara Korea Selatan.

Sumber : VOA