PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: The Fed

Bestprofit | Wall Street Terdorong Penguatan Saham Amazon

Best Profit Bestprofit PT Bestprofit

Bestprofit (8/1) – Wall Street terdorong penguatan dua saham di sektor teknologi yaitu Amazon dan Netflix pada perdagangan sesi kedua Senin. Dimulainya pembiaraan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dengan China juga membantu meredakan kekhawatiran pelaku pasar sehingga mendorong bursa saham AS ke zona hijau.

Mengutip Reuters, Selasa (8/1/2019), Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik 0,42 persen dan berakhir pada 23.531,35 poin. Sedangkan S&P 500 naik 0,70 persen menjadi 2.549,69. Untuk Nasdaq Composite menambahkan 1,26 persen menjadi 6.823,47.

kenaikan yang terjadi pada indeks acuan S&P 500 pada hari ini menambah penguatan yang telah dibukukan pada perdagangan Jumat kemarin yang berada di angka 3,4 persen.

Pada Jumat Wall Street mampu menguat setelah dana tenaga kerja AS menunjukkan perbaikan sehingga meredakan kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi AS. bestprofit

Pernyataan Gubernur Bank Sentral AS atau the Federal Reserve (the Fed) juga ikut menenangkan investor.

Sebelumnya, kekhawatiran akan perlambatan ekonomi global telah menyebabkan kemunduran yang tajam di pasar saham selama beberapa bulan terakhir.

Para analis memperkirakan bahwa kinerja perusahaan atau emiten yang terdaftar di Wall Street akan sangat terganggu jika terjadi perlambatan ekonomi global.

Namun setelah mencapai titik terendah dalam 20 bulan, indeks acuan S&P 500 mampu naik lebih dari 9 persen.

China telah memiliki itikad itikad baik untuk bekerja sama dengan AS menyelesaikan konflik perang dagang yang terus menganggu kinerja Wall Street sepanjang tahun lalu. bestprofit

Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross mengataan bahwa ia melihat peluang yang sangat baik penyelesaikan sengketa dagang dengan wajar.

Saat ini, kedua negara memulai pembicaraan tatap muka untuk pertama kalinya setelah adanya kesepakatan gencatan senjata selama 90 hari pada Desember kemarin.

“Hal utama adakan kemajuan yang tersirat pemerintah dalam pemebicaraan dengan China. Ini sesuatu yang dilihat pasar sangat penting,” jelas analis Cherry Lane Investments, New Vernon, New Jersey, AS, Rick Meckler.

Sebanyak 9 dari 11 sektor dalam indeks utama S&P 500 naik. Indeks konsumer mengalami kenaikan tertinggi dengan melonjak 2,36 persen, dipimpin oleh kenaikan 3,44 persen saham Amazon. bestprofit

Hhal tersebut membuat Amazon menjadi perusahaan yang paling berharga di Wall Street dengan kapitalisasi pasar mencapai USD 797 miliar, melampaui kapitalisasi pasar Microsoft Corp yang mencapai USD 784 miliar.

Layanan streaming video Netflix, kontributor terbesar kedua yang mendorong penguatan indeks S&P 500 pada perdagangan Senin denngan naik 5,97 persen.

Perusahaan-perusahaan itu serta saham-saham teknologi dan profil konsumen lainnya telah pulih setelah turun tajam pada kuartal terakhir 2018. bestprofit

Sumber : Liputan6

Bestprofit | Harga Emas Berkilau di Tengah Pelemahan Dolar AS

best profit bestprofit pt bestprofit

Bestprofit (21/12) – Harga emas dunia beringsut lebih tinggi setelah Federal Reserve (The Fed) menyampaikan pandangan yang kurang dovish terkait rencana pengetatan moneter di luar prediksi banyak orang.

Melansir laman Reuters, harga emas di pasar spot naik 0,5 persen menjadi USD 1.249,46 per ounce, setelah menurun sejak 27 November dari sesi sebelumnya.

Harga emas melintasi rata-rata pergerakan 200 hari di kisaran USD 1.252 per ounce sebelum pernyataan the Fed pada hari Rabu.

Adapun harga emas berjangka AS turun 0,3 persen menjadi USD 1,252.80 per ounce.

“Ada beberapa dukungan membeli emas aman untuk hari ini,” kata Renisha Chainani, Kepala Komoditas dan Penelitian Mata Uang di Monarch Networth Capital. bestprofit

Dalam keputusannya, Bank Sentral AS menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada hari Rabu. The Fed  tetap berkomitmen untuk dari rencananya untuk mengetatkan kebijakan moneter, meskipun meningkatnya ketidakpastian tentang pertumbuhan ekonomi global.

“Secara keseluruhan ada sentimen risk-off di pasar,” Chainani melanjutkan.

Dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama juga turun 0,5 persen.

Sementara Pasar Saham Asia turun karena pernyataan Fed memupus harapan investor untuk adanya kebijakan yang lebih dovish. bestprofit

Investor berbondong-bondong beralih ke obligasi pemerintah, alhasil obligasi acuan AS jatuh ke posisi terendah lebih dari delapan bulan pada hari Rabu.

“Pengumuman kenaikan suku bunga telah memberikan tekanan pada emas. Ada beberapa dukungan di posisi USD 1.230- USD 1.235,” kata seorang pedagang yang berbasis di Hong Kong, menambahkan bahwa dalam jangka pendek, indeks dolar akan menjadi” proxy yang baik “untuk apa yang akan dilakukan emas.

Emas sangat sensitif terhadap suku bunga yang lebih tinggi karena ini meningkatkan dolar, membuat emas lebih mahal untuk pembeli yang menggunakan mata uang lainnya.

“Emas tampaknya rentan untuk sisa tahun ini, meskipun tidak adanya hal segar yang mendorong narasi prospek Fed kemungkinan akan terus cenderung moderat,” kata Ilya Spivak, Ahli Strategi Mata Uang untuk DailyFX. bestprofit

Adapun harga paladium naik 0,2 persen menjadi USD 1.262,00 per ounce. Harga Perak naik 0,3 persen menjadi USD 14,64 per ounce, sementara platinum naik 0,4 persen menjadi USD 789,00 per ounce.

Harga emas menguat dan bertahan di level tertingginya sejak Juli. Namun, harga emas melemah usai the Federal Reserve (the Fed) atau bank sentral Amerika Serikat (AS) menaikkan suku bunga seperti yang diperkirakan.

The Federal Reserve menaikkan suku bunga 0,25 persen menjadi 2,25 persen-2,50 persen. Bank sentral AS atau the Federal Reserve memberikan sinyal kenaikan suku bunga hanya dua kali pada 2019 dari target semula sebanyak tiga kali. Kemudian menaikkan suku bunga sebanyak satu kali pada 2020. bestprofit

“Reaksi awal pelaku pasar terhadap kenaikan suku bunga sedikit negatif, tapi saya pikir kita mengaitkannnya dengan berita,” tutur Brien Lundin, Editor Gold Newsletter, seperti dikutip dari laman Marketwatch, Kamis (20/12/2018).

Jelang pertemuan the Fed, harga emas untuk pengiriman Februari naik 0,2 persen atau USD 2,8 menjadi USD 1.256,40 per ounce. Harga tersebut tertinggi untuk kontrak sejak 10 Juli. Sepanjang 2018, harga emas sudah menguat 2,4 persen.

Dalam perdagangan elektronik, harga emas untuk pengiriman Februari lebih rendah diperdagangkan di posisi USD 2.247 per ounce.

“Banyak investor telah membeli emas sebelum keputusan the Fed sebagai aset lindung nilai jika mereka dikejutkan dengan harga stabil. Selain itu pernyataan the Fed juga tidak sepenuhnya menyenangkan spekulan,” kata Lundin. bestprofit

Sumber : Liputan6

Best Profit | Gejolak Harga Emas Usai Keputusan The Fed

PT bestprofit Best Profit Bestprofit

Best Profit (20/12) – Harga emas menguat dan bertahan di level tertingginya sejak Juli. Namun, harga emas melemah usai the Federal Reserve (the Fed) atau bank sentral Amerika Serikat (AS) menaikkan suku bunga seperti yang diperkirakan.

The Federal Reserve menaikkan suku bunga 0,25 persen menjadi 2,25 persen-2,50 persen. Bank sentral AS atau the Federal Reserve memberikan sinyal kenaikan suku bunga hanya dua kali pada 2019 dari target semula sebanyak tiga kali. Kemudian menaikkan suku bunga sebanyak satu kali pada 2020.

“Reaksi awal pelaku pasar terhadap kenaikan suku bunga sedikit negatif, tapi saya pikir kita mengaitkannnya dengan berita,” tutur Brien Lundin, Editor Gold Newsletter, seperti dikutip dari laman Marketwatch, Kamis (20/12/2018).

Jelang pertemuan the Fed, harga emas untuk pengiriman Februari naik 0,2 persen atau USD 2,8 menjadi USD 1.256,40 per ounce. Harga tersebut tertinggi untuk kontrak sejak 10 Juli. Sepanjang 2018, harga emas sudah menguat 2,4 persen. best profit

Dalam perdagangan elektronik, harga emas untuk pengiriman Februari lebih rendah diperdagangkan di posisi USD 2.247 per ounce.

“Banyak investor telah membeli emas sebelum keputusan the Fed sebagai aset lindung nilai jika mereka dikejutkan dengan harga stabil. Selain itu pernyataan the Fed juga tidak sepenuhnya menyenangkan spekulan,” kata Lundin.

Ia menambahkan, kenaikan suku bunga the Fed selama siklus pengetatan ini semula menjadi sentimen negatif kini bergerak positif dengan sangat cepat. Ia percaya pasar akan melihat pola pengulangan dari tiga tahun sebelumnya dengan kenaikan suku bunga the Federal Reserve akhir tahun menjadi titik untuk reli harga emas.

Seperti diketahui, kenaikan suku bunga dapat mengurangi daya tarik logam mulia termasuk emas. Di sisi lain indeks dolar AS melemah 0,2 persen ke posisi USD 96,91. Sebelumnya dolar AS menguat usai keputusan the Fed. best profit

“Saya pikir pernyataan dan sinyal hanya akan ada dua kenaikan suku bunga pada 2019 memberikan stabilitas untuk pergerakan harga emas pada 2019. Kecuali ada sesuatu yang berubah dengan tarif impor AS-China dan Brexit atau bahkan Korea Utara. Harga emas bisa agak tenang dari sekarang hingga Januari,” tutur Wakil Presiden Eksekutif GoldMining Inc, Jeff Wright.

Ia menambahkan, pelaku pasar juga akan fokus terhadap rilis data ekonomi mulai dari pertumbuhan ekonomi, upah dan inflasi.

Adapun pergerakan harga logam lainnya yaitu harga perak naik 0,8 persen menjadi USD 14,818 per ounce. Harga tembaga menguat 1,9 persen menjadi USD 2.716 per pound. Harga platinum untuk Januari naik 0,2 persen menjadi USD 796 per ounce. Harga palladium untuk pengiriman Maret naik 1,9 persen menjadi USD 1.201,30 per ounce. best profit

Sumber : Liputan6