PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Teknologi

Baidu Siap Rilis Teknologi Mobil Otonomos | Best Profit

014998500_1449719553-mobil_otonomos_baidu_bmw

Best Profit (20/4) – Perusahaan teknologi asal Tiongkok, Baidu, mengatakan akan merilis teknologi mobil otonomos miliknya untuk kalangan terbatas pada Juli mendatang.

Sebagaimana dikutip dari Venture Beat, Kamis (20/4/2017), Baidu akan bekerja sama dengan mitra yang menyediakan kendaraan, sensor, dan komponen lainnya untuk teknologi baru di proyek yang bernama Apollo tersebut.

Sebagai bagian dari upaya melibatkan kecerdasan buatan, Januari lalu perusahaan menggaet mantan eksekutif Microsoft Corp yang bernama Qi Lu sebagai Chief Operating Officer (COO). Namun dua bulan setelah penunjukan Lu, Chief Scientist Baidu Andrew Ng, yang memimpin proyek AI dan augmented reality (AR) mengatakan akan mengundurkan diri.

Selain itu, perusahaan juga mengucurkan pendanaan senilai US$ 200 juta pada Oktober 2016 silam untuk pengembangan AI, AR dan deep learning. Langkah itu menyusul pendanaan senilai US$ 3 miliar yang diumumkan sebulan sebelumnya, yang menargetkan startup di tahap mid-stage dan late-stage.

Diwartakan sebelumnya, sekelompok peretas dilaporkan telah mencuri informasi mengenai teknologi mobil otonomos Baidu. Namun detail pencurian informasi yang menjadi target, belum dapat dikonfirmasi seluruhnya.

Untuk menanggulangi serangan tersebut, Baidu disebut telah memperkuat divisi keamanan sibernya. Head of Cybersecurity Baidu Ma Jie menuturkan pihaknya kini didukung oleh kelompok hacker ‘white hat’ dari Universitas Tsinghua dan bekerja sama dengan Tencent dan Alibaba untuk mencegah kejadian serupa.

Belum dapat dipastikan, pihak mana yang mengincar informasi mengenai mobil otonomos perusahaan asal Tiongkok tersebut. Ma tak menyebut pihak yang patut dicurigai, tapi ia tak menampik ada kemungkinkan pihak lain yang menyewa peretas khusus untuk mencuri informasi dari Baidu.

Sumber : Liputan6

Saham Bank dan Teknologi Angkat Wall Street | Bestprofit

Best Profit Bestprofit PT Bestprofit

Bestprofit (18/4) – Wall Street kembali bangkit pada penutupan perdagangan Senin setelah pada sesi sebelumnya indeks S&P 500 ditutup di level terendah dalam dua bulan. Penguatan Bursa AS terdorong saham bank dan teknologi yang baru-baru ini sempat melemah.

Melansir laman Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average naik 183,67 poin atau 0,9 persen ke posisi 20.636,92. Sementara indeks S&P 500 naik 20,06 poin atau 0,86 persen menjadi 2.349,01 dan Nasdaq Composite bertambah 51,64 poin atau 0,89 persen ke level 5.856,79 poin.

Saham mengalami rebound setelah investor, pada pekan lalu mencari aset yang lebih aman seiring ketegangan geopolitik, terutama dari Suriah dan Korea Utara.

“Pasar mulai keluar karena kami melalui akhir pekan tanpa gejolak global yang signifikan,” kata Peter Tuz, Presiden Chase Investment Counsel di Charlottesville, Virginia.

Kini fokus pasar bergeser dari ketegangan geopolitik ke pendapatan perusahaan, seperti Goldman Sachs, General Electric dan Johnson & Johnson yang dijadwalkan akan merilis hasil keuangannya pada akhir pekan ini.

Sektor teknologi pada indeks S&P 500 ditutup naik untuk pertama kalinya dalam 11 sesi. Demikian pula sektor saham keuangan naik untuk kedua kalinya pada periode yang sama.

Volume perdagangan saham kali ini adalah yang paling ringan untuk satu sesi sepanjang tahun ini. Keuntungan pada indeks S&P 500 diperkirakan meningkat 10,4 persen pada kuartal terakhir.

Adapun saham yang naik pada indeks S&P 500, antara lain milik Netflix (NFLX.O) yang dilaporkan naik 3,0 persen menjadi US$ 147,25 selama sesi reguler namun turun 2,1 persen setelah penutupan.

Kemudian saham milik Amazon (AMZN.O) membukukan kenaikan terbesar, naik 2,0 persen menjadi US$ 901,99 setelah Credit Suisse menaikkan target harga menjadi US$ 1.050 dari US$ 900.

Credit Suisse juga menaikkan target harga pada Boeing (BA.N), yang membuat saham pembuat pesawat terbang ini naik 1,9 persen menjadi US$ 179,02.

Tuz mengatakan, pendapatan bank yang menguat pekan lalu juga mendukung investor, dan saham terkait harapan bahwa laba keseluruhan perusahaan dalam indeks S & P 500 akan menguat.

Meskipun fokus pasar beralih pada pendapatan perusahaan di kuartal III, namun pasar juga masih mencermati kondisi geopolitik dunia, seperti Korea Utara dan Suriah.

Terdapat sekitar 5,31 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, dibandingkan dengan 6,4 miliar rata-rata harian selama 20 sesi terakhir.

Sumber : Liputan6

Bursa AS Berakhir Menguat Di tengah

Bestprofit Best Profit PT Bestprofit

BESTPROFIT FUTURES (22/6) – Saham AS menguat di tengah spekulasi Inggris yang akan memilih untuk menetap di Uni Eropa, seiring produsen energi dan perusahaan teknologi memimpin Indeks S & P 500 dengan keuntungan back-to-back.

Ekuitas naik setelah diperdagangkan berayun sepanjang hari, didukung oleh peningkatan ketiga untuk perusahaan minyak dan gas, yang terpanjang dalam dua bulan terakhir bahkan karena harga minyak mentah menurun. Saham Microsoft Corp menguat 2,5 % dan Apple Inc lebih tinggi 1,1 % untuk memimpin kenaikan saham teknologi. Jatuhnya saham bioteknologi menyeret kelompok saham perawatan kesehatan, dan perusahaan bahan baku merosot diiringi penguatan dolar untuk pertama kalinya dalam lima sesi memicu tekanan untuk harga komoditas.

Indeks S & P 500 naik 0,3 % ke level 2,088.84 pada pukul 16:00 sore waktu New York, mengirim keuntungan selama dua hari menjadi 0,9 %. (knc)

Ekuitas naik setelah diperdagangkan berayun sepanjang hari, didukung oleh peningkatan ketiga untuk perusahaan minyak dan gas, yang terpanjang dalam dua bulan terakhir bahkan karena harga minyak mentah menurun. Saham Microsoft Corp menguat 2,5 % dan Apple Inc lebih tinggi 1,1 % untuk memimpin kenaikan saham teknologi. Jatuhnya saham bioteknologi menyeret kelompok saham perawatan kesehatan, dan perusahaan bahan baku merosot diiringi penguatan dolar untuk pertama kalinya dalam lima sesi memicu tekanan untuk harga komoditas.

Indeks S & P 500 naik 0,3 % ke level 2,088.84 pada pukul 16:00 sore waktu New York, mengirim keuntungan selama dua hari menjadi 0,9 %. (knc)

Ekuitas naik setelah diperdagangkan berayun sepanjang hari, didukung oleh peningkatan ketiga untuk perusahaan minyak dan gas, yang terpanjang dalam dua bulan terakhir bahkan karena harga minyak mentah menurun. Saham Microsoft Corp menguat 2,5 % dan Apple Inc lebih tinggi 1,1 % untuk memimpin kenaikan saham teknologi. Jatuhnya saham bioteknologi menyeret kelompok saham perawatan kesehatan, dan perusahaan bahan baku merosot diiringi penguatan dolar untuk pertama kalinya dalam lima sesi memicu tekanan untuk harga komoditas.

Indeks S & P 500 naik 0,3 % ke level 2,088.84 pada pukul 16:00 sore waktu New York, mengirim keuntungan selama dua hari menjadi 0,9 %. (knc) BESTPROFIT FUTURES

Sumber : Bloomberg