PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Teknologi

Best Profit | Pengguna TCASH Kini Dapat Menikmati Fitur Terbaru

best profit bestprofit pt bestprofit

Best Profit (30/3) – Para pengguna setia telkomsel TCASH mana suaranya? Ada kabar baik, nih, karena hari ini (27/3/2018) TCASH memperkenalkan pengembangan aplikasi TCASH Wallet terbaru yang lebih intuitif dan nyaman, dengan fitur-fitur unggulan utama, seperti electronic-Know Your Customer (e-KYC) pertama di Indonesia yang dilengkapi dengan teknologi video call untuk validasi tatap muka; bayar beli apapun di ponsel; dan Snap QR Code terstandarisasi dan telah mendapatkan izin dari Bank Indonesia sebagai perusahaan fintech pertama. Inipun sebagai partisipasi sejalan dengan komitmen kami untuk mendukung inisiatif GPN (Gerbang Pembayaran Nasional) dari Bank Indonesia.

Kehadiran aplikasi TCASH Wallet ini diharapkan dapat turut mendukung perkembangan bisnis TCASH, yang kini telah menjangkau lebih dari 20 juta pelanggan di 34 provinsi di Indonesia serta memproses rata-rata lebih dari 10 juta transaksi bulanan.

Aplikasi terbaru TCASH didesain mengusung filosofi “uniquely Indonesian” yang tercermin dari penggunaan tone warna merah putih, serta sentuhan personal di aplikasi menyesuaikan dengan kebiasaan masyarakat Indonesia. Hal ini terlihat dari penggunaan fitur berbagi dana (P2P) antar pengguna TCASH, yang dilakukan dengan mencari kontak pengguna penerima dana, lalu memilih transaksi yang akan dilakukan. Pelanggan juga dapat menemukan sembilan fitur utama pada halaman “home” aplikasi, yang akan mempercepat proses transaksi. best profit

“Aplikasi TCASH Wallet merupakan salah satu user interface utama bagi layanan-layanan kami yang banyak digunakan oleh pelanggan. Pengembangan aplikasi terbaru ini bertujuan untuk memberikan pengalaman transaksi non-tunai yang lebih nyaman dalam rangka meningkatkan kepuasan pelanggan. Kami pun sangat senang dapat menjadi perusahaan fintech pertama yang mendapatkan izin resmi dari Bank Indonesia untuk pengembangan dan penggunaan fitur Snap QR dan e-KYC dalam aplikasi.” tutur Danu Wicaksana, selaku CEO TCASH.

Tak hanya pengembangan konsep, aplikasi ini pun dilengkapi dengan beberapa fitur unggulan terbaru. Apa saja itu?

1. Adanya Fitur Electronic-Know Your Customer (e-KYC)

Bagi pelanggan yang ingin melakukan upgrade akun TCASH mereka ke full service, agar dapat menikmati seluruh layanan secara menyeluruh termasuk dengan mudah berbagi dana (P2P), menerima, dan menarik tunai dana. Pelanggan cukup mengisi biodata, mengunggah foto KTP, dan melakukan video call dengan agen TCASH melalui aplikasi di ponsel. Fitur ini akan mulai tersedia dalam aplikasi TCASH Wallet terbaru mulai 1 April 2018.

2. Adanya Fitur Bayar Beli Apapun Melalui Ponsel

Fitur unggulan yang dikembangkan lebih luas dalam aplikasi ini adalah fitur bayar beli apapun melalui ponsel. Dengan fitur ini, pelanggan dapat melakukan pembayaran tagihan (TV, internet, BPJS, PLN, PDAM, kartu Halo); pembelian voucher game online; serta pembelian pulsa dan data Telkomsel. Ke depannya, TCASH akan melengkapi layanan ini sehingga dapat menjadi one stop service untuk semua jenis pembayaran tagihan dan pembelian non-tunai di ponsel. best profit

3. Adanya Snap QR Code

Ini yang membedakan dan jadi unggulan, Snap QR Code, untuk semakin memudahkan transaksi non-tunai. Hingga saat ini, layanan Scan QR Code sudah dapat digunakan di sekitar 5,000 outlet merchant TCASH, seperti Es Teler 77, Halal Guys, Kopi Tuku, Weko Coffee, dan ribuan outlet lainnya. Ke depannya, TCASH berkomitmen untuk memperluas penggunaan Scan QR Code ini di merchant lokal lainnya. Tak hanya itu, Snap QR Code ini juga akan dapat segera digunakan untuk pembelian tiket transportasi, seperti Bus Rapid Trans (BRT) Semarang, serta beberapa moda transportasi lain yang saat ini sedang dalam proses pengembangan. best profit

Selain pengembangan fitur-fitur unggulan, keamanan dan dan perlindungan konsumen juga menjadi prioritas utama dalam pengembangan aplikasi TCASH Wallet terbaru ini, melalui penggunaan PIN personal pelanggan dan one-time password (OTP) untuk transaksi, serta jaringan yang aman untuk memastikan perlindungan data pelanggan.

Adanya aplikasi TCASH Wallet terbaru ini turut menguatkan strategi bisnis TCASH di masa mendatang, melalui pengembangan ekosistem keuangan digital yang lebih solid lagi, termasuk pemberdayaan pasar modern dan universitas; melengkapi kegunaan (use case) TCASH dan titik layanan (Cash in, Cash Out) sehingga semakin mudah dijangkau masyarakat; serta menawarkan beragam produk finansial ke pelanggan, seperti asuransi dan pinjaman yang juga menjadi fokus utama layanan TCASH tahun ini.

“Untuk semakin memanjakan pelanggan, kami memberlakukan zero rate untuk penggunaan aplikasi ini, artinya pelanggan tidak perlu membayar biaya penggunaan data untuk seluruh penggunaan aplikasi ini. Pelangan hanya perlu menggunakan data saat pertama kali mengunduh aplikasi, setelahnya tidak dipungut biaya apapun,” tutup Danu. best profit

Sumber : Liputan6

Wall Street Anjlok Terpicu Saham Teknologi | Bestprofit

Best Profit Bestprofit PT Bestprofit

Bestprofit (30/6) – Wall Street anjlok dengan indeks S&P 500 dan Dow mengalami penurunan persentase harian terburuk dalam enam minggu, seiring menurunnya saham teknologi baru-baru ini dan penguatan saham bank.

Melansir laman Reuters, Dow Jones Industrial Average turun 167,58 poin atau 0,78 persen menjadi 21.287,03. Sementara indeks S&P 500 turun 20,99 poin atau 0,86 persen menjadi 2.419,7 dan Nasdaq Composite turun 90,06 poin atau 1,44 persen menjadi 6.114,35.

Nasdaq ditutup di bawah rata-rata pergerakan 50 hari untuk pertama kalinya sejak 13 April. Ini berada di bawah tingkat dukungan teknis utama.

Pemicunya antara lain sektor teknologi yang telah memimpin kenaikan 8 persen pada indeks S&P 500 pada tahun ini, ternyata turun 1,8 persen saat ini, dan merupakan kelompok utama dengan kinerja terburuk. Penurunan saham antara kain terjadi pada perusahaan teknologi termasuk Apple (AAPL.O) dan Microsoft (MSFT.O).

Di sisi lain, finansial dan energi menjadi satu-satunya sektor yang berada di wilayah positif.

“Ekuitas AS tetap bertahan, di atau dekat dengan wilayah rekor untuk periode waktu yang lama benar-benar tanpa keyakinan yang besar di pasar,” kata Peter Kenny, Ahli Strategi Pasar Senior Global Markets Advisory Group, di New York.

Investor ekuitas turut mengkhawatirkan kenaikan suku bunga secara global, karena banyak komentar hawkish dari bank sentral menandai dimulainya berakhirnya kebijakan moneter yang longgar. Saham Eropa juga mengalami penurunan.

Dengan kuartal kedua yang akan datang, pasar telah mengalami beberapa kondisi yang stabil. Seperti pada hari Rabu, sektor teknologi pada indeks Nasdaq mencatat hari terbaiknya sejak 7 November.
Finansial merupakan titik terang bagi pasar saham, yang naik 0,7 persen. Saham bank menguat setelah Federal Reserve AS menyetujui rencana menaikkan pembayaran dividen dan melakukan pembelian kembali saham berdasarkan program uji stres tahunannya. Saham Wells Fargo (WFC.N) naik 2,7 persen sementara Citigroup (CN) naik 2,8 persen.

Sementara sektor energi beringsut 0,1 persen lebih tinggi. Harga minyak CLc1 naik tipis setelah penurunan produksi minyak mentah AS mengurangi kekhawatiran tentang kelebihan pasokan.

“Ada sedikit rotasi. Anda melihat sektor-sektor yang berkinerja buruk adalah yang telah melakukan yang terbaik. Saham teknologi merasakan sakit hari ini, tapi ini lebih merupakan pembalikan teknis,” ujar Omar Aguilar, Kepala Investasi bidang ekuitas Charles Schwab Investment Management.

Investor khawatir dengan pertumbuhan ekonomi AS yang hangat karena the Fed menaikkan suku bunga dari tingkat yang sangat rendah.

Data menunjukkan ekonomi AS melambat pada kuartal pertama dari perkiraan semula karena belanja konsumen yang secara tak terduga lebih tinggi dan lonjakan ekspor yang lebih besar.

Sekitar 7,9 miliar saham berpindah tangan di bursa A.S., di atas rata-rata sekitar 7,3 miliar per hari selama 20 sesi terakhir.

Sumber : Liputan6

Teknologi Perjalanan Lintas Galaksi dan Waktu | Best Profit

059903100_1415505194-interstellar_artwork_1

Best Profit (26/6) – Stephen Hawking pernah mengatakan, Bumi akan hancur dalam kurun waktu 100 tahun lagi. Ahli fisikawan terkemuka itu bahkan menyarankan umat manusia harus segera mencari planet baru jika tidak ingin musnah.

Maka itu, salah satu cara yang akan dilakukan Hawking adalah mengadakan perjalanan lintas galaksi dan waktu atau disebut interstellar. Meski terdengar mustahil, ia optimistis teknologi tersebut bisa direalisasikan dalam waktu kurang dari satu abad.

Dalam pandangan Hawking, wahana perjalanan lintas galaksi dan waktu nanti akan berupa pesawat luar angkasa ala Star Trek yang ditenagai oleh reaktor cahaya.

“Bumi sudah memasuki ancaman dalam fase yang lebih besar. Sumber daya kita akan mulai habis. Kita bisa lihat perubahan-perubahan itu datang dari peristiwa alam seperti iklim ekstrem, penggundulan hutan, punahnya hewan-hewan. Kita tidak bisa tinggal diam,” kata Hawking sebagaimana Tekno Liputan6.com kutip via Mirror, Kamis (22/6/2017).

Alasan Hawking ingin melakukan perjalanan lintas galaksi dan waktu tak lain karena soal jangka hidup manusia. “Perjalanan ke planet baru bisa jadi akan memakan waktu puluhan ribu tahun, usia manusia mana ada yang bisa bertahan selama itu. Karenanya, kita butuh wahana yang bisa mengantar umat manusia antar dimensi untuk bisa mencari dunia baru dalam waktu singkat,” lanjutnya.

Teori Hawking soal kehancuran Bumi, juga dipaparkan dalam seri dokumentasi bertajuk “Expedition New Earth”. Dalam seri itu, Hawking dan ilmuwan Christophe Galfard meneliti keterkaitan antara ilmu astronomi, biologi, dan teknologi roket untuk memastikan kemungkinan manusia bisa tinggal di sebuah planet selain Bumi.

Apa yang diucapkan Hawking ternyata tak main-main. Diketahui, pria berkacamata tersebut belum lama ini telah bekerja sama dengan NASA dan miliarder asal Rusia, Yuri Milner, membangun wahana nano-starship yang fungsinya untuk bisa terbang ke sebuah planet dalam kecepatan cahaya. Jadi, wahana ini bisa dikatakan sebagai wahana perjalanan lintas galaksi dan waktu.

Selain Yuri Milner, program tersebut juga didukung sekelompok ilmuwan dan beberapa miliarder ternama lainnya yang bertindak sebagai investor. Bahkan, pendiri Facebook Mark Zuckerberg disebut-sebut juga turut andil dalam pengembangan program ini.

Wahana robot mini bernama “StarChip” tersebut, konon bisa mencapai Alpha Centauri, yaitu bintang terdekat Tata Surya yang jaraknya berkisar 4,37 tahun cahaya dari Bumi.

Jika program ini berhasil dieksekusi, jarak tempuh wahana tersebut ke Alpha Centauri hanya memakan waktu dua dekade. Dan nanti, ia akan menciptakan wahana dalam skala lebih besar untuk menampung manusia beranjak dari Bumi.

Seperti diketahui, untuk menggapai area Alpha Centauri dengan menggunakan pesawat luar angkasa konvensional membutuhkan waktu yang sangat lama, yaitu sekitar 30 ribu tahun.

Alpha Centauri sendiri merupakan bintang yang diyakini banyak ilmuwan merupakan sebuah zona layak huni. Nanti, wahana nano-starship akan melayang di luar angkasa menggunakan panel surya yang mampu membuat kecepatan pesawat ini lebih stabil.

Sumber : Liputan6