PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Swiss

Swiss National Bank Melihat Cakupan | PT BESTPROFIT FUTURES

Swiss-national-bank-e1421422318478-1940x1090

BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES (7/9) – Bank sentral Swiss memiliki ruang lingkup terbatas untuk membantu dana pensiun yang dirugikan oleh pengembalian rendah, Ketua Thomas Jordan mengatakan pada hari Selasa.

Ia mengakui kesulitan tetapi kepada hadirin di Universitas Lucerne mengatakan :

“Sebagian besar dari tantangan yang dihadapi oleh para pensiunan adalah melakukan dengan peraturan, perekonomian riil, demografi dan bersifat struktural.

“Bank sentral tidak dapat memecahkan masalah ini,” katanya. “Dengan kebijakan moneter yang bertujuan untuk stabilitas harga, bank sentral memberikan kontribusi untuk situasi yang memungkinkan pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran,” menurut Jordan dalam sambutannya.

Jordan menolak untuk mengomentari kebijakan moneter bank sentral, ia hanya mengatakan akan memberikan keterangan lebih lanjut ketika memberikan penilaian kebijakan moneter pada 15 September mendatang.

Swiss National Bank (SNB) telah dikenakan suku bunga negatif -0,75 % atas deposito yang berlaku untuk bank-bank komersial di luar batas tertentu sejak Januari 2015. Kebijakan ini dirancang untuk mengurangi tekanan ke atas pada mata uang Swiss franc dengan membuat investasi dalam mata uang yang kurang diminati. (knc)

“Bank sentral tidak dapat memecahkan masalah ini,” katanya. “Dengan kebijakan moneter yang bertujuan untuk stabilitas harga, bank sentral memberikan kontribusi untuk situasi yang memungkinkan pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran,” menurut Jordan dalam sambutannya.

Jordan menolak untuk mengomentari kebijakan moneter bank sentral, ia hanya mengatakan akan memberikan keterangan lebih lanjut ketika memberikan penilaian kebijakan moneter pada 15 September mendatang. BESTPROFIT FUTURES

Sumber : Reuters

Polisi Swiss Cari Tersangka Serangan Paris di Jenewa

Wisata-ke-Swiss-Kenapa-Tidak

BESTPROFIT FUTURES MALANG (11/12) – Pihak berwenang di Jenewa mengatakan mereka bertindak demikian berdasarkan informasi dari para pejabat federal Swiss bahwa œindividu-individu yang mencurigakan mungkin berada di Jenewa atau di kawasan Jenewa, kata departemen keamanan kota itu dalam suatu pernyataan, tanpa menyebutkan secara rinci jumlah maupun identitas orang-orang yang dicari.

Pihak berwenang juga menyatakan polisi tambahan dikerahkan di jalan-jalan kota Jenewa.

Tidak seperti biasanya, para penjaga keamanan yang ditempatkan di Palais des Nations, markas besar PBB di Eropa, membawa senapan semiotomatis.

Serangan-serangan pada 13 November lalu di Paris, yang diklaim oleh kelompok ekstremis Negara Islam, menyebabkan 130 orang tewas dan lebih dari 350 lainnya luka-luka.

Seorang tersangka yang terkait serangan itu masih diburu. Belgia telah melakukan sejumlah penangkapan dalam beberapa hari setelah serangan itu.

Sumber: voaindonesia

Ini Dia Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia

047096600_1421658709-Swiss

BESTPROFIT FUTURES MALANG (20/1) – Bern Biaya hidup yang terlalu tinggi kadang membuat sejumlah orang merasa frustasi tinggal di satu negara. Jadi hati-hati jika Anda berkunjung ke Swiss yang baru saja dinobatkan sebagai negara dengan biaya hidup paling mahal di dunia.

Mengutip laman Daily Mail, Selasa (20/1/2015), sebuah situs penyedia informasi bagi orang asing di Inggris, Movehub baru-baru ini melakukan survei terhadap 119 negara untuk mengetahui biaya hidup di masing-masing negara tersebut.

Hasilnya, Anda harus berpikir dua kali jika ingin menjalani hidup di Swiss, Norwegia, Venezuela, Islandia dan Denmark. Masing-masing negara tersebut menduduki peringkat satu hingga lima sebagai negara dengan biaya hidup paling tinggi di dunia.

Survei tersebut membandingkan berbagai jenis biaya hidup termasuk belanja, trasnportasi, restoran, listrik, internet, air dan perlengkapan rumah tangga.

Pihak Movehub menjelaskan, biaya keperluan sehari-hari termasuk harga daging, roti, nasi, telur, buah, sayur hingga alkohol. Sementara biaya transportasi sudah termasuk tiket bus, tarif taksi, dan harga bensin.

Biaya hidup di seluruh negara akan dibandingkan dengan standar di New York. Mungkin mengejutkan, jika Venezuela yang tengah dilanda krisis. Harga di sana naik signifikan sementara gaji para penduduknya cenderung rendah. (Sis/Nrm)

Sumber : Liputan6