PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: SBY

Menko Polhukam: SBY Bertemu Jokowi, Kita Jangan | Bestprofit

034013300_1489047441-20170309-Jokowi-Bertemu-SBY-di-Istana-Angga-10

Bestprofit (10/3) – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan, setiap pertemuan antarpejabat ataupun mantan pejabat negara merupakan hal yang lumrah. Karena itu, ia meminta, pertemuan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dengan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak perlu diributkan.

“Biarkan saja antara presiden dan mantan presiden bertemu. Kita tunggu saja pembicaraan apa nanti, pasti ada penjelasan dari kedua Beliau tersebut,” ucap Wiranto di Jakarta Pusat, Kamis (9/3/17).

Bahkan, ia menilai, pertemuan dua tokoh tersebut seharusnya disyukuri. Sebab, menurutnya, Presiden Jokowi dan SBY sedang membincangkan berbagai masalah di Indonesia.

“Harapan saya itu setiap pertemuan silahturahmi itu selalu positif. Jangan kemudian curiga ada apa-apa kita ingin tahu saja, kita jangan kepo, syukuri hasilnya seperti apa nanti,” ujar dia.

Jokowi Bertemu SBY

Sebelumnya, Presiden Jokowi menerima kunjungan SBY di Istana Merdeka. Jokowi menjamu SBY sembari minum teh di beranda Istana Merdeka.

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi mengaku membahas berbagai hal, seperti situasi politik dan ekonomi Indonesia.

“Berbicara banyak hal baik yang berkaitan dengan politik nasional, baik yang berkaitan dengan ekonomi nasional. namanya diskusi kan banyak hal dan hal hal yang lain-lainnya,” beber Jokowi.

SBY mengaku senang bisa bertemu Presiden Jokowi dan mengatakan dalam pertemuan itu dia dan Jokowi dapat saling klarifikasi menjelaskan segala berita simpang siur yang selama ini beredar.

Sebelum pertemuan, SBY kerap menyampaikan keterangan pers terkait kondisi dan isu terkini. Ketua Umum Partai Demokrat itu menyebut ada kesalahpahaman antara informasi yang dia dapat dengan yang diketahui Jokowi.

SBY mengatakan dengan adanya pertemuan ini, sudah tidak ada lagi salah paham antara dirinya dengan Jokowi. “Insya Allah, insya Allah (tidak ada),” kata SBY di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (9/3/2017).

Sumber : Liputan6

SBY: Tak Elok Demokrat Ingin Berada di Kabinet Jokowi-JK

Presiden-SBY-2-20140815-johan

BESTPROFIT FUTURES MALANG (6/7) – Isu reshuffle atau perombakan Kabinet Kerja Jokowi-JK kian santer. Isu bakal ada jatah menteri dari partai‎ non-Koalisi Indonesia Hebat (KIH) juga bermunculan.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Partai ‎Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan pihaknya tetap berada di luar pemerintahan. Meskipun ada tawaran dari Jokowi terhadap kadernya untuk mengisi posisi di Kabinet Kerja.

“Saya memegang teguh etika politik, kita berikan kesempatan pada yang memenangkan pemilu kemarin. Rasanya tidak elok jika tiba-tiba Demokrat punya keinginan untuk berada di dalam kabinet,” ujar SBY di sela Rapimnas Partai Demokrat, JCC Senayan, Jakarta, Minggu (5/7/2015).

Menurut SBY, setiap politisi harus memahami betul etika politik. Seharusnya yang memiliki hak mengisi ruang di kabinet yang akan dirombak adalah kader-kader dari partai pengusung Jokowi-JK.

“Dalam Pemilu Presiden telah dimenangkan Jokowi-JK, maka dari itu yang harusnya bertanggung jawab ialah partai dan pihak lain yang mendukungnya,” ‎papar dia.

SBY menegaskan, partainya tetap pada komitmen awal yakni berada di luar pemerintahan. Kendati, pihaknya tetap mendukung pemerintahan Jokowi-JK selama untuk perbaikan dan kepentingan rakyat.

“Pemerintahan Pak Jokowi itu yang mengemban tugas dan harus melakukan perbaikan. Kita dukung perbaikan ke arah itu. Jadi Demokrat pada posisi seperti itu,” ucap SBY.

“Sikapnya amat jelas, gubernur, walikota, bupati yang dari Partai Demokrat wajib hukumnya loyal pada Presiden Jokowi dan ikut menyukseskan kebijakan, keputusan presiden, pemerintah yang nyata-nyata tepat, sesuai dengan keinginan rakyat,” sambung dia.

Sebagai partai politik, Demokrat juga mempunyai tanggungjawab secara moral untuk mengingatkan pemerintah jika tidak sesuai dengan amanat rakyat.‎ Karena itu, ia berharap pemerintah tidak kebal terhadap kritik.

“Saya berharap ketika kami menyampaikan koreksi, memberikan kritik, ini harus dibaca bentuk dukungan. Jangan sampai malah tidak diterima dengan baik dan sebagainya,” demikian SBY. (Ali/Dan)

 

Sumber : Liputan6