PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: PT Bestprofit

PT Bestprofit | Dolar AS Menguat, Harga Emas Tertekan

PT bestprofit Best Profit Bestprofit

PT Bestprofit (19/9) – Harga emas melemah tetapi tetap berada di posisi di atas USD 1.200 per ounce. Gerak dolar Amerika Serikat dan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China pengaruhi harga emas.

Selain itu, logam untuk penggunaan industri terikat dengan kondisi ekonomi AS dan China yang kuat. Pergerakan harga logam ini sensitif dengan perkembangan sektor perdagangan.

Harga emas untuk pengiriman Desember turun USD 2,9 atau 0,2 persen ke posisi USD 1.202,90 per ounce. Harga untuk kontrak paling aktif kini berada di atas USD 1.200 untuk perdagangan enam sesi berturut-turut.

“Ke depan, dolar AS dan perang dagang dapat menjadi pengaruh terpisah sebagai korelasi kebalikan antara dolar AS dan sentimen komoditas yang merosot pada pekan ini. Itu kemungkinan akan sebabkan sedikit korelasi antara logam mulia dan industri,” ujar Tyler Richey co-Editor the Sevens Report, seperti dikutip dari laman Marketwatch, Rabu (19/9/2018). pt bestprofit

Dolar AS dan harga emas cenderung bergerak terbalik. Indeks dolar AS bergerak moderat. Indeks dolar AS naik 0,2 persen ke posisi 94,46. Sepanjang September, dolar AS sudah susut 0,5 persen.

Pada Senin waktu setempat, Presiden AS Donald Trump akan berlakukan tarif baru impor barang China senilai USD 200 miliar. Ia mengancam akan menambah besaran nilai impor barang China untuk menekan Beijing sehingga mengubah praktik perdagangannya.

Direktur Dewan Ekonomi Nasional AS Larry Kudlow menuturkan, pemerintah AS siap berbicara dengan China mengenai sektor perdagangan ketika pemerintahan China “serius”. Sebelumya China mungkin akan menolak untuk mengadakan pembicaraan jika tarifnya diberlakukan. pt bestprofit

“Pelaku pasar memiliki kekhawatiran lebih besar kalau AS dapat mengubah lebih banyak sanksi jika China kembali berjuang. Harga emas terus menunjukkan hampir tidak ada minat setiap perkembangannya. Pergerakan harganya sempit antara USD 1.189-USD 1.214,” ujar Analis XM Broker, Markos Hadjikriacos.

Harga emas melemah seiring bursa saham AS menguat. Hal itu mendorong permintaan terhadap minat investasi emas melempem.

Harga logam lainnya yang tertekan yaitu harga perak turun 0,3 persen ke posisi USD 14.815 per ounce. Sementara itu, harga tembaga bertambah tiga persen mendekati USD 2.731 per pound. Harga platinum naik 1,8 persen ke posisi USD 814,90 per ounce.

“Resolusi perang dagang antara AS dan China akan sangat positif untuk logam industri sebagai risiko penurunan terhadap prospek pertumbuhan dan permintaan harapan dari China akan logam berkurang. Ini tetap menjadi katalis terbesar untuk logam industri,” kata Richey. pt bestprofit

Sumber : Liputan6

PT Bestprofit | Emas Naik Karena Turunnya USD & Data Survei

PT bestprofit Best Profit Bestprofit

PT Bestprofit (18/9) – Pasar emas mengalami keuntungan yang lumayan setelah survei manufaktur dari Empire State mengenai indeks kondisi bisnis secara umum jatuh ke angka 19 pada bulan September, turun dari 25.6 pada bulan Agustus, menurut laporan New York Federal Reserve.

Ekspektasi berdasarkan konsensus yang dikompilasikan oleh berbagai organisasi berita memberikan angka sekitar 23.2. Laporan itu mencatat bahwa sentimen di dalam sektor manufaktur berada pada titik terendah di dalam lima bulan.

Emas telah diperdagangkan di teritori yang lumayan positip selama sesi semalam dan hanya bergerak sedikit sebagai reaksi awal terhadap data dari Fed New York. Emas berjangka bulan Desember terakhir diperdagangkan pada $1,203.60 per ons, naik 0.22% pada hari itu.

Menurut sebagian ekonomis pasar tetap prihatin dengan pemerintah AS berusaha mengenakan lebih banyak tarif atas barang-barang impor Cina. pt bestprofit

Melihat kepada komponen dari indeks, laporan tersebut mengatakan bahwa order-order baru jatuh ke angka 16.5, turun dari level 17.1 di bulan Agustus. Pada saat yang bersamaan pengiriman jatuh ke angka 14.3, turun dari level sebelumnya 25.7.

Harga emas naik secara moderat dan diperdagangkan dekat ketinggian selama sesi pada hari Senin kemarin. Metal kuning terlihat lebih banyak minat beli dengan indeks dolar AS telah mengalami kerugian yang semakin bertambah cepat. Emas bulan Desember diperdagangkan naik $7.70 per ons pada $1,208.50

Indeks dolar AS (DXY) di perdagangkan dari 95.06 turun ke 94.38 sementara para investor memperkirakan bahwa Trump tidak akan memperlakukan Cina begitu keras dan secara potensi hanya akan mengenakan 10% dari tarif jikapun ada. pt bestprofit

Ada laporan yang bersirkulasi bahwa Trump akan hanya mengenakan 10% tarif saja, bukan 25% atas barang-barang Cina senilai $200 miliar. Resiko yang dihadapi adalah apakah Trump akan melawan Cina sedemikian sehingga menyebabkan pembalasan dan 10% dianggap sebagai pergerakan catur yang kecil-kecilan yang tidak akan menghancurkan semuanya.

Biar bagaimanaupun, pengenaan tarif yang baru, tidak peduli berapapun jumlahnya, tidak mungkin bisa membuat Cina duduk tenang. Cina telah bersumpah untuk membalas ketika tarif tambahan pertamakalinya di usulkan oleh Trump. Penasehat ekonomi Trump berkata bahwa Amerika Serikat mengingini pembicaraan yang serius dengan Cina. Trump kemungkinan akan mempermudah segala sesuatu agar dapat menggandeng Xi untuk mencoba menemukan solusi terhadap pertikaian yang berkelanjutan ini.

Meskipun bergerak naik, emas masih berada dalam rentang “sideways” antara 1214 dan 1182. Untuk bisa menjadi sungguh-sungguh “bullish” harga emas harus bisa menembus 1211 dan selanjutnya berhadapan dengan “resistan” di 1214 dan pada akhirnya 1233. Sebaliknya akan berhadapan dengan “support” pada 1146 dan 1122. pt bestprofit

Sumber : Vibiznews

PT Bestprofit | Emas Minggu Lalu & Arah Minggu Ini

PT bestprofit Best Profit Bestprofit

PT Bestprofit (17-9) – Harga emas mengalami pukulan yang moderat pada hari Jumat minggu lalu dengan kontrak Comex bulan Desember yang paling aktif kehilangan $9.40 dan ditutup diam pada $1,198.80 per ons. Setelah diperdagangkan pada level yang tertinggi bulan ini ketika emas diperdagangkan ke $1,218 pada hari Kamis minggu lalu, kenaikan dari dolar AS pada hari Jumatnya memberikan tekanan yang dramatis atas harga emas. Sekali lagi, emas berjangka ditutup lebih rendah pada minggu lalu, membukukan penurunan fraksional kira-kira $1,- .

Emas spot sempat diperdagangkan pada $1,193.80 , setelah dikurangi penurunan bersih $7.10 pada hari Jumat minggu lalu. Kebanyakan penyebab penurunan harga emas berhubungan langsung dengan menguatnya dolar AS, yang naik $5,20. Sisa kerugian sebesar $1,90 pada hari Jumat minggu lalu adalah sebagai hasil dari tekanan jual.

Menguatnya dolar AS adalah akibat langsung dari data ekonomi AS yang bagus. Laporan dari Federal Reserve yang dirilis pada hari Jumat minggu lalu menunjukkan bahwa produksi industry naik 0.4% pada bulan Agustus. Hal ini adalah diatas dari yang diperkirakan sekitar 0.10% dan menandai kenaikan bulanan selama tiga kali berturut-turut. pt bestprofit

Dolar AS pada saat ini diperdagangkan pada 94.96 yang adalah keuntungan bersih sebesar 44 poin pada hari itu (+47%). Data ekonomi AS yang bagus sangat mendukung dolar AS pada hari itu. Sebagaimana yang dilaporkan oleh MarketWatch,”Indeks sentimen konsumen dari Universitas Michigan untuk bulan September naik menjadi 100.8, dibandingkan dengan yang diperkirakan sebesar 97, menandai angka tertinggi yang kedua sejak tahun 2014. “

Menurut Bloomber,”Presiden Donald Trump menginstruksikan ajudannya pada hari Kamis minggu lalu untuk melanjutkan pengenaan tarif sekitar $200 miliar lagi atas produk-produk Cina meskipun sekretaris Treasury nya berusaha untuk memulai pembicaraan dengan Beijing untuk memecahkan persoalan perang dagang,”

Para investor yang sedang menunggu terjadinya pergerakan “breakout” pada emas kemungkinan akan perlu mengambil waktu beristirahat pada minggu ini dan menunggu dengan sabar karena hal ini akan menjadi lebih menarik, menurut sebagian dari analis komoditi. pt bestprofit

Emas telah mandek disekitar $1,200 per ons selama empat minggu yang terakhir dank arena pertemuan kebijakan moneter dari Federal Reserve berikutnya masih satu setengah minggu lagi, para analis memperkirakan tidak akan ada pergerakan yang signifikan dalam jangka pendek.

Emas berjangka bulan Desember terakhir diperdagangkan pada $1,200 per ons, relatif tidak berubah dari minggu sebelumnya.

Ole Hansen, kepala strategi komoditi di Saxo Bank mengatakan,”Saat ini pasar sedang memberitahukan para investor bahwa mereka perlu bersabar. Saya piker kita harus menunggu sampai setelah pertemuan Federal Reserve berikutnya sebelum kita melihat suatu arah yang baru dari emas.”

Menurut para analis, kenaikan tingkat bunga yang akan segera terjadi pada tanggal 26 September akan menahan setiap rally emas yang signifikan dalam jangka pendek. Pasar semua menggaransi kenaikan tingkat bunga, menurut data dari alat Fedwatch CME.

Ekspektasi belum berubah bahkan setelah dirilisnya data penjualan eceran dan data inflasi yang mengecewakan pada minggu lalu. David Madden, analis pasar di pasar CMC mengatakan bahwa walaupun data ekonomi belakangan ini mengecewakan, hal itu masih menunjukkan bahwa ekonomi AS tetap sehat. pt bestprofit

Sumber : Vibiznews