PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Polisi

Polisi Belgia Tahan 6 Orang terkait Teror

73426BAF-792D-4E28-8AC9-957907DC473A_cx0_cy5_cw0_w987_r1_s_r1

BESTPROFIT FUTURES (21/6) – Polisi Belgia menahan 6 orang hari Senin (20/6) sehubungan dengan serangan yang tidak berhasil tahun lalu di kereta api yang sedang dalam perjalanan dari Amsterdam ke Paris.

Kejaksaan federal di negara Eropa Barat itu mengatakan para tahanan sedang ditanyai dan seorang hakim akan memutuskan apakah mereka akan terus ditahan.

Enam rumah di daerah ibukota Brussels digeledah. Tidak ada senjata atau bahan peledak ditemukan.

Tingkat teror di Belgia pada tingkat kedua tertinggi setelah pihak berwenang mendakwa tiga orang pria hari Sabtu dengan tuduhan kejahatan yang berhubungan dengan teror.

Para pria tersebut dicurigai merencanakan serangan di Brussels terhadap para penonton pertandingan sepakbola Euro 2016 Belgia di tempat-tempat umum. Tingkat teror tadi berarti ancaman serangan œadalah mungkin dan kemungkinan besar terjadi.

Tuduhan itu dikenakan setelah penggrebekan akhir pekan lalu menyebabkan penahanan 40 orang dalam penyelidikan besar.

Kantor kejaksaan mengatakan tidak ada informasi tambahan akan dikeluarkan mengenai ke-6 tahanan atau barang-barang bukti yang diambil dalam penggeledahan.

Kejaksaan federal di negara Eropa Barat itu mengatakan para tahanan sedang ditanyai dan seorang hakim akan memutuskan apakah mereka akan terus ditahan.

Enam rumah di daerah ibukota Brussels digeledah. Tidak ada senjata atau bahan peledak ditemukan.

Tingkat teror di Belgia pada tingkat kedua tertinggi setelah pihak berwenang mendakwa tiga orang pria hari Sabtu dengan tuduhan kejahatan yang berhubungan dengan teror. BESTPROFIT FUTURES

Sumber : VOA

Militan Serang Markas Polisi Mogadishu, Somalia, 5 Tewas

11A5CE80-0387-4BD4-9102-BA5858BD65B1_w640_r1_s

BESTPROFIT FUTURES MALANG (10/5) – Sedikitnya lima orang tewas dan 13 lainnya luka-luka setelah ledakan dan serangan senjata api terhadap markas-besar polisi lalu lintas Mogadishu di sebelah timur ibukota Somalia, demikian dikatakan oleh sumber-sumber medis dan para saksi.

Militan al-Shabab telah mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Para saksi mengatakan mereka mendengar ledakan besar yang disusul oleh tembakan senjata api di gerbang markas besar polisi lalu lintas dekat pelabuhan laut tua di daerah Shangani. Pusat polisi lalu lintas itu terletak dekat kedutaan Uni Emirat Arab.

Satu bom mobil diledakkan oleh seorang pembom bunuh diri, dan beberapa saat kemudian seorang militan berusaha untuk memasuki gedung itu, tetapi ditembak oleh polisi, sumber-sumber keamanan mengatakan kepada VOA.

Dinas ambulan Mogadishu mengatakan kepada VOA mereka mengangkat jenazah lima orang dan mengangkut 13 lainnya yang luka.

Tiga orang polisi termasuk di antara yang tewas, kata sumber keamanan.

Sumber: voaindonesia

Pemukulan Driver Go-Jek Oleh Polisi Berakhir Damai

086931700_1436241351-20150707_Gojek_Jakarta

BESTPROFIT FUTURES MALANG (9/11) – Polda Metro Jaya langsung bergerak cepat merespons beredarnya video dugaan pemukulan, yang dilakukan oknum polisi kepada driver Go-Jek saat menindak pelanggaran lalu lintas di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan, Banten. Rekaman tersebut bahkan beredar di situs berbagi video, Youtube.

Polisi melalui Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya langsung melakukan pertemuan dengan perwakilan PT Go-Jek Indonesia, terkait insiden tersebut. Pertemuan dilakukan di Gedung Ditlantas Polda Metro Jaya, Minggu 8 November 2015 malam.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Risyapudin Nursin membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, insiden bermula saat 1 di antara 7 driver Go-Jek yang berjalan beriringan ditilang polisi lantaran tidak menyalakan lampu utama.

“Pemicunya sebetulnya karena ada ketidakpuasan dari driver Go-Jek lain terhadap penindakan, karena merasa menyalakan lampu semua. Sehingga ketidakpuasan itu menimbulkan keributan di lapangan,” ujar Risyapudin usai pertemuan dengan perwakilan ‎PT Go-Jek Indonesia di Mapolda Metro Jaya, Jakarta.

Risyapudin juga membenarkan adanya perkataan tidak sopan dari  pengemudi Go-Jek itu kepada polisi. Sehingga terdapat oknum polisi yang tidak terima dan memukul driver Go-Jek yang memakai helm itu.

“Iya sempat terucap itu. ‎Tapi segera dapat diredam teman-teman di lapangan,” tandas Risyapudin.

Di tempat yang sama, Vice President Operational PT Go-Jek Indonesia Tadeus mengatakan, pihaknya akan memberikan sanksi terhadap pengemudi ojek online itu yang memaki aparat kepolisian. Pengemudi itu akan mendapatkan sanksi teguran dan peringatan.

“Pengemudi yang mengeluarkan ucapan tidak senonoh itu akan kami tindak. Sanksi tersendiri seperti peringatan pertama. Tapi bukan SP1 karena pengemudi Go-Jek itu hanya mitra kami, bukan karyawan,” jelas Tadeus.

Bahkan, kata dia, pengemudi Go-Jek bisa saja terkena sanksi pemutusan hubungan kemitraan jika saja pelanggaran disiplin yang dilakukan sangat ‎berat.

Kendati, Tadeus mengimbau kepada seluruh driver Go-Jek agar tidak mudah terpancing dengan video insiden yang sudah beredar di internet maupun sosial media itu. ‎Sebab, insiden ini sudah diselesaikan secara damai, dan pelanggaran disiplin dikembalikan kepada masing-masing institusi.

“Kami imbau kepada seluruh pengemudi Go-Jek agar selalu mematuhi aturan berkendara dan mengecek kelengkapan. Juga mengimbau agar tidak mudah terprovokasi dengan cuplikan video tersebut,” kata Tadeus.

Pengemudi Go-Jek yang melanggar ‎aturan lalu lintas karena tidak menyalakan lampu utama itu tetap ditilang polisi. Sementara pengemudi lain yang melontarkan kata-kata tidak sopan kepada aparat, akan dikenai sanksi oleh PT Gojek Indonesia.

Sementara, oknum polisi yang melakukan pemukulan terhadap driver Go-Jek itu akan ditindak langsung oleh Propam Polda Metro Jaya. (Rmn/Mvi)

Sumber : Liputan6