PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Perdana Menteri

PM Prancis Disoraki Karena Gagal

paris-prancis-travel-backgrounds-27734

BESTPROFIT FUTURES (19/7) – Perdana Menteri Prancis, Manuael Valls, disoraki warga saat menghadiri acara hening cipta satu menit di Nice, tempat seorang penyerang menewaskan 84 orang hari Kamis (14 Juli).

Warga meneriakkan kata ‘pembunuh’ dan ‘turun’ kepadanya sebelum acara hening cipta yang berlangsung di seluruh negeri.

Sebelumnya, pemimpin oposisi -yang juga mantan presiden- Nicolas Sarkozy, menuduh pemerintah saat ini telah gagal memberikan pengamanan.

Tentara sudah dikerahkan di tempat-tempat wisata sementara penyelidikan dilanjutkan terkait kemungkinan hubungan penyerang dengan kelompok jihadis.

Sarkozy mendesak semua warga asing yang terkait dengan Islam radikal untuk diusir dari Prancis.

Namun Menteri Dalam Negeri, Bernard Cazeneuve, mengatakan belum ditemukan bukti yang mengaitkan Mohamed Lahouaiej Bouhlel dengan jaringan teroris.

Pemerintah mengatakan Lahouaiej-Bouhlel, warga Tunisia yang tinggal di Nice, akhir-akhir ini menjadi radikal.

Kelompok yang menamakan diri Negara Islam (ISIS) menyatakan melakukan serangan truk tersebut, namun Lahouaiej-Bouhlel kemungkinan tidak perlu bekerja sama dengan jaringan yang lebih besar, kata Cazeneuve.

Warga meneriakkan kata ‘pembunuh’ dan ‘turun’ kepadanya sebelum acara hening cipta yang berlangsung di seluruh negeri.

Sebelumnya, pemimpin oposisi -yang juga mantan presiden- Nicolas Sarkozy, menuduh pemerintah saat ini telah gagal memberikan pengamanan.

Tentara sudah dikerahkan di tempat-tempat wisata sementara penyelidikan dilanjutkan terkait kemungkinan hubungan penyerang dengan kelompok jihadis. BESTPROFIT FUTURES

Sumber: BBC News

Dikaitkan ke Panama Papers, PM Islandia Mengundurkan Diri

160405191844_sigmundur_david_gunnlaugsson__640x360_epa_nocredit

BESTPROFIT FUTURES MALANG (6/4) – Perdana Menteri Islandia, Sigmundur Gunnlaugsson, mengundurkan diri setelah namanya tercantum dalam bocoran dokumen firma hukum Panama, Mossack Fonseca.

Dokumen tersebut memperlihatkan PM Gunnlaugsson dan istrinya memiliki perusahaan offshore, Wintris, dan data ini tidak ia ungkapkan ketika menjadi anggota parlemen.

Ia dituduh menyembunyikan aset keluarga bernilai jutaan dolar.

Ia mengatakan bahwa saham miliknya di perusahaan telah ia jual ke istrinya dan menegaskan dirinya tak bersalah.

Lebih dari 70 mantan penguasa dan pejabat yang masih aktif di berbagai negara tercantum di dokumen Mossack Fonseca, yang kemudian lebih dikenal dengan sebutan the Panama Papers.

Lebih dari 11,5 juta juta dokumen hukum dan keuangan bocor, yang mulai diterbitkan pada hari Minggu (03/04).

Mereka diduga punya hubungan dengan perusahaan-perusahaan ‘yang sengaja didirikan di kawasan yurisdiksi bebas pajak’.

PM Gunnlaugsson adalah ‘korban besar’ pertama dari kasus ini.

Ia mundur setelah ribuan orang berunjuk rasa di depan parlemen di ibu kota Reykjavik mendesak penjelasan dan pertanggungjawaban dirinya.

Sumber: BBC News