PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: NRCA

NRCA Hanya Sanggup Sisihkan 75 Miliar Guna Dividen, Laju Sahamnya Jaga Momentum Reversal

nrca-700x357

BESTPROFIT FUTURES MALANG (29/4) – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) berencana untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp75 miliar. Dividen ini akan dibagikan kepada pemegang saham perseroan yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan pada tanggal 8 Mei 2015, pukul 16.00 WIB, nantinya dividen tersebut akan kita bayarkan pada tanggal 29 Mei 2015. Adapun Cum dan Ex Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi akan dilaksanakan pada tanggal 5 dan 6 Mei 2015. Sementara Cum dan Ex Dividen di Pasar Tunai akan dilaksanakan pada tanggal 8 dan 11 Mei 2015.

Dengan adanya pembagian dividen tersebut, sisa perolehan laba bersih perseroan di sepanjang tahun 2014 yang sebesar Rp277,87 miliar akan dialokasikan untuk dana cadangan dan dibukukan sebagai laba ditahan guna menunjang bisnis perseroan kedepan. Untuk dana cadangan sebesar Rp5 miliar, dan sisanya sebesar Rp197,87 miliar akan dibukukan sebagai laba ditahan.

Pada tiga bulan pertama tahun 2015, NRCA berhasil mengantongi kontrak baru Rp1,5 triliun. Untuk tahun ini NRCA membidik target kontrak baru sebesar RpRp4,1 triliun termasuk proyek dari internal SSIA. Target tersebut meningkat 28,9% dibandingkan tahun lalu yang tercatat sebesar Rp3,18 triliun.

Adapun kontrak baru NRCA tersebut didapatkan dari berbagai proyek besar, antara lain Praxis di Surabaya, Apartemen Regatta Jakarta, Hotel Pullman Ciawi dan Hotel Indigo Seminyak, Bali. Proyek infrastruktur Jalan Tol Cikampek – Palimanan yang diandalkan perusahaan saat ini telah memasuki tahap penyelesaian. Sampai dengan akhir Maret 2015 telah mencapai 92%, dan ditargetkan pengerjaan proyek tol tersebut akan selesai seluruhnya pada Juni 2015. Jalan tol tersebut diharapkan dapat beroperasi penuh pada Juni 2015 untuk mendukung melonjaknya arus mudik menjelang Lebaran.

Sepanjang tahun 2014, NRCA berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp3,31 triliun atau meningkat 10,17 persen dari posisi sebesar Rp3,01 triliun di 2013. Pendapatan yang meningkat sepanjang tahun lalu memberikan respons positif bagi kinerja laba yang menjadi Rp277,87 miliar, atau naik 47,96 persen dari posisi sebesar Rp187,80 miliar di 2013.

Sementara laba kotor menjadi Rp301,59 miliar di 2014, atau naik dari posisi Rp250,85 miliar di akhir 2013. Laba usaha menjadi Rp204,77 miliar di tahun lalu, atau naik dari posisi sebesar Rp209,68 miliar di 2013. Sedangkan laba sebelum pajak menjadi Rp381,06 miliar di akhir 2014, atau naik dibandingkan posisi sebelumnya sebesar Rp271,87 miliar di 2013.

Beban pokok pendapatan menjadi Rp3,01 triliun di akhir 2014, atau naik dari posisi sebesar Rp2,75 triliun di 2013. Beban usaha menjadi Rp154,32 miliar di tahun lalu, atau naik dari posisi sebesar Rp128,11 miliar di akhir 2013. Adapun total aset Nusa Raya Cipta per Desember 2014 menjadi Rp1,84 triliun atau naik tajam hingga dua kali lipat dari posisi aset sebesar Rp1,62 triliun di akhir 2013.

Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Selasa (28/4/15) saham NRCA ditutup naik 4,7% pada level 1,105 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 1,055 dan bergerak dalam kisaran 1,030 – 1,180 dengan volume perdagangan saham mencapai 9,26 juta lembar saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham NRCA sejak awal bulan Maret terlihat terus mengalami koreksi namun saat ini dalam mopmentum rebound. Terpantau indikator MA sudah bergerak naik dan pola White Marubozu menembus Middle Bolinger Band. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak ke area jenuh jualsetelah sebelumnya berada pada area tengah.

Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang juga bergerak naik yang menunjukan pergerakan NRCA dalam potensi rebound. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju NRCA masih akan dalam menguat dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan NRCA. Rekomendasai Trading pada target level resistance di level Rp950 hingga target support di level Rp1330.

 

Sumber : Vibiznews