PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Nigeria

Brent Dekati Level $ 50 Seiring Militan

oil-oil-700x357

BESTPROFIT FUTURES (4/7) – Minyak Brent diperdagangkan mendekati US $ 50 per barel seiring militan Nigeria mengklaim serangan baru selama akhir pekan, mengancam upaya negara tersebut untuk meningkatkan produksi.

Kontrak berjangka untuk pengiriman September sedikit berubah di London setelah kontrak naik 1,3 % pada hari Jumat. Delta Niger Avengers mengatakan mereka menyerang lima fasilitas pada Minggu malam, menghadapi tekanan terhadap upaya pemerintah untuk menegakkan gencatan senjata. pengebor Shale di AS mengirim kembali rig minyak sebagian besar setiap minggu tahun ini karena kepercayaan pasar stabil mendorong pembicaraan ekspansi.

Harga brent telah pulih sekitar 80 % sejak jatuh ke level 12-tahun terendah pada bulan Januari di tengah gangguan pasokan dan penurunan output AS. Janji dari bank sentral untuk menghentikan kemerosotan di pasar global menyusul keputusan U.K. untuk meninggalkan Uni Eropa, dan keduanya Badan Energi Internasional dan OPEC memperkirakan pasar minyak sedang menuju ke arah keseimbangan permintaan persediaan.

Brent untuk pengiriman September diperdagangkan pada level $ 50,33 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London, 2 sen lebih rendah, pada pukul 11:28 siang waktu Seoul. Kontrak naik 64 sen ke level $ 50,35 per barel pada hari Jumat. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premium 69 sen dibandingkan minyak mentah WTI.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus berada di level $ 48,97 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 2 sen. Harga minyak mentah naik 66 sen atau 1,4 %, untuk menetap di level $ 48,99 pada hari Jumat. Total volume perdagangan sekitar 43 % di bawah 100-hari rata-rata. (knc) BESTPROFIT FUTURES

Sumber : Bloomberg

Minyak Naik dari Level 2 Minggu Terendah terkait Kekhawatiran Libya dan Nigeria

best profit bestprofit pt bestprofit

BESTPROFIT FUTURES MALANG (11/5) – Minyak naik dari posisi dua minggu terendah pada kekhawatiran bahwa pasokan dari Nigeria dan Libya, yang merupakan pemegang cadangan minyak mentah terbesar beu=nua Afrika, akan terganggu.

Futures naik 2,8 persen di New York. Royal Dutch Shell Plc dan Chevron Corp. mengevakuasi pekerja dari Delta Niger karena memburuknya keamanan, kata seorang pejabat serikat. Di Libya, beberapa lading minyak akan dipaksa untuk menghentikan produksi kecuali apabila blokade pelabuhan dicabut, menurut National Oil Corp. perusahaan pasir minyak Kanada menahan pasokan menyusul kebakaran hutan di Northern Alberta pekan lalu. Keuntungan berakselerasi dengan penguatan ekuitas global.

Minyak mentah kembali pulih dari level terendah 12-tahun awal tahun ini pada tanda-tanda kelebihan pasokan global akan berakhir seiring penurunan output non-OPEC dan pasokan regional menghadapi ancaman di Afrika dan Kanada. Namun, bertambahnya produksi dan stok di tempat lain mengimbangi keuntungan yang diraih.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni naik US $ 1,22 ke level $ 44,66 per barel di New York Mercantile Exchange. Ini merupakan kenaikan terbesar sejak 27 April, total volume yang diperdagangkan yakni 17 persen di atas 100-hari rata-rata pada pukul 02:44 siang waktu New York.

Brent untuk pengiriman Juli naik $ 1,89, atau 4,3 persen, ke $ 45,52 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Minyak mentah patokan global ini ditutup level dengan premi 17 persen untuk WTI Juli. (sdm)

Sumber: Bloomberg