PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: minyak

PT Bestprofit | Ekspor Iran Turun, Harga Minyak Menguat

PT Bestprofit Bestprofit Best Profit

PT Bestprofit (30/8) – Harga minyak menguat lebih dari satu persen dengan harga minyak Brent catat kenaikan tertinggi dalam tujuh minggu.

Hal itu didorong penarikan stok minyak mentah Amerika Serikat (AS) dan bensin serta kurangi pengiriman minyak mentah Iran sebagai sanksi AS.

Harga minyak Brent melonjak USD 1,19 atau 1,6 persen ke posisi USD 77,14 usai sentuh level tertinggi sejak 11 Juli di kisaran USD 77,41.

Selain itu, harga minyak AS menguat 98 sen atau 1,4 persen ke posisi USD 69,51 per barel usai sentuh level tertinggi USD 69,75 sejak 7 Agustus 2018.

Persediaan minyak mentah AS turun 2,6 juta barel pada pekan lalu. Hal itu berdasarkan data the Energy Information Administration (EIA) yang mengatakan persediaan melebihi perkiraan penarikan 686 ribu barel. pt bestprofit

“Harga minyak mentah mendapatkan dukungan tambahan dari persediaan menurun. Menurunnya ekspor Iran dan ekspor dari Venezuela karena kerusakan terminal juga memberikan dukungan terhadap harga,” ujar Presiden Direktur Lipow Oil Associates, Andrew Lipow, seperti dikutip dari laman Reuters, Kamis (30/8/2018).

Selain itu, harga minyak juga didukung oleh indikasi ekspor minyak mentah Iran jatuh lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya.

Berdasarkan data Reuters, ekspor minyak mentah dan kondensat Iran pada Agustus ditetakan turun di bawah 70 juta barel untuk pertama kalinya sejak April 2017.

Banyak pembeli minyak mentah telah kurangi pesanan dari Iran, produsen terbesar ketiga di OPEC. Pengurangan itu jelang 4 November untuk sanksi AS.

Kepala produsen minyak negara Iran SOMO menuturkan, sanksi akan dorong kekurangan minyak mentah dan OPEC akan bahas kompensasi untuk penurunan pasokan.

Di Venezuela, produksi berkurang separuh sejak 2016. Di sisi lain produsen minyak negara yang dikelola PDVSA mengatakan telah menandatangani perjanjian investasi USD 430 juta untuk meningkatkan produksi sebesar 640 ribu barel per hari meski analis ragu apakah investasi terealisasi seiring ketidakstabilan yang sedang berlangsung. pt bestprofit

Sementara itu, rencana ekspor awal sesama anggota OPEC Angola menunjukkan pengirimannya turun ke level terendah sejak Desember 2006 karena kurangnya investasi di infrastruktur semakin menua sehingga batasi produksi.

Meski pun ada risiko gangguan dari produsen OPEC, Bank of America Merrill Lynch mengatakan pasokan global bisa naik menjelang akhir tahun. Ini sebagian karena peningkatan produksi non-OPEC dari Kanada, Amerika Serikat dan Brazil.

Norwegia Equinor berencana kembangkan ladang minyak baru di Brazil. Selain itu meningkatkan produksi dari 90 ribu barel setara minyak per hari menjadi 300 ribu-500 ribu pada 2030. pt bestprofit

Sumber : Liputan6

PT Bestprofit | Harga Minyak Naik 3 Persen

best profit bestprofit pt bestprofit

PT Bestprofit (23/8) – Harga minyak naik 3 persen pada penutupan perdagangan Rabau (Kamis pagi wkatu Jakarta) dengan minyak mentah Brent berjangka mencapai titik tertinggi dalam tiga pekan. Salah satu pendorong kenaikan harga minyak adalah sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap Iran.

Mengutip Reuters, Kamis (23/8/2018), harga minyak mentah Brent berjangka naik USD 2,15 atau 3 persen dan menetap di USD 74,78 per barel. Harga minyak yang menjadi patokan harga global ini sempat mencapai USD 75 per barel dalam sesi perdagangan yang merupakan angka tertinggi sejak 31 Juli.

Sedangkan harga minyak mentah AS atau West Texas Intermediate (WTI) berjangka naik USD 2,02 dan menetap di USD 67,86 per barel, naik 3,1 persen. pt bestprofit

Energy Information Administration mengeluarkan data bahwa persediaan minyak mentah AS turun 5,8 juta barel pada pekan lalu. Hal tersebut 1,5 juga barel di atas perkiraan dari analis yang telah disurvei oleh Reuters.

“Penarikan minyak mentah yang cukup besar ini menjadi salah satu alasan kenaikan harga,” Jim Ritterbusch, Direktur Utama Ritterbusch and Associates.

Kenaikan harga minyak juga didukung oleh pelemahan dolar AS. Pelemahan mata uang AS ini setelah Presiden AS Donald Trump mengeluarkan komentar bahwa ia tidak begitu senang dengan kenaikan suku bunga Bank Sentral AS. pt bestprofit

Pelemahan dolar AS membuat harga minyak lebih murah untuk pembeli yang bertransaksi menggunakan mata uang di luar dolar AS.

Kenaikan harga minyak juga didukung oleh prospek pengurangan pasokan minyak di dunia akibat penurunan ekspor minyak mentah dari Iran. Hal ini sebagai akibat dari sanksi baru yang diberikan oleh AS.

Iran merupakan negara produsen minyak terbesar ketiga yang tergabung dalam organisasi eksportir minyak (OPEC).

Perusahaan-perusahaan minyak Eropa telah mulai mengurangi pembelian Iran, meskipun pembeli dari Chihna mengalihkan kargo mereka ke kapal milik Iran untuk menjaga pasokan mengalir.

“Masalah Iran terus menduduki pikiran para pedagang,” kata Greg McKenna, kepala analis AxiTrader. pt bestprofit

Sumber : Liputan6

PT Bestprofit | Harga Minyak Melonjak Imbas Gangguan Pasokan

PT Bestprofit Bestprofit Best Profit

PT Bestprofit (28/6) – Harga minyak melonjak seiring stok minyak mentah Amerika Serikat (AS) merosot. Hal itu menambah kekhawatiran pasokan di pasar.

Apalagi sebelumnya pasokan juga sudah dipengaruhi dari situasi tidak pasti mengenai ekspor Libya, gangguan produksi di Kanada dan tuntutan Washington kalau importer berhenti beli minyak mentah Iran pada November.

Kapasitas cadangan yang sedikit, menurut Partner Again Capital Management John Kilduff mengimbangi gangguan produksi lebih lanjut. Demikian mengutip laman Reuters, Kamis (28/6/2018).

Harga minyak mentah berjangka AS pun naik USD 2,23 atau 3,16 persen ke posisi USD 72,76 per barel. Harga minyak tersebut sempat sentuh posisi USD 73,06 per barel yang merupakan level tertinggi sejak 28 November 2014.

Sementara itu, harga minyak Brent naik USD 1,31 atau 1,7 persen ke posisi USD 77,62 per barel. Kedua harga minyak tersebut pun berkurang kenaikannya usai perdagangan.

Harga minyak mentah AS naik USD 1,77 ke posisi USD 72,30 per barel. Sedangkan harga minyak mentah Brent naik 90 sen menjadi USD 77,21 per barel. pt bestprofit

Managing Member Tyche Capital, Tariq Zahir menuturkan, harga minyak naik tajam dalam dua sesi berturut-turut membuat pelaku pasar memanfaatkan peluang posisi untuk keluar. Apalagi mendekati akhir kuartal.

Berdasarkan data the Energy Information Administration (EIA), stok minyak mentah AS turun hampir 10 juta barel pada pekan lalu. Penurunan itu terbesar sejak September 2016. Sedangkan pasokan bensin dan distilat naik kurang dari yang diharapkan.

Di Cushing, Oklahoma, pusat pengiriman minyak untuk kontrak berjangka, stok minyak mentah turun 2,7 juta barel. Dilaporkan hasil imbang di Cushing mencerminkan satu hari gangguan produksi pada pemasok di Kanada. Fasilitas minyak Syncrude setidaknya hingga Juli offline usai pemadaman listrik pada pekan lalu.

“Cushing adalah bohong besar. Anda akan mendapatkan hasil lebih besar dari minggu ini,” kata Direktur Mizuho, Bob Yawger.

Harga kontrak minyak mentah AS pada bulan depan di kisaran USD 4,67 di atas kontrak enam bulan yang merupakan terbesar sejak Juli 2014. Hal ini mendorong penarikan lebih lanjut dari penyimpanan.

Selain itu, penurunan ekspor Kanada membantu menguras pasokan minyak mentah berat di seluruh Amerika Utara. Analis juga khawatir soal risiko gangguan pasokan dari Afrika dan Timur Tengah. pt bestprofit

Di Libya, perebutan kekuasaan membuat situasi tak jelas apakah pemerintah dan pemberontak yang diakui internasional akan tangani ekspor minyak. Masa depan ekspor minyak mentah Iran juga diragukan. AS telah mengatakan kepada semua negara untuk hentikan impor minyak Iran mulai November.

Mencoba terobos pasokan terganggu, the Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) akan meningkatkan produksi.

Arab Saudi berencana dorong produksi minyak 11 juta barel per hari pada Juli. Angka ini naik dari 10,8 juta barel per hari pada Juni. Hal itu berdasarkan sumber Reuters.

Meskipun ada penentangan internasional yang luas terhadap sikap AS terhadap Iran, analis memperkirakan penurunan signifikan dalam ekspor dari produsen terbesar ketiga OPEC tersebut sekitar lebih dari satu juta barel per hari.

Iran produksi minyak mentah 3,8 juta barel per hari pada Mei. Hal itu berdasarkan survei bulanan Reuters. Goldman Sachs mengatakan, sanksi unilateral AS yang diusulkan terhadap Iran mungkin akan memiliki tingkat efisiensi yang tinggi.

Konsultan grup Eurasia memperkirakan minyak yang akan keluar dari pasar pada November menjadi sekitar 700 ribu barel per hari. Hal itu dapat dorong kenaikan harga minyak. pt bestprofit

 

Sumber : Liputan6