PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: minyak

Best Profit | Harga Minyak Sesi Eropa Tertekan Kekhawatiran

PT Bestprofit Bestprofit Best Profit

Best Profit (25/6) – Harga minyak turun pada hari Rabu (24/06) karena kenaikan pasokan dan kekhawatiran tentang gelombang kedua pandemi coronavirus melebihi dukungan dari pembukaan kembali secara bertahap ekonomi global.

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun 56 sen, atau 1,4%, menjadi $ 39,81 per barel.

Harga minyak mentah berjangka Brent turun 43 sen, atau 1%, ke $ 42,20 per barel pada 1020 GMT sehari setelah mencapai level tertinggi sejak penurunan harga dimulai pada Maret. best profit

Meningkatnya jumlah kasus virus corona di Amerika Serikat, Cina, Amerika Latin dan India telah membuat para investor gelisah.

Fasilitas penyimpanan di seluruh dunia hampir penuh dan jika gelombang kedua pandemi melanda permintaan, mereka akan berjuang untuk mengatasi minyak yang tidak digunakan, kata para analis. best profit

Survei manufaktur Eropa yang optimis menawarkan beberapa dukungan, tetapi kepala ekonom Bank Sentral Eropa Philip Lane mengatakan data solid baru-baru ini belum tentu menjadi panduan yang baik dan ekonomi zona euro akan membutuhkan waktu lama untuk pulih.

Tekanan lebih lanjut pada harga, terutama pada WTI, datang dari kenaikan yang lebih besar dari perkiraan dalam persediaan minyak mentah AS, menurut kelompok industri American Petroleum Institute (API). best profit

Namun, persediaan bensin dan destilasi AS turun, menunjukkan konsumsi meningkat saat penguncian dikurangi.

Permintaan minyak global telah mulai pulih ketika ekonomi muncul dari penguncian, sementara Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen sekutu, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC +, telah memangkas produksi dan produsen serpih AS telah menutup sumur pengeboran. best profit

Sumber : Vibiznews

Best Profit | Harga Minyak Tergelincir Meski Stok di AS Turun

PT Bestprofit Bestprofit Best Profit

Best Profit (14/5) – Harga minyak turun lebih dari 1 persen pada perdagangan Rabu (Kamis waktu Jakarta) meskipun terjadi penurunan persediaan minyak mentah AS untuk pertama kalinya sejak Januari

Pasar telah rally dalam beberapa hari terakhir di tengah optimisme bahwa permintaan bahan bakar telah mencapai titik terendah dan produsen telah secara agresif memangkas produksi untuk mengatasi kelebihan pasokan akibat pandemi.

Namun, sinyal dari pemerintah dimana butuh waktu panjang sebelum aktivitas ekonomi kembali melambung membuat aset berisiko seperti saham dan minyak tergelincir. best profit

Dikutip dari CNCB, Kamis (14/5/2020), harga minyak mentah Brent turun 79 sen atau 2,6 persen ke USD 29,19 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate turun 49 sen atau 1,9 persen menjadi USD 25,29 per barel.

Administrasi Informasi Energi AS (EIA) mengatakan stok minyak mentah AS turun 745 ribu barel, dibandingkan dengan ekspektasi analis dalam jajak pendapat Reuters yang mengalami kenaikan 4,1 juta barel.

EIA sekarang memperkirakan permintaan minyak dunia turun 8,1 juta barel per hari (bph) tahun ini menjadi 92,6 juta bph, dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya yang turun 5,2 juta barel per hari. best profit

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) juga memangkas perkiraan permintaan minyak dunia, sekarang memperkirakan akan berkontraksi sebesar 9,07 juta barel per hari tahun ini, katanya dalam laporan bulanan. Bulan lalu, OPEC memperkirakan kontraksi 6,85 juta barel per hari.

OPEC dan produsen lain termasuk Rusia yang tergabung dalam OPEC+, ingin mempertahankan pemotongan tetap ada setelah Juni.

OPEC+ sepakat untuk memangkas produksi sebesar 9,7 juta barel per hari pada bulan Mei dan Juni dan untuk menurunkan kembali potongan menjadi 7,7 juta barel per hari untuk sisa tahun ini. best profit

Arab Saudi telah mendesak negara-negara OPEC+ untuk mengurangi produksi lebih lanjut untuk mengembalikan keseimbangan di pasar minyak mentah global.

Riyadh mengatakan akan menambah pemotongan yang direncanakan dengan mengurangi produksi sebesar 1 juta bph lebih lanjut bulan depan, membawa output turun menjadi 7,5 juta bph. best profit

Sumber : Liputan6

Best Profit | Bursa Wall Street Awal Pekan Diuntungkan

Best Profit Bestprofit PT Bestprofit

Best Profit (5/5) – Bursa saham Amerika Serikat awal pekan berhasil mencetak keuntungan setelah selama 2 hari perdagangan sebelumnya alami kerugian yang cukup signifikan. Mengakhiri perdagangan yang volatile pada Selasa  (05/05/2020), 3 indeks utama Wall Street naik ke zona hijau setelah awal sesi jatuh ke posisi terendah 2 pekan.

Dari 3 indeks tersebut, Nasdaq yang mendapat keuntungan besar oleh lonjakan saham-saham teknologi seperti Apple, Microsoft, Amazon dan Netflix. Sehingga indeks Nasdaq melonjak 105,77 poin atau 1,2 persen menjadi 8.710,71, indeks S&P 500 naik 12,03 poin atau 0,4 persen menjadi 2.842,74 dan indeks Dow naik 26,07 poin atau 0,1 persen menjadi 23.749,76. best profit

Kelemahan awal di Wall Street datang di tengah kekhawatiran tentang meningkatnya ketegangan antara AS dan China setelah Menteri Luar Negeri Mike Pompeo mengklaim pada hari Minggu ada sejumlah besar bukti bahwa virus corona baru berasal dari sebuah laboratorium di Wuhan. Kemudian dibantah dalam sebuah editorial China Global Times dengan menggertak Amerika Serikat untuk memberikan bukti.  Presiden Donald Trump sebelumnya mengindikasikan dia mempertimbangkan untuk mengenakan tarif dagang pada China.

Tekanan jual bertambah oleh anjloknya saham maskapai penerbangan setelah  seorang miliarder dunia Warren Buffett mengatakan ia telah menjual seluruh posisi ekuitasnya di 4 saham perusahaan industri penerbangan terbesar seperti United Airways, American Airways, Southwest Airways dan Delta Airlines. best profit

Tekanan jual berkurang tak lama setelah dimulainya perdagangan, dengan rebound oleh saham di Nasdaq setelah akhir pekan lalu dikecewakan oleh laporan kuartalan dari Amazon dan Apple. Kemudian saham energi menyusul membantu kekuatan Wall Street merespon rally harga minyak mentah untuk sesi keempat beruntun.

Melihat pergerakan saham secara sektoral, rally saham energi membuat  NYSE Arca Oil Index melonjak sebesar 4,2 persen, Philadelphia Oil Service Index melonjak 4,1 persen dan NYSE Arca Natural Gas Index melonjak 2,6 persen. best profit

Kekuatan substansial juga muncul di antara saham bioteknologi, sebagaimana tercermin oleh lonjakan 3,3 persen oleh NYSE Arca Biotechnology Index. Kemudian disusul oleh kenaikan saham  perangkat lunak dan ritel.

Saham emas juga bergerak lebih tinggi seiring dengan kenaikan harga logam mulia, namun terjadi pergerakan sebaliknya pada saham  saham transportasi  hingga menyeret Dow Jones Transportation Average turun 2 persen. best profit

Sumber : Vibiznews