PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Minyak Mentah

PT Bestprofit | Harga Minyak Ditutup Naik Terdorong Sentimen

PT Bestprofit Bestprofit Best Profit

PT Bestprofit (27/4) – Harga minyak mentah naik pada akhir perdagangan Jumat dinihari (27/04), didukung oleh harapan atas sanksi AS terhadap Iran, penurunan produksi di Venezuela dan permintaan yang kuat yang sedang berlangsung.

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) berakhir naik 14 sen menjadi $ 68,19 per barel.

Harga minyak mentah berjangka Brent terakhir naik 74 sen, atau 1%, pada $ 74,74 per barel pada pukul 2:29 siang. ET.

Harga minyak telah meningkat sebesar 15 persen dalam empat minggu terakhir berkat harapan bahwa Amerika Serikat akan memberlakukan kembali sanksi terhadap Iran, produsen minyak utama dan anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC). pt bestprofit

Presiden Perancis Emmanuel Macron mengatakan pada hari Rabu bahwa dia mengharapkan Presiden AS Donald Trump untuk menarik diri dari kesepakatan dengan Iran yang dicapai pada tahun 2015, di mana Iran menghentikan program nuklirnya sebagai imbalan bagi negara-negara Barat yang mengangkat sanksi yang melumpuhkan.

Trump akan memutuskan pada 12 Mei apakah akan mengembalikan sanksi AS terhadap Teheran, yang kemungkinan akan menghasilkan pengurangan ekspor minyaknya.

Sentimen pada hari Kamis menandai pergeseran dari awal pekan ini, ketika harga minyak jatuh setelah Trump mengatakan Amerika Serikat dan Prancis bisa mencapai kesepakatan “cukup cepat” pada kesepakatan nuklir Iran. pt bestprofit

Produksi minyak mentah Venezuela telah jatuh dari hampir 2,5 juta barel per hari (bpd) pada awal 2016 menjadi sekitar 1,5 juta barel per hari akibat krisis politik dan ekonomi.

Penurunan produksi dan sanksi AS terhadap Iran datang dengan latar belakang permintaan yang kuat, terutama di Asia, wilayah konsumen minyak terbesar di dunia.

Namun, tidak semua indikator pasar mengarah pada pasokan yang lebih ketat.

Persediaan minyak mentah AS naik 2,2 juta barel dalam seminggu hingga 20 April menjadi 429,74 juta barel. Produksi minyak mentah AS naik 46.000 bpd pada minggu sebelumnya, menjadi 10,59 bpd.

Melonjaknya produksi AS telah membuat minyak mentah WTI sekitar $ 6 per barel lebih murah daripada Brent dan menarik ekspor ke rekor tertinggi. pt bestprofit

Sumber : Vibiznews

Bestprofit | Harga Minyak Dunia Turun Terpicu Kenaikan Pasokan

PT Bestprofit Bestprofit Best Profit

Bestprofit (20/3) – Harga minyak mentah dunia tergelincir mengikuti Wall Street yang juga turun lebih dari 1 persen. Investor pasar energi mewaspadai kenaikan pasokan minyak mentah, meskipun ketegangan antara Arab Saudi dan Iran memberikan dukungan terhadap harga.

Melansir laman Reuters, Selasa (20/3/2018), harga minyak mentah Brent turun 16 sen atau 0,2 persen menjadi USD 66,05 per barel. Sementara minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) turun 28 sen, atau 0,5 persen menjadi USD 62,06 per barel.

“Pasar ekuitas tentu menjadi faktor pendorong di balik penurunan harga minyak hari ini,” kata Brian LaRose, Analis Teknik United-ICAP di Jersey City.

Indeks utama Wall Street turun lebih dari 1,5 persen karena investor khawatir tentang potensi perang dagang dan turunnya saham teknologi yang dipicu saham Facebook.

Phil Flynn, Analis Price Futures Group di Chicago mengatakan, harga minyak bergerak mengikuti ekuitas. Permintaan yang kuat, bagaimanapun, mencegah harga minyak meluncur lebih jauh. bestprofit

“Kami terus berbicara tentang semua produksi minyak serpih ini, tetapi itu tidak benar-benar muncul sebanyak itu dalam pasokan global, “kata Flynn.

Namun, kenaikan jumlah rig di Amerika pada minggu lalu tetap menjadi tantangan potensial bagi harga minyak. Negara ini tercatat menambahkan empat rig minyak pada pekan lalu, sehingga jumlah totalnya menjadi 800, jelas Baker Hughes pada hari Jumat.

“Pada tingkat harga minyak saat ini, aktivitas pengeboran di AS cenderung meningkat lebih lanjut,” menurut Analis Commerzbank dalam sebuah catatan.

Produksi minyak mentah AS telah meningkat lebih dari seperlima sejak pertengahan 2016, menjadi 10,38 juta barel per hari (bpd). bestprofit

Harga minyak juga naik setelah Pangeran Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman mengatakan bahwa kerajaan tersebut akan mengembangkan senjata nuklir jika saingan beratnya Iran melakukannya.

“Minggu ini akan ada … harga dari beberapa risiko geopolitik dengan putra mahkota akan melakukan kunjungan ke Amerika Serikat yang kemungkinan akan memberikan banyak berita utama terkait Iran dan kesepakatan (sanksi),” jelas Analis Petromatrix, Olivier Jakob.

Ini mengacu pada pakta Iran yang telah menghapus sanksi bagi negara itu sebagai imbalan atas pembatasan program nuklirnya.

Presiden Donald Trump telah sering mengkritik kesepakatan tersebut yang bisa meningkatkan kemungkinan bahwa Amerika Serikat dapat menghentikan soal penghentian sanksi ini.

Inggris, Prancis dan Jerman telah mengajukan sanksi baru dari Uni Eropa baru kepada Iran atas program rudal balistiknya dan perannya dalam perang Suriah. bestprofit

Sumber : Liputan6

Best Profit | Harga Minyak Turun Tertekan Dolar dan Kenaikan

PT Bestprofit Bestprofit Best Profit

Best Profit (30/1) – Harga minyak mentah dunia turun 1,5 persen tertekan penguatan dolar dan kenaikan output minyak mentah Amerika Serikat (AS). Namun harga ini tetap berada di jalur kenaikan terbesar di bulan Januari dalam lima tahun.

Melansir laman Reuters, Selasa (30/1/2018), harga minyak mentah Brent LCOc1 turun US$ 1,05 menjadi US$ 69,45 per barel. Sementara minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) CLc1 melemah UUS$ 1 menjadi US$ 65,14 per barel.

Brent telah meningkat 6,3 persen sepanjang bulan ini, memimpin kenaikan terbesar Januari sejak 2013.

Harga minyak telah terdukung pelemahan Dolar AS yang terjadi berturut-turut dalam enam pekan. Greenback telah turun 3 persen pada bulan ini.

Selama ini penjualan minyak dihargai dalam mata uang AS. Dolar yang jatuh bisa meningkatkan permintaan minyak mentah dari pembeli yang menggunakan mata uang lainnya.

Adapun indeks dolar berada di bawah US$ 90 sejak 24 Januari. Namun, mata uang tersebut telah pulih hampir 0,5 persen sejak Jumat ke posisi US$ 89,59, yang telah menekan harga minyak mentah. best profit

“Setelah enam minggu saldo kerugian tak terelakkan. Kini Dolar telah benar-benar pulih akhir-akhir ini dimana indeks dolar di bawah US$ 90 telah menopang harga minyak, “kata John Kilduff, Partner Again Capital LLC di New York.

Konsumsi minyak melonjak akibat pertumbuhan ekonomi di negara utama. Sementara OPEC dan sekutu-sekutunya telah membuat komitmen berulang untuk membatasi produksi minyak mentah mereka.

Pada hari Senin, Menteri perminyakan Irak mengatakan di London bahwa pasar minyak membaik, dan bahwa negara tersebut akan mematuhi pengurangan produksi OPEC meskipun ia mencoba untuk meningkatkan kapasitas ekspor minyaknya.

Sedikit mengimbangi penurunan minyak yang dipimpin OPEC seiring peningkatan produksi minyak di Amerika Utara.

“Kami percaya bahwa harga minyak hari ini memproyeksikan gambaran yang terlalu baik,” kata Kepala Riset Makro dan Komoditas Julius Baer, ​​Norbert Ruecker.

Perusahaan energi AS tercatat telah menambahkan 12 rig pengeboran sebagai langkah produksi baru dalam minggu ini sampai 26 Januari. Jumlah keseluruhan rig menjadi 759, menurut laporan Baker Hughes. best profit

Kini, produksi minyak AS setara dengan eksportir utama OPEC yakni Arab Saudi. Hanya Rusia yang menghasilkan lebih banyak, rata-rata 10,98 juta bpd pada 2017.

Harga minyak menguat ke level tertinggi dalam tiga tahun. Hal itu didorong dolar Amerika Serikat (AS) kembali tertekan.

Harga minyak Brent menguat 28 sen ke posisi US$ 70,70 per barel pada pukul 1.30 waktu New York. Pada perdagangan Kamis, harga minyak sentuh level tertinggi sejak 2014 di kisaran US$ 71,28.

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) menguat 66 sen atau hampir satu persen ke posisi US$ 66,16 per barel.

“Salah satu hal jadi pertanyaan apakah reli harga minyak dapat stabil,” ujar Brian LaRose, Analis United-ICAP, seperti dikutip dari laman Reuters, Sabtu (27/1/2018).

Harga minyak acuan mencatatkan penguatan selama sepekan. =Dolar AS melemah menjadi katalis positif untuk harga minyak. Dolar AS sentuh level terendah terhadap mata uang utama lainnya pada pekan ini. best profit

Harga minyak Brent naik tiga persen pada pekan ini. Sedangkan harga minyak Brent naik empat persen.

“Dolar AS melemah mendorong harga minyak menguat,” ujar John Kilduff, Partner Again Capital LLC.

Harga minyak ditransaksikan dengan dolar AS. Pergerakan dolar AS dapat pengaruhi permintaan minyak mengingat dampak bagi pelaku pasar yang memegang mata uang lainnya.

Namun harga minyak juga dibayangi permintaan melemah. Banyak penyulingan ditutup setelah musim dingin untuk perawatan sehingga menurunkan pesanan minyak mentah. Hal ini mencerminkan persediaan minyak

Dari sisi persediaan, produksi minyak diperkirakan mencapai 10 juta barel per hari. Ini menempatkannya setara dengan produksi minyak Arab Saudi.

Pengebor minyak AS menambahkan 12 rig pada pekan ini. Kenaikan itu terbesar secara mingguan. “Aktivitas rig AS tidak mendorong harga minyak terlalu banyak. Benar-benar merupakan reaksi yang diredam pada awalnya,” ujar John Macaluso, Analis Tyche Capital Advisors. best profit

Sumber : Liputan6