PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Migas

PT Bestprofit | Pemerintah Buka Lelang 4 Blok Migas

PT Bestprofit Bestprofit Best Profit

PT Bestprofit (6/11) – Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM) membuka lelang wilayah kerja (wk) atau blok minyak dan gas bumi (migas) tahap III 2018, dengan menawarkan empat ‎blok migas.

‎Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar, mengatakan lelang blok migas tahap ke tiga 2018 mulai Senin 5 November 2018 dengan menawarkan empat blok migas melalui skema lelang studi bersama atau penawaran langsung.

“Lelang wk migas konven sudah dua kali, tahap pertama kedua. Tahap ketiga akan buka mulai hari ini ada 4 wk yang akan dilelang,” kata Arcandra, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (5/11/2018).

Empat blok migas yang tawarkan dalam lelang tahap III 2018 adalah, ‎South Andaman, lokasi di laut Andaman lepas pantai Aceh.‎ South saka Kemang di ‎daratan Sumatera Selatan. Anambas di laut Natuna Barat, da‎n Maratua, laut dan daratan Kalimantan Timur. pt bestprofit

Namun, khusus Blok Migas Maratua sudah dipertuntukan ke PT Pertamina (Persero). Hal ini s‎esuai ketentuan Peraturan Menteri ESDM No 35 Tahun 2008, Wilayah Kerja Maratua  khusus partisipasi dari Pertamina dan tidak dibuka untuk perusahaan lainnya .

Adapun jadwal lelang sebagai berikut:

Akses dokumen lelang 5 November 2018–17 Desember 2018,‎ forum klarifikasi  12 November 2018 – 17 Desember 2018.‎ Pemasukan dokumen partisipasi  paling akhir pada 19 Desember 2018 pukul 14.30 WIB‎.

Sejak lelang blok migas ini, pemerintah menerapkan terobosan baru, yaitu bagi para calon peserta lelang yang telah membeli dokumen lelang, akses paket data dari Pusdatin dapat dilakukan secara gratis.

“Biaya paket data akan diwajibkan setelah peserta lelang ditetapkan menjadi pemenang lelang,” ujar dia. pt bestprofit

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan membebaskan biaya akses data, bagi peserta lelang Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi (WK Migas). Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan investasi migas di Indonesia.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan, pembebasan biaya akses data wk atau blok migas yang dilelang membuat calon investor lebih leluasa dalam mengikuti lelang.

“Iya. Biar banyak yang nge-bid. Dan data-data kita banyak yang eval dan interpretasi,” kata Djoko, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin 5 November 2018.

Meski dibebaskan, biaya akses data blok migas yang dilelang selanjutnya akan dibebankan ke pemenang lelang blok migas.”Yang menang bayar. Nggak menang kasihan kalau bayar,” tutur dia.

Sebelumnya, peserta lelang yang sudah mengambil dokumen lelang diharuskan membayar untuk melakukan akses paket data migas di wilayah kerja tersebut. pt bestprofit

Biaya akses data lelang blok migas yang dikenakan bervariasi antar wilayah kerja tergantung ketersediaan data. Selama ini biayanya maksimal sekitar USD 80.000. Dengan kebijakan baru ini, biaya tersebut dibebaskan atau nol rupiah.

Sebagai informasi, paket data dalam penawaran wk migas adalah sekumpulan data yang disusun untuk mengevaluasi potensi migas pada suatu wk yang ditawarkan.

Paket Data disusun Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Unit Kementerian ESDM terkait berdasar kaidah keteknikan.

Tujuan paket data adalah membantu para peserta lelang dalam melaksanakan evaluasi teknis potensi migas dari WK yang ditawarkan dengan standar data yang sama.

Selama ini para peserta lelang memanfaatkan paket data dengan terlebih dahulu melakukan transaksi akses dengan jumlah nominal tertentu sesuai volume Paket Data yang ditetapkan. pt bestprofit

 

Sumber : Liputan6

Begini Cara Negara Kelola Industri Hulu Migas Kita

016619900_1440952154-OK1SKKMIGAS

BESTPROFIT FUTURES MALANG (31/8) – Banyak pihak sudah paham bahwa industri hulu minyak dan gas bumi (migas) merupakan salah satu kontributor utama penerimaan negara. Namun, masih banyak yang mempertanyakan bagaimana negara mengelola sektor strategis ini.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat SKK Migas Elan Biantoro mengatakan secara umum kegiatan industri migas terdiri kegiatan hulu migas dan kegiatan hilir migas.

“Nah, kegiatan usaha hulu migas adalah kegiatan usaha yang fokus pada pencarian (eksplorasi) dan produksi minyak dan gas bumi,” ujar Elan saat berbincang-bincang dengan sejumlah blogger yang mengikuti acar diskusi di kantor SKK Migas, Jakarta, Jumat (28/8).

Sedangkan kegiatan distribusi dan penyaluran produk turunan, misalnya bahan bakar minyak (bbm) dan LPG yang dipakai rumah tangga, masuk ke ranah hilir migas. “Masalah hulu dan hilir inipun masih banyak yang pemahamannya keliru. Masih ada yang protes soal BBM ke SKK Migas, padahal itu masuknya ke ranah hilir migas,” ujarnya.

Kembali ke penjelasan mengenai sektor hulu migas, Elan mengatakan sektor ini merupakan bisnis negara dan diatur dengan regulasi khusus.

Dalam mengelola usaha hulu migas, Indonesia mengembangkan model kontrak bagi hasil (production sharing contract) atau kontrak kerja sama. Dengan model ini, negara memegang kontrol atas pengelolaan sumber daya migas.

Dia memaparkan beberapa karakter yang dipunyai kontrak kerja sama. Pertama, kegiatan produksi dilakukan hanya setelah cadangan dinilai komersial oleh pemerintah. Untuk mendapatkan persetujuan pemerintah, operator harus menunjukkan rencana kerja dan anggaran yang dibutuhkan.

Kedua, kepemilikan migas ada di tangan pemerintah hingga titik penyerahan. Semua migas adalah milik pemerintah, sampai titik penjualan. Setelah itu, barulah kontraktor memiliki hak sebagian hasil produksi, sesuai besaran yang telah diatur dalam kontrak.

Ketiga, manajemen operasi berada di tangan SKK Migas yang merupakan lembaga negara yang dibentuk khusus untuk melaksanakan pengawasan dan
pengendalian kegiatan usaha hulu migas.

Perencanaan anggaran dan program kerja kontraktor harus mendapat persetujuan dari SKK Migas, sebagai wakil dari pemerintah. SKK Migas memberikan
persetujuan atas rencana kerja dan anggaran (work program and budget atau dikenal dengan istilah WP&B), biaya, dan juga metode keteknikan yang digunakan.

Dalam Kontrak Kerja Sama, Kontraktor KKS wajib menyediakan dana awal untuk membiayai kegiatan hulu migas baik pada fase eksplorasi maupun fase
produksi. Bila berhasil menemukan cadangan migas yang cukup ekonomis, maka lapangan akan mulai berproduksi.

Pengembalian biaya investasi hanya diberikan setelah menghasilkan migas, yaitu dengan cara dicicil dari sebagian hasil produksi migas. Kontraktor KKS akan menerima bagiannya berupa sejumlah volume minyak atau gas (in kind).

“Jika eksplorasi gagal, risikonya ditanggung sepenuhnya oleh kontraktor,” ujar Elan.

Sumber : Liputan6

Wiratmaja Puja, Guru Besar ITB yang Jadi Dirjen Migas

007304900_1430866282-wiramatja

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akhirnya menunjuk I Gusti Nyoman (IGN) Wiratmaja Puja menjadi Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas).

Wiratmaja yang kini menjabat sebagai Plt Dirjen Migas berhasil mengalahkan pesaingnya dalam lelang jabatan yang digelar Kementerian ESDM.

Menteri SDM Sudirman Said menuturkan, rencananya Wiratmaja akan dilantik pada pekan ini juga. “Hari Kamis (7/5/2015) akan dilantik I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja menjadi Dirjen Migas Kementerian ESDM,” ujarnya di Kantor SKK Migas, Jakarta, Selasa (5/5/2015) malam.

Menurut dia, proses pengisian jabatan Dirjen Migas ini terbilang tidak mudah. Hal ini karena sektor migas merupakan sektor yang sangat strategis dalam meningkatkan penerimaan negara dari sektor migas.

“Sangat sulit pilih Dirjen Migas. Namun, dengan keteguhan hati akhirnya terpilih Pak Wiratmaja,” tandasnya.

Wiratmaja menempati posisi sebagai Plt Dirjen Migas sejak 13 Januari 2015, di samping jabatannya sebagai Staf Ahli Bidang Kelembagaan dan Perencanaan Strategis.

Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) ini menggantikan Naryanto Wagimin yang telah berakhir masa tugasnya sebagai Plt Dirjen Migas.

Sebelumnya, Wiratmadja dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Kelembagaan dan Perencanaan Strategis oleh Jero Wacik, Menteri ESDM saat itu pada 31 Januari 2013.

Wiratmadja menyelesaikan sarjananya tahun 1987 di ITB sebagai lulusan terbaik kedua.  Pendidikan Pasca Sarjana  diselesaikannya tahun 1994 dan dua tahun kemudian, Wiratmadja memperoleh gelar Doktor dari University of Kentucky, AS. (Pew/Ndw)

 

Sumber : Liputan6