PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Microsoft

Microsoft Bikin Xbox One Baru Versi Kecil

xbox

BESTPROFIT FUTURES MALANG (15/6) – Microsoft sedang menyiapkan penyegaran pada produk konsol game, di mana mereka mengumumkan varian baru konsol Xbox One S yang lebih tipis juga kecil dan mendukung konten game beresolusi tinggi.

Dari tampilan luarnya, Xbox One S dirancang agar 40 persen lebih kecil dan lebih tipis dari generasi sebelumnya, dan kini ia telah disertai dengan penyalur suplai daya di bagian bodinya.

Xbox One S juga mencakup beberapa pembaruan, terutama ia dapat memainkan game dan video dengan resolusi High Dynamic Range (HDR) dengan tingkat kecerahan dan warna yang lebih baik.

Konsol ini juga mampu memutar konten video resolusi 4K Ultra HD, dari kepingan DVD dan Blu-ray. Tetapi, ia belum mampu memutar game resolusi 4K.

“Xbox One S bagi kami adalah kesadaran baru, di mana kami membuat Xbox yang lebih kecil, tapi ada juga beberapa kemampuan yang kami lihat telah tumbuh di pasar yaitu HDR dan video 4K,” kata Phil Spencer, kepala divisi Xbox di Microsoft.

Bukan sekadar konsol yang diperbarui Microsoft, perusahaan juga memberi sedikit pembaruan pada alat pengontrol Xbox One S yang kini diberikan tekstur baru pada bagian belakangnya agar tidak licin. Alat pengontrol itu kini diberi warna putih, sama dengan warna konsol Xbox One S. Ada pula penambahan koneksi Bluetooth yang memungkinkannya terhubung dengan komputer Windows.

Sumber: CNN Indonesia

Microsoft akan Umumkan Peretasan oleh Negara bagi Pengguna Layanannya

04936DD1-01BD-4F72-8364-5473CFE6F8D6_w640_r1_s

BESTPROFIT FUTURES MALANG (4/1) – Microsoft akan mulai memberitahu para pengguna layanan online-nya, termasuk Outlook.com, kalau Microsoft mencurigai akun pengguna sedang diretas oleh badan-badan pemerintah. Perusahaan piranti lunak terbesar di dunia itu mengumumkan kebijakan barunya dalam tulisan blog Rabu malam.

“Kami sekarang akan memberitahu Anda kalau kami yakin akun anda telah dijadikan sasaran atau diretas oleh perorangan atau kelompok yang bekerja atas nama negara,” kata tulisan itu.

Microsoft mengambil langkah keamanan tambahan karena serangan yang disponsori negara sering lebih canggih atau lebih lama daripada serangan penjahat dunia maya dan lain-lain.

“Kalau Anda menerima pemberitahuan seperti ini,itu belum tentu berarti bahwa akun Anda telah dibobol, tetapi itu berarti kami mempunyai bukti akun Anda telah dijadikan sasaran, dan sangat penting bagi Anda untuk mengambil langkah tambahan untuk mempertahankan keamanan akun Anda,” kata tulisan blog tadi menambahkan.

Tulisan tersebut tidak menyebut negara-negara tertentu yang diyakini telah menyerang pengguna Microsoft.

Tetapi kantor berita Reuters mengatakan perubahan kebijakan Microsoft itu dilakukan 9 hari setelah Reuters menanya Microsoft mengapa perusahaan itu tidak mau memberitahu para korban kampanye peretasan tahun 2011 terhadap para anggota masyarakat Tibet dan Uighur China di pengasingan.

Kantor berita itu berbicara dengan dua orang mantan karyawan Microsoft yang mengatakan para pakar perusahaan “telah menyimpulkan beberapa tahun yang lalu bahwa pihak berwenang China mendalangi kampanye peretasan tadi tetapi Microsoft tidak menyampaikan informasi tersebut.”

Sebelumnya tahun ini, Facebook dan Twitter mengumumkan mereka juga akan memberitahu para pengguna kalau kedua perusahan itu yakin peretas yang disponsori negara mungkin sedang berusaha mengakses akun pengguna.

Dalam pernyataan, Micorosoft hari Rabu menekankan bahwa pemberitahuan tidak berarti bahwa system Microsoft sendiri telah dibobol.

Microsoft juga mengatakan pihaknya tidak akan dapat menjelaskan mengapa Microsoft yakin serangan tertentu disponsori negara.

“Bukti yang kami kumpulkan dalam setiap penyelidikan yang aktif kemungkinan rahasia, jadi kami tidak berencana menyediakan informasi secara terinci mengenai penyerang atau teknik mereka,” kata pernyataan itu. 

 

Sumber : VOA Indonesia

Microsoft Kirim Bingkisan ke Ahmed si Pembuat `Bom`, Apa Isinya?

023731500_1442738454-12039656_961849910551380_4556612118198052477_n

BESTPROFIT FUTURES MALANG (21/9) – Texas – Ahmed Mohamed dan kisahnya yang diduga merakit sebuah bom menjadi viral belakangan ini. Berbagai dukungan dan simpati kepada pelajar muslim berusia 14 tahun itu terus mengalir.

Dukungan di linimasa jejaring sosial Twitter pun masih terus berjalan. Dengan hashtag #IStandWIthAhmed, para netizen mengecam penangkapan Ahmed oleh petugas keamanan setempat karena menuduh sang bocah sebagai seorang teroris.

Tak hanya masyarakat saja, bahkan Presiden AS Barrack Obama serta Bos Facebook Mark Zuckerberg pun turut serta menghaturkan simpatinya kepada anak yang memiliki passion di bidang teknologi itu. Zuckerberg menilai bahwa apa yang dilakukan Ahmed justru seharusnya diberikan pujian dan dukungan, bukan ditangkap.

“Mungkin kalian sudah mendengar kabar mengenai Ahmed, siswa 14 tahun di Texas yang membuat jam dan ditangkap karena membawanya ke sekolah. Mempunyai keahlian dan ambisi untuk membuat sesuatu seharusnya dihargai, bukan ditangkap. Masa depan bergantung pada orang-orang seperti Ahmed. Ahmed, kalau kamu ingin datang ke kantor Facebook, aku ingin menemuimu. Tetaplah berkreasi,” tulis Zuckerberg di laman Facebook-nya.

Terkini, CEO Microsoft Satya Nadella juga tak mau ketinggalan ikut memberikan dukungan. Sebagai bentuk konkret dukungan tersebut, Microsoft pun mengirim bingkisan berupa paket lengkap teblet Surface Pro 3 kepada Ahmed.

Sebagaimana yang dilansir laman Geek Wire, Senin (21/9/2015), foto Ahmed dengan paket mewah Microsoft beredar di jejaring sosial. Banyak orang yang berpendapat bahwa Ahmed memang pantas diapresiasi oleh perusahaan teknologi besar macam Microsoft.

Alia Salem, direktur eksekutif Dewan Dallas pada Hubungan Amerika-Islam pun turut senang melihat Ahmed mendapatkan dukungan dari para petinggi teknologi seperti Zuckerberg dan Nadella. “Selamat menikmati paket kiriman Microsoft untuk orang berbakat sepertimu Ahmed! Masya Allah,” tulis Alia Salem di akun resmi Twitter-nya (@aliarsalem).

(jek/dhi)

Sumber : Liputan6