PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Menteri

Sniper ‘Didikan AS’ Ini Diangkat Jadi | PT BESTPROFIT FUTURES

035205100_1473262407-20160907-ISIS_2

BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES (8/9) – ISIS dikabarkan punya menteri perang baru. Gulmurod Khalimov, namanya, dipromosikan sebagai komandan tertinggi organisasi teroris itu di medan perang.

Khalimov bukan orang baru di kalangan militer. Ia adalah sniper alias penembak jitu yang pernah mendapatkan pelatihan dari Amerika Serikat. Pria 41 tahun itu juga bekas komandan pasukan khusus kepolisian Tajikistan dengan pangkat kolonel.

Tak ayal pria tersebut adalah sosok yang sangat berbahaya. Promosinya itu bahkan membuat Departemen Luar Negeri AS menghargai ‘kepalanya’ sebesar US$ 3 juta atau Rp 39,2 miliar.

Khalimov menggantikan Tarhan Batirashvili — bekas anggota pasukan pemberontak Chechnya, yang meniti karier hingga pucuk pimpinan militer ISIS sebelum akhirnya tewas dalam serangan udara AS pada Juli 2016.

“Pria Tajikistan itu telah dipilih sebagai pengganti teroris yang telah tewas, Tarhan Batirashvili yang juga dikenal sebagai Abu Omar al-Shishani,” demikian dikabarkan Iraqi News, yang mendapatkan informasi tersebut dari sumber keamanan, seperti dikutip dari News.com.au, Rabu (7/8/2016).

“Golmurud Khalimov dipilih sebagai komandan militer tertinggi ISIS. Organisasi itu tak mengumumkannya secara resmi, sebab, mereka takut, sekali menyebut soal itu maka serangan udara akan gencar dilakukan terhadapnya.”

Abu Omar al-Shishani sangat populer dan berpengaruh di kalangan militan ISIS. Ia dijuluki ‘Red Beard’ — janggut merah.

Sementara, masa lalu Khalimov masih diselubungi misteri. Namun, ayah 8 anak tersebut dilaporkan baru teradikalisasi belakangan. Ia menyatakan membelot ke ISIS pada 2015 lalu.

Pada April tahun lalu, saat masih menjadi komandan pasukan khusus Tajikstan, ia menghilang. Sebulan kemudian, ia muncul dalam video besutan ISIS — di mana ia mengucap sumpah untuk melaksanakan ‘jihad’ di Tajikistan, Russia, dan Amerika Serikat.

Dalam penampilannya selama 10 menit, Khalimov sesumbar tentang pengalamannya, termasuk berpartisipasi dalam lima pelatihan antiterorisme di AS dan Tajikistan pada 2003 dan 20014.

Pelatihan tersebut termasuk dalam program Diplomatic Security/Anti-Terrorism Assistance yang digelar oleh Departemen Luar Negeri AS.

Khalimov juga mengungkapkan, ia terlibat dalam sejumlah sesi pelatihan rahasia di Rusia saat menjadi petinggi kepolisian.

Tindakan Khalimov yang membelot ke ISIS menjadikannya salah satu buron paling dicari di dunia. Istri keduanya, mantan sekretaris pers di bea cukai Tajikistan dilaporkan menyertainya pindah ke wilayah ISIS. Perempuan itu juga jadi buruan aparat.

Kepolisian internasional atau Interpol baru-baru ini mengeluarkan Red Notice dalam rangka penangkapan dan ekstradisi Khalimov ke Tajikistan — di mana ia akan diperkarakan atas tuduhan pengkhianatan, menjadi bagian dari kelompok bersenjata, dan berpartisipasi secara ilegal dalam konflik bersenjata di negara-negara lain.

Gulmurod Khalimov, sang komandan ISIS, juga telah ditempatkan dalam daftar sanksi PBB dan AS. BESTPROFIT FUTURES

Sumber : Liputan6

Menteri Marwan Ajak Pemda Promosikan Transmigrasi

006496600_1430900051-FOTO_LIPUTAN6

BESTPROFIT FUTURES MALANG (29/6) – Tidak dipungkiri bahwa program transmigrasi sempat meredup pada awal era reformasi. Namun, saat ini kesadaran terhadap pentingnya transmigrasi mulai tertanam kembali. Transmigrasi dipandang sebagai solusi nyata terhadap masalah kepadatan penduduk, pengangguran, kemiskinan, dan bahkan tidak sedikit pemerintah daerah di luar Jawa yang memasukkan program transmigrasi dalam pembangunan daerahnya.

“Pandangan yang positif dan juga kebutuhan daerah-daerah tertentu terhadap program transmigrasi, tentunya harus disambut baik oleh wilayah-wilayah yang padat penduduknya seperti di Pulau Jawa ini,” ujar Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu 28 Juni 2015.

Marwan mengajak para gubernur, bupati juga walikota di Jawa untuk mempromosikan program transmigrasi, khususnya kepada warga yang ingin mengubah kehidupannya menjadi lebih sejahtera.

Marwan mengakui animo masyarakat terhadap program transmigrasi belum tinggi. Hal ini disebabkan sosialisasi dan promosi yang belum maksimal. Baik promosi secara langsung kepada masyarakat maupun melalui media cetak dan elektronik. Termasuk peran serta pemerintah daerah di Jawa dianggap belum optimal.

Padahal, kata Marwan, peran pemerintah daerah sangat penting dalam mendukung kesuksesan program transmigrasi. Karena jajaran aparatur daerah inilah yang setiap hari berinteraksi dengan warga.

“Jajaran aparatur daerah terutama aparatur di tingkat desa tentunya paling mengetahui siapa saja warganya yang potensial menjadi calon transmigran, sehingga layak mengajak mereka untuk ikut mendaftar jadi calon transmigran,” terang Marwan.

Dia mengingatkan, informasi tentang transmigrasi harus disampaikan secara utuh dan komprehensif. Termasuk apa saja fasilitas yang bakal diperoleh calon transmigran, juga pekerjaan dan penghasilannya di tempatnya baru. Misalnya apakah anak mereka bisa sekolah, bisa berobat ke Puskesmas, apakah nanti bisa berkembang maju, bisa hidup layak dan sejahtera di daerah transmigrasi.

“Di lokasi transmigrasi nantinya para transmigran akan mendapat berbagai fasilitas dari mulai rumah hingga pekerjaan dari negara, akan disediakan tanah, rumah untuk tempat tinggal, benih, dan alat pertanian kalau dia petani. Kalau dia nelayan akan disediakan kapal dan perlengkapan melaut,” papar Marwan.

Fasilitas untuk Transmigran

Dia menjelaskan, luas tanah yang akan diberikan kepada setiap Kepala Keluarga (KK) sekitar 0,25 hektare, diberikan gratis. Untuk perkebunan akan diberikan tanah 3 hektare per kepala keluarga, diberikan dengan biaya terjangkau dan bisa dicicil. Baik tanah pekarangan maupun tanah usaha perkebunan akan diberikan dengan status hak milik (SHM).

Selain rumah dan tanah, para transmigran juga akan mendapat bantuan perbekalan Rp 3,5 juta per KK per bulan selama 18 bulan. Sebelum usahanya stabil. Tapi bantuan tidak diberikan dalam bentuk uang tunai, melainkan dalam bentuk beras, lauk pauk, dan sebagainya.

Pemerintah juga akan membangun infrastruktur di kawasan permukiman transmigrasi, tempat ibadah, sekolah, sarana medis, dan sarana prasarana pendukung lainnya, sehingga warga transmigran dapat menggarap lahan dengan tenang dan produktif.

“Anak-anaknya bisa bersekolah dengan baik, mendapat layanan kesehatan memadai, bisa melaksanakan kegiatan sosial dan keagamaannya dengan nyaman,” ujar Marwan.

Keluarga transmigran juga diberi kesempatan untuk menambah penghasilan dengan mengembangkan berbagai usaha kreatif seperti industri kerajinan rumahan.

“Saya sangat optimis, melalui promosi yang tepat ditambah dukungan pemerintah daerah, program transmigrasi akan menarik banyak warga masyarakat yang ingin merubah nasibnya menjadi lebih baik, daripada jadi TKI di negeri orang,” tandas Menteri Marwan. (Sun/Rmn)

Sumber : Liputan6

Menteri Tjahjo Tantang Ahok Tutup Rumah Sakit Penolak Pasien

072781300_1423037877-tjahjo_4

BESTPROFIT FUTURES MALANG (23/6) – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyoroti beberapa program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada Ultah ke-488 Ibukota. Salah satunya di bidang kesehatan. Dia menantang Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok untuk tegas menutup rumah sakit.

Penutupan rumah sakit ini bukan tanpa alasan. Politisi PDIP itu meminta Ahok tidak segan menutup rumah sakit yang menolak pasien.

“Perlu ada sanksi tegas menutup rumah sakit kalau ada yang menolak warga,” kata Tjahjo di DPRD DKI Jakarta, Senin (22/6/2015).

Masalah kesehatan memang menjadi sorotan Tjahjo untuk DKI Jakarta. Meski Ahok sudah membangun rumah sakit tipe D di tingkat kecamatan serta optimalisasi RSUD, nyatanya masih saja ada kasus penolakan pasien, khususnya pemegang BPJS.

“Di bidang kesehatan ini juga penting. Jangan sampai ada satu pun warga DKI Jakarta ditolak rumah sakit,” pungkas Tjahjo.

Sebut saja penolakan terhadap pegawai Harian Nasional, Okky, yang ditusuk oleh perampok tidak jauh dari kantornya, Oktober 2014. Lima rumah sakit di Jakarta menolaknya dengan alasan tidak memiliki alat lengkap.

Dia akhirnya ditangani setelah dibawa ke rumah sakit yang keenam, RSPAD Gatot Soebroto. (Bob/Ans)

Sumber : Liputan6