PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Korea

Kospi Senin Pagi Bergerak Lemah dan Rendah

Ilustrasi_IHSG_5
BESTPROFIT FUTURES MALANG (17/8) – Mengawali perdagangan saham pekan ini (17/8) di bursa saham Korea Selatan pasca libur panjang bursa dibuka dengan indeks flat atau sama dengan penutupan perdagangan hari Kamis pekan lalu. Namun setelah bursa dibuka saham bergerak lemah oleh aksi profit taking khususnya oleh investor asing.

Perdagangan pagi dibuka dengan pergerakan saham unggulan yang mixed, seperti saham Posco anjlok 1,1 persen dan saham Samsung Electronics yang berencana merilis produk barunya minggu ini turun   0,4 persen. Dan pergerakan positif dipimpin oleh saham Kepco yang naik 1,2 persen.

Indeks Kospi dibuka flat di posisi 1991,05  namun kini indeks sedang turun hingga 0,16 di posisi 1980,94. Pekan lalu perdagangan terakhir berhasil capai posisi tertinggi di level 1.9990,70 poin dan terendah pada posisi 1.966,02 poin.
Demikian juga dengan indeks berjangkanya sempat dibuka naik tipis di 238,40 namun kini anjlok cukup signifikan ke posisi 236,90 setelah pekan lalu ditutup di  237.32 poin dengan  penguatan tertinggi pada posisi 238.38 poin dan pelemahan terendah pada 235,79 poin.
Untuk perdagangan hari ini, analyst Vibiz research Center memperkirakan Kospi akan tetap di posisi zona merah dengan sepinya arahan dalam negeri sehingga mendorong aksi profit taking. Indeks berjangka hari ini diperkirakan akan bergerak di level support 236,55 – 235,40.

Kospi Sepekan Berpotensi Melemah Kembali

kospi-700x357

BESTPROFIT FUTURES MALANG (20/7) – Meskipun buruknya data harga produsen dalam negeri yang dirilis oleh Bank of Korea diakhir pekan ketiga bulan Juli belum mampu menekan lonjakan sahm-saham lapis biru yang sudah memperkuat bursa Korsel diawal pekan.

Lonjakan saham blue chip tersebut dikarenakan respon dari aksi merger antara dua anak perusahaan Samsung Electronics yakni saham Samsung C&T serta saham Cheil Industries, yang dimana kedua anak perusahaan tersebut adalah inti dari saham Samsung Electronics. Selain itu turut diperkuat oleh sentimen positif dari laporan pengangguran Korsel yang dirilis oleh badan pusat Statistik Korsel dibulan Juni yang lalu dengan berhasil bertahan pada 3.9%.

Secara keseluruhan dipergerakan indeks Kospi pada pekan tersebut berhasil berhasil memangkas pelemahan diperdagangan sebelumnya, dengan berakhirmelonjak signifikan sebesar 45.62 poin atau 2.19%, dengan menjadi 2.076,79 poin dari posisi penutupan diperdagangan pekan sebelumnya pada 2.031,17 poin dan berhasil mencetak level tertinggi pada 2.101,21 poin dan terendah pada 2.030,20 poin.

Begitu pula dengan pergerakan indeks Kos[i berjangka pada pekan yang sama, berhasil ditutup melambung tinggi sebesar 3.40 poin atau 1.35%, dengan menjadi 250.23 poin dari posisi penutupan diperdagangan pekan sebelumnya pada 246.83 poin dan berhasil mencapai posisi tertinggi dipekan yang sama pada posisi 253.13 poin dan terendah pada 246.63 poin.

Sedangkan penguat bursa saham pekan tersebut masih diperkuat oleh saham Samsung Electronics, saham Hyundai Motor, saham KIA Motor, Saham Daewoo Securities, saham Samsung Securities, saham Samsung C&T, saham Cheiil Industries, serta saham LG Electronics.

Tampak pada perdagangan bursa Korsel dipekan nanti akan berpotensi mengalami pelemahan kembali, yang dikarenakan masih dibawah bayang-bayang sentimen negatif dalam negeri, berupa data PDB Korsel Q2 serta data Consumer Confidence Korsel dibulan Juli nanti, dengan indikasi hasil yang kembali negatif.

Namun secara teknikal dipergerakan indeks Kospi pada pekan ketiga yang lalu, dengan time frame Daily MA5 atas BB10, namun pada indikator Stochastic daily yang menunjukan adanya indikasi pelemahan lanjutan diperdagangan selanjutnya, sedangkan pada time frame weekkly dengan MA5 bawah BB10 serta pada indikator Stochastic weekly yang menunjukan adanya upaya pelemahan, maka Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan indeks Kospi selamam pekan keempat bulan Juli nanti akan memiliki range normal pada level support pada 248.25 poin dengan MA5 bawah BB10 weekly dan support dua pada 245.70 poin dengan MA5 bawah BB10 weekly serta level resistance pertama pada 251.50 poin dengan MA5 bawah BB10 weekly dan resistance kedua pada 253.45 poin dengan MA5 bawah BB10 weekly.

 

Sumber : Vibiznews