PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Kaya

Modal Nekat, Pria Ini Kini Masuk Jajaran Orang Terkaya Dunia

075167300_1426428774-christos

BESTPROFIT FUTURES MALANG (16/3) – Pantang menyerah dan tekad yang kuat merupakan dua modal utama Christos Lazari untuk menjadi salah satu miliarder terkaya di dunia. Di usia 16 tahun, dia meninggalkan keluarganya di kota kecil di Siprus dan pindah ke London.

Saat itu, Lazari yang baru berusia 16 tahun hanya berbekal 20 pound sterling di sakunya.

“Saya merasa bahwa rumput di London selalu lebih hijau dari manapun. Saya tak perlu berpikir dua kali untuk pindah ke sana meski tanpa uang,” ujarnya seperti dikutip dari laman Forbes, Senin (16/3/2015).

Kala itu, demi memenuhi keperluannya, Lazari mencuci piring kotor dan melayani pengunjung restoran. Semua itu dia lakukan untuk menabung demi pendidikannya.

Setelah uangnya cukup dia lantas mendaftar ke London Fashion Design. Dia lantas membuat label fashion sendiri, Drendie Girl.

Di awal, bisnisnya tentu tak lancar dan terhalang banyak hambatan. Tapi dia akhirnya mampu menjadi salah satu riteler di High Street London.

Tapi pada 1978, dia merasa itu waktu yang tepat untuk diversifikasi. Dia lantas megnambil untung dari penjualannya dan mulai menanam saham di bisnis properti.

Lazari, yang perusahaan investasinya kini memiliki properti seluas 2,64 juta kaki persegi telah menjadi salah satu miliarder terkaya di dunia. Dia menjadi salah satu dari 290 miliarder baru tahun ini. Sebagian besar propertinya terdiri dari ruang perkantoran. (Sis/Ndw)SiskS

Sumber : Liputan6

Orang Kaya Afrika Kehilangan US$ 7 Miliar

Miliarder+lotere+bunuh+diri+1

BESTPROFIT FUTURES MALANG (30/12) – Aliko Dangote, salah satu orang terkaya di Afrika harus menelan pil pahit. Bagaimana tidak, sampai penghujung tahun ini harus kehilangan sebagian besar kekayaannya yang mencapai US$ 7,8 miliar terhitung sejak Februari 2014.

Dikutip dari laman Forbes, Selasa (30/12/2014), kekayaan miliarder asal Nigeria ini menyusut karena imbas pelemahan Naira mata uang negara tersebut.

Dalam laporan tersebut, beberapa minggu lalu Bank Sentral Nigeria mengumumkan adanya depresiasi Naira terhadap dolar. Naira kini diperdagangkan pada N187 per dolar. Mata uang Naira sempat berada di level N165 per dolar AS pada November.

Depresiasi nilai tukar Naira digadang karena melemahnya harga minyak internasional. Selain itu, pelemahan nilai tukar Naira membuat kinerja sejumlah perusahaan di Nigeria memburuk yang kemudian berimbas pada harga saham.

Tengok saja saham Dangote Cement diperdagangkan pada N215 per saham pada awal November, kemudian terjun bebas sampai N165.

Nilai kepemilikan saham Dangote yang semula bernilai US$ 25 miliar turun menjadi US$ 17,2 miliar. Sebagian besar terjadi pada awal November dimana nilainya berada pada US$ 21,6 miliar terjun bebas sampai US$ 4,4 miliar.

“Ini dipicu sentimen negatif pasar karena investor asing dan institusi menghentikan dana, yang  memegang saham-saham di perusahaan sebagai besar telah melarikan diri dari posisi mereka,” kata Analis Keuangan Ugrode Obi-Chukwu. (Amd/Ahm)

Sumber : Liputan6

Jadi Pengusaha Super Kaya, Pria Ini Malah Tak Bahagia

056227300_1417356674-Chamath_Palihapitiya

BESTPROFIT FUTURES MALANG (1/12) – Ungkapan uang tak menjamin kebahagiaan kini tampak dibenarkan banyak orang kaya. Salah satunya adalah pengusaha super kaya Chamath Palihapitiya yang merasa kekayaan tak membuatnya hidup bahagia.

Mengutip laman Business Insider, Senin (1/12/2014), dulunya, pendiri Social+Capital Partnership ini merupakan imigran asal Kanada ini hidup jauh dari kekayaan dan tinggal bersama ayahnya yang tidak memiliki pekerjaan. Merasa diabaikan oleh teman-temannya yang kaya, sejak kecil Palihapitiya hanya mengejar satu impian.

Mimpinya hanya satu, mencoba sebisa mungkin untuk tidak hidup miskin. Dia juga pernah terobsesi untuk menjadi salah satu miliarder ternama di dunia.

“Saya hidup sangat miskin. Saya pernah sangat-sangat ingin menjadi kaya. Tapi itu dulu, saat saya ingin dunia berkembang seperti yang saya inginkan,” kisahnya.

Mungkin karena obsesinya, Palihapitiya dengan cepat menjadi salah satu pengusaha teknologi paling sukses dalam usia sangat muda. Saat baru menginjak 26 tahun, dia menjadi Vice President termuda sepanjang sejarah AOL.

Dia juga pernah bekerja di Facebook pada 2007 dan menjadi eksekutif senior terlama yang bekerja di perusahaan tersebut.

Selama menjalani karirnya, dia benar-benar menjauh dari kemiskinan dengan harta hampir bernilai US$ 1 miliar.

Tapi saat dia berhasil menjadi kaya raya Palihapitiya justru merasa seluruh hartanya tak membuat dia bahagia. Padahal dulu dia berpikir, kekayaan dapat membuatnya merasa sangat bahagia.

Dia menjelaskan, jika dengan hartanya dia tidak bisa melakukan sesuatu yang lebih bermakna, maka dia tak akan pernah merasakan kebahagiaan sesungguhnya.

“Yang paling penting, saya sadar, bahwa saya perlu melakukan hal yang lebih berguna setelah menjadi kaya. Kaya hanyalah jembatan untuk melakukan sesuatu yang lebih besar dan dapat membantu orang lain,” tandasnya.

Sumber : Liputan6