PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Kaya

PT Bestprofit | Bill Gates Tak Lagi Jadi Orang Terkaya di Dunia

Best Profit Bestprofit PT Bestprofit

PT Bestprofit (05/02) – Untuk pertama kalinya sejak lima tahun terakhir, Bill Gates tergeser dari posisinya sebagai orang terkaya di dunia. Baru-baru ini, lembaga riset kekayaan global asal China, Hurun Research Institute merilis daftar peringkat 2.694 miliarder dari 68 negara di dunia dan nama Gates tidak berada di urutan pertama.

Melansir laman khaleejtimes.com, Minggu (4/3/2018), hasil riset bertajuk Hurun Global Rich List 2018 tersebut mencatat Jeff Bezos sebagai miliarder terkaya di dunia dengan total kekayaan mencapai US$ 123 miliar.

Tahun ini, Bezos berhasil menambahkan total US$ 51 miliar ke dalam jumlah kekayaannya. Sementara itu, salah satu miliarder tertua Warren Buffet tercatat berada di posisi kedua dengan peningkatan kekayaan sebesar 31 persen dari tahun sebelumnya.

Tak lagi berada di posisi pertama, Bill Gates ternyata berada di urutan ketiga daftar orang terkaya dunia versi Hurun. Bezos berhasil menembus urutan pertama orang terkaya dunia setelah saham Amazon meningkat tajam sebear 70 persen dibanding tahun lalu. pt bestprofit

Sementara Buffett yang berada di posisi kedua setelah total harta kekayaannya melebihi nilai US$ 100 miliar. Gates sendiri turun ke posisi ketiga setelah mendonasikan saham Microsoft senilai US$ 4,6 miliar ke yayasan miliknya.

Meski begitu, harta kekayaan Gates tercatat meningkat sebesar 11 persen menjadi US$ 90 miliar. “Untuk pertama kalinya dalam lima tahun, Gates bukan lagi orang terkaya di planet ini,” tulis keterangan Hurun Report.

Laporan yang baru dirilis ini menyebutkan, total kekayaan seluruh orang terkaya dunia mencapai jumlah yang fantastis senilai US$ 10,5 triliun. Itu setara dengan 13,2 persen dari produk domestik bruto (PDB) global.

“Tak pernah ada kekayaan sebanyak ini yang dimiliki hanya segelintir orang di dunia. Pencapaian yang luar biasa dari para miliarder, sebanyak 1508 orang meningkatkan kekayaannya dan terdapat 567 wajah baru dalam daftar ini,” tutur pimpinan penelitian Hurun Report, Rupert Hoogewerf.¬†pt bestprofit

Tahun ini, jumlah miliarder dari China juga berhasil melampaui total yang dimiliki Amerika Serikat yakni 819 banding 571 orang. Dua tahun lalu, selisih kedua negara tersebut sangat tipis dan terus saling susul.

“Para miliarder di China sedang mengalami periode kewirausahaan yang luar biasa. Negara tersbut berhasil menambah 210 miliarder hanya dalam waktu setahun,” terang Hoogewerf.

Sementara India terlihat semakin berkembang setelah berhasil menambah 31 miliarder di negaranya. Saat Ini India menjadi negara ketiga dengan jumlah miliarder terbanyak di dunia.

Sekadar informasi, Hurun Research Report mengurutkan total kekayaan 2.694 miliarder dari 2.157 perusahaan di 68 negara. pt bestprofit

Sumber : Liputan6

Rahasia Orang Terkaya Dunia Mendulang Kesuksesan

Best Profit Bestprofit PT Bestprofit

BESTPROFIT FUTURES MALANG (29/6) – Jadi orang kaya mungkin impian hampir semua orang. Namun perlu diketahui, orang terkaya di dunia tidak mendapat kekayaannya dari warisan. Mereka mengumpulkan kekayaan itu dari karir kewirausahaan yang panjang.

Itu juga termasuk di dalamnya dengan penemuan atau teknologi yang baru namun mengganggu pada awalnya seperti komputer dan ponsel.

Setiap tantangan mesti dilewati oleh orang-orang terkaya di dunia tersebut, lantas bagaimana orang-orang kaya itu melewatinya? Dikutip dari Fool.com, Senin (29/6/2015), berikut rahasia orang terkaya dunia dalam mengumpulkan pundi-pundi kekayaanya.

1. Bill Gates

Total kekayaan: US$ 79,2 miliar

Kekayaan Bill Gates dibangun dari Microsoft. Pada 1975, Gates bersama dengan sahabatnya Paul Allen menawarkan perangkat lunak (software) untuk PC, telah mengubah cara hidup masyarakat dunia hingga era modern seperti sekarang ini. Selama 40 tahun penjualan Microsoft untuk perangkat lunak membawanya menjadi orang terkaya di planet ini.

Antara 1978-1981, Microsoft berkembang pesat. Karyawannya bertambah dari 25 menjadi 128 orang. Pendapatannya melesat dari US$ 4 juta menjadi US$ 16 juta. Pertengahan 1981, Gates dan Allen mengukuhkan Microsoft sebagai perusahaan resmi. Gates ditunjuk sebagai presiden dan CEO sementara Allen menjadi wakil presiden eksekutif.

Dua tahun kemudian bisnisnya merambah pasar global seperti Inggris dan Jepang. Tak hanya itu lebih dari 30% komputer di dunia menjalankan software buatan Microsoft.

Namun, membangun bisnis itu bukan tanpa risiko. Banyak yang meragukan usaha yang dibangun Gates bakal langgeng. Sebut saja pionir bisnis server Digital Equipment Corporation di tahun 1970-an yang mengatakan ‘tidak alasan individu untuk memiliki komputer di rumahnya’.

Tentu Gates selalu memperhatikan penantangnya di masa lalu dan keberanian bertaruh untuk sifat transformatif. Hal tersebut terbayar sudah atas kekayaannya yang diterima saat ini dan bisa dijadikan pelajaran setiap orang.

2. Carlos Slim

Total kekayaan: US$ 77,1 miliar

Slim memegang kendali konglomerasi bisnis Meksiko, termasuk di dalamnya perusahaan  ponsel terbesar America Movil.

Awalnya, dia hanya seorang insinyur, yang dengan pelatihan akhirnya dia menjadi pedagang saham di Meksiko awal 1960-an. Slim kemudian mendirikan perusahaan pialang sendiri dengan mengakuisisi perusaan pembotolan.

Seterusnya, dia mendirikan Grupo Carso yakni induk perusahaan untuk berbagai bisnis. Di mana perusahaan tersebut yang memperoleh keuntungan harga murah dari krisis peso pada tahun 1980.

Sekarang 220 bisnisnya mewakili 40 persen perusahaan yang tercatat di bursa. Lalu kekayaan bersihnya setara 7 persen dari PDB Meksiko.

Mencari keuntungan dari kelemahan tidak mudah. Dalam hal ini, Slim menunjukkan bahwa investasi dengan cara ini sangat sukses.

3. Warren Buffett

Total Kekayaan: US$ 72,7 miliar

Buffett terkenal dengan nasihat investasinya yang sederhana yaitu lebih baik menaruh perhatian pada berlian daripada memiliki semua berlian imitasi.

Dia menjalankan bisnis dari nol, mulai dari seorang penjual koran, penjaga mesin pinball dan broker. Namun pekerjaannya di Benjamin Graham membentuk disiplin investasinya.

Setelah kelaur dari Graham dia membangun perusahaan investasi sendiri. Buffett belajar dari kesalahan untuk membeli perusahaan kelas dua semata-mata karena murah.

Berkat kemauannya untuk mengubah cara pandang tersebut, dia berhasil membangun bisnis kelas pertama termasuk di dalamnya raksasa asuransi GEICO dan kereta api Burlington Northern.

Buffett tetap menjadi investor saham yang aktif dan bersedia mengambil perusahaan besar. (Amd/Ndw)

Sumber : Liputan6

Orang Terkaya Dunia Titip Pesan Buat Para Pelajar

095366800_1425451337-bill

BESTPROFIT FUTURES MALANG (5/6) – Dengan harta mencapai US$ 79,6 miliar, orang terkaya di dunia, Bill Gates bahkan tidak menyandang gelar sarjana. Padahal pendidikan tinggi selalu menjadi indikator mencapai kesuksesan bagi sebagian besar orang lain. Meski kaya raya tanpa lulus kuliah, bukan berarti Gates mengabaikan pentingnya pendidikan.

“Walaupun saya keluar dari kampus dan beruntung bisa membangun karir di bidang rekayasa perangkat lunak (software), tapi gelar sarjana penting untuk lebih memastikan jalan kesuksesan Anda,” kata Gates seperti dilansir dari CNN Money, Jumat (5/6/2015).

Beruntung, merupakan kata yang ditekankan Gates, pria yang keluar dari Harvard pada 1975 itu. Dirinya merasa beruntung saat mendirikan Microsoft dan menjadi orang terkaya di dunia. Dia bahkan merupakan salah satu sosok paling kaya sepanjang sejarah Amerika Serikat.

Gates menjelaskan, gelar sarjana tak hanya membantu para lulusan mencari pekerjaan bergaji tinggi tapi juga mendorong perekonomian AS secara keseluruhan. AS memang diprediksi akan mengalami penurunan jumlah tenaga kerja terampil hingga 11 juta orang pada 2025.

Menurutnya, dua pertiga dari seluruh pekerjaan itu membutuhkan jenjang pendidikan cukup tinggi. Banyak siswa yang terjerat utang, merasa terkekang dengan sistem pendidikan dan tidak mampu membayar biaya kuliah.

Dia berjanji, ke depan yayasan yang didirikannya akan berkomitmen membuat para generasi muda lebih mudah mengenyam pendidikan di perguruan tinggi. Selain itu, dia juga ingin pendidikan di universitas menjadi lebih terjangkau.(Sis/Nrm)

Sumber : Liputan6