PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Internet

Berapa Kecepatan Rata-rata Internet – PT BESTPROFIT FUTURES

026528700_1443693251-ilustrasi_kecepatan_download_internet_-_foto_freepik

BESTPROFIT FUTURES (18/8) – Penetrasi internet di Indonesia saat ini masih dalam fase pertumbuhan, baik internet mobile maupun broadband.

Namun, di era mobile saat ini, koneksi internet seluler atau lewat ponsel sangat diandalkan pengguna. Setidaknya di kota-kota besar, pengguna sudah bisa menikmati internet mobile.

Lalu, berapakah rata-rata kecepatan internet di Indonesia?

Laporan OpenSignal bertajuk Global State of Mobile Networks periode 1 Mei-23 Juli 2016 mencatat, kecepatan internet mobile di Tanah Air berkisar 5,37 Mbps.

Jika diurutkan, Indonesia berada di posisi ke-68, unggul tipis dari India di posisi ke-72 dengan kecepatan 5,30 Mbps. bestprofit futures

Perlu diketahui, angka ini merupakan rata-rata berdasarkan kecepatan dan ketersediaan 3G dan 4G di Tanah Air.

Kecepatan internet mobile tertinggi masih diungguli Korea Selatan sebesar 41,34 Mbps, diikuti Singapura 31,19 Mbps, dan Hungaria 26,15 Mbps.

“Untuk negara dengan kecepatan LTE tinggi, tapi rendah cakupan, total kecepatan rata-ratanya rendah dibandingkan negara yang kecepatan internetnya biasa saja, namun cakupan 4G tinggi,” jelas laporan tersebut, Kamis (18/8/2016).

Riset mengungkap bahwa urutan terbawah rata-rata berasal dari negara berkembang di mana pembangunan infrastruktur jaringan belum sebesar negara-negara maju. Misalnya saja, Bangladesh, Etiopia, Vietnam, dan Filipina.

Sekadar informasi, OpenSignal menggunakan lebih dari 12,3 miliar data sampel dan 822.556 sampel pengguna di 95 negara di seluruh dunia. BESTPROFIT FUTURES

(Cas/Isk)

Sumber : Liputan6

Ini Alasan Mesir Larang Layanan Internet Gratis Facebook

Best Profit Bestprofit PT Bestprofit

BESTPROFIT FUTURES MALANG (4/4) – Layanan internet gratis dari Facebook, beberapa waktu lalu dilarang oleh pemerintah Mesir. Dikutip dari laman The Verge, Minggu (3/4/2016), larangan Free Basics bukan terkait dengan net neutrality atau internet netral.

The Verge yang mengutip Reuters menyebutkan, jejaring sosial besutan Mark Zuckerberg itu menolak memberikan izin kepada pemerintah Mesir untuk memata-matai pengguna internet Free Basics. Karena alasan itulah, Free Basics dilarang beroperasi di sana.

Ketika layanan ini ditutup pada Desember lalu, pemerintah Mesir menyebut bahwa izin untuk menyelenggarakan layanan internet gratis hanya diberikan kepada operator telepon Elisalat Egypt.3

Sumber anonim Reuters tidak menyebutkan secara rinci tentang tuntutan pemerintah terhadap Facebook terkait dengan praktik-praktik keamanan berinternet.

Namun, disebutkan bahwa lebih dari 3 juta orang Mesir mendaftarkan diri untuk mengakses layanan Free Basics. Facebook mengklaim, dari jumlah tersebut, 1 juta orang di antaranya menggunakan internet untuk pertama kali dalam hidup mereka.

Tidak hanya di Mesir, layanan Free Basic juga menghadapi kecaman di negara-negara lain. Misalnya India yang melarang Facebook melanjutkan layanan internet gratis setelah regulator telekomunikasi nasional-nya memutuskan Free Basics melanggar internet netral.

Free Basics sendiri memberikan akses kepada pengguna untuk membuka laman web tertentu tanpa membayar data yang digunakan. Tidak hanya itu, laman internet yang dimaksud sebelumnya sudah dipilih oleh Facebook dengan masukan dari operator yang menawarkan layanan.

Perusahaan jejaring sosial berusia 14 tahun itu menganggap bahwa layanan Free Basics merupakan bagian upaya kemanusiaan. Sebab, banyak orang dapat mengakses informasi kesehatan hingga laporan cuaca penting.

Pada sisi lain, layanan tersebut juga dapat mengakses data penggunanya. Meski begitu, 37 negara lainnya masih mengizinkan Free Basics beroperasi.

(Tin/Cas)

AS Ingatkan Peningkatan Serangan Internet

1715502

BESTPROFIT FUTURES MALANG (29/10) – Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA), Richard Ledgett, memperingatkan terjadinya peningkatan bahaya merusak serangan internet dari sejumlah negara.

Dia mengatakan kepada BBC, “Jika Anda tersambung dengan internet, Anda rapuh terhadap para penyerang negara-bangsa yang agresif.”

Ledgett mengatakan berbagai negara perlu mengidentifikasi batas yang tidak bisa dilanggar.

Pejabat keamanan AS ini mengatakan berbagai lembaga menjadi sasaran dengan jumlahnya yang mencapai sampai ‘ratusan’, ikut membahas pembocoran yang dilakukan Edward Snowden. Sebagian dari mereka telah mengubah cara bekerjanya.

Kantor Ledgett di lantai delapan markas NSA di Fort Meade dipenuhi dengan pajangan tentang sejarah pembuatan dan pembocoran kode, mulai dari sistem Perang Saudara Amerika sampai ke mesin Enigma Jerman yang diadaptasi pihak Jepang.

Bahkan terdapat alat pembuka kode dari puing-puing Pesawat Angkasa Luar Challenger.

Tetapi tantangan modern dunia maya yang sekarang ini menjadi inti dari misi ganda NSA, yaitu melindungi komunikasi pemerintah yang peka dan mengumpulkan data intelijen musuh Amerika.

Sumber: bbcindonesia