PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Inggris

Data Ekonomi Inggris Bikin Wall Street | PT BESTPROFIT FUTURES

Best Profit Bestprofit PT Bestprofit

BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES (28/10) – Data pertumbuhan Inggris menyebabkan aktivitas penjualan utang pemerintah capai level tertinggi secara harian dan mendorong imbal hasil acuan obligasi dunia lebih tinggi pada Kamis, menyusul ekspektasi mereda bagi Bank of England untuk menurunkan suku bunga.

Wall Street ditutup lebih rendah, tergelincir dalam sesi berombak setelah putaran terbaru dari laporan pendapatan. Kerugian di Comcast dan saham konsumen mengimbangi keuntungan di sektor kesehatan, sementara saham Eropa tergelincir dan dolar AS menguat terhadap mahkota Swedia dan yen Jepang.

Data resmi menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Inggris melambat hanya sedikit dalam tiga bulan setelah memutuskan untuk keluar dari Uni Eropa. Tumbuh 0,5 persen antara Juli dan September, sentuhan kurang dari kuartal kedua ini 0,7 persen, cukup untuk memicu kekhawatiran tentang dampak ekonomi langsung menyusul keputusan Brexit.

“Semakin kuat (gross Data domestik) di Inggris telah memberi bobot lebih lanjut untuk spekulasi bahwa BoE tidak akan memberikan stimulus lebih lanjut dalam waktu dekat,” kata Rabobank strategi Richard McGuire dilansir dari reuters, Jumat (28/10/2016).

Dow Jones Industrial Average jatuh 29,65 poin atau 0,16 persen ke level 18.169,68. Sementara S&P500 kehilangan 6,39 poin atau 0,3 persen ke level 2.1333 dan Nasdaq Composite turun 34,29 poin atau 0,65 persen ke level 5.215,97.

Sektor yang sensitif terhadap suku bunga ini juga berusaha di tengah kenaikan obligasi. S&P real estate turun 2,45 persen dan tetap berada di jalur penurunan mereka dalam 5 pekan terakhir.

Sumber : Liputan6

Inggris Masih Jadi Duri Kerjasama | PT BESTPROFIT FUTURES

3EFB2B35-201C-4113-B7B5-B5E0773064BC_w987_r1_s

BESTPROFIT FUTURES (28/9) – Meskipun baru-baru ini memisahkan diri dari Uni Eropa, Inggris masih akan menentang setiap upaya aliansi itu untuk membentuk pasukan militernya sendiri, kata Menteri Pertahanan Inggris Michael Fallon, Selasa (27/9).

Kami akan terus menentang gagasan tentang militer Uni Eropa atau markas besar militer Uni Eropa yang hanya akan merusak NATO, kata Fallon dalam pertemuan Uni Eropa di Bratislava.

Komentar Fallon itu diberikan selagi negara-negara anggota Uni Eropa berusaha menuntaskan sebuah peta jalan baru bagi kerjasama militer aliansi beranggotakan 28 negara itu.

Perancis dan Jerman mendorong proposal itu, yang akan meliputi peningkatan pengeluaran pada misi-misi militer, meningkatkan partisipasi Uni Eropa dalam upaya pemelihaaraan perdamaian di seluruh dunia dan bekerja sama untuk memerangi serangan dunia maya.

Fallon mengatakan ia menentang gagasan militer Uni Eropa, tetapi tidak akan memveto rencana kerjasama militer itu karena apa yang disebutnya tidak ada mayoritas untuk mendukungnya.

Inggris telah lama menentang rencana tersebut karena khawatir akan pasukan Eropa yang kuat yang dikendalikan dari Brussels. Menteri Pertahanan Jerman Ursula von der Leyen dan Menteri Pertahanan Prancis Jean-Yves Le Drian menepis kekhawatiran Fallon itu dan mengatakan tidak ada rencana untuk membentuk militer Eropa.

Fallon mengatakan Inggris akan terus mendukung pertahanan Eropa melalui NATO, meskipunada rencana keluar dari Uni Eropa, dan mengatakan lebih banyak pasukan Inggris akan ditempatkan di Estonia dan Polandia tahun depan.

Sumber: voaindonesia

Pound raih gain harian terbesar pasca

url

BESTPROFIT FUTURES (15/7) – Pound Inggris berada di jalur untuk keuntungan harian terbesar pasca Brexit pada hari Kamis setelah Bank of England mengejutkan investor dengan mempertahankan suku bunga tidak berubah.

Sterling melonjak hampir ke level $ 1,35 setelah keputusan kebijakan BOE, namun memangkas keuntungan terhadap dolar setelah menguatnya data tenaga kerja dan inflasi AS. Pound dibeli di level $ 1,3333 akhir Kamis di New York, naik 1,7% dari level $ 1,3119 pada akhir Rabu.

Bank of England mengatakan akan menunggu data lebih lanjut tentang dampak ekonomi dari referendum 23 Juni lalu dimana Inggris memutuskan untuk keluar dari keanggotaan Uni Eropa sebelum memutuskan apakah akan menurunkan suku bunga. Sebagian besar anggota komite kebijakan moneter berharap untuk melakukan pelonggaran kebijakan pada bulan Agustus nanti, disaat mereka merilis rangkaian baru perkiraan ekonomi sebagai bagian dari laporan inflasi kuartalan mereka, kata pernyataan itu.

Dolar berada di level ¥ 105,43 pada hari Kamis, naik 1,3% dari level 104,12 ¥ pada akhir Rabu. Terhadap euro, greenback diperdagangkan di level $ 1,1123 akhir Kamis, dibandingkan dengan $ 1,1098 pada akhir Rabu.

Sterling melonjak hampir ke level $ 1,35 setelah keputusan kebijakan BOE, namun memangkas keuntungan terhadap dolar setelah menguatnya data tenaga kerja dan inflasi AS. Pound dibeli di level $ 1,3333 akhir Kamis di New York, naik 1,7% dari level $ 1,3119 pada akhir Rabu.

Bank of England mengatakan akan menunggu data lebih lanjut tentang dampak ekonomi dari referendum 23 Juni lalu dimana Inggris memutuskan untuk keluar dari keanggotaan Uni Eropa sebelum memutuskan apakah akan menurunkan suku bunga. Sebagian besar anggota komite kebijakan moneter berharap untuk melakukan pelonggaran kebijakan pada bulan Agustus nanti, disaat mereka merilis rangkaian baru perkiraan ekonomi sebagai bagian dari laporan inflasi kuartalan mereka, kata pernyataan itu. BESTPROFIT FUTURES

Sumber: MarketWatch