PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Inflasi

Best Profit | Harga Emas Naik Dekati Posisi Tertinggi

best profit bestprofit pt bestprofit

Best Profit (21/6) – Harga emas melonjak mendekati posisi puncak dalam enam tahun, usai Federal Reserve Amerika Serikat (AS) mengisyaratkan siap untuk memotong suku bunga pada awal bulan depan untuk mendorong pertumbuhan, yang memicu penurunan tajam Dolar.

Melansir laman Reuters, Jumat (21/6/2019), harga emas di pasar spot melonjak 2,2 persen menjadi USD 1.390,38 per ons. Harga emas sempat menyentuh USD 1.392,84, tertinggi sejak awal September 2013. Adapun harga emas berjangka AS naik 3,6 persen menjadi USD 1.396,90 per ounce. best profit

“Harapan sangat tinggi untuk Fed dan pasar memperkirakan ini,” kata Ryan Giannotto, Direktur Penelitian GraniteShares dengan mengacu pada pernyataan The Fed.

Dia mengatakan, suku bunga yang lebih rendah mengurangi imbal hasil bagi pemegang investasi non bullion. Ini juga membebani dolar yang membuat harga emas lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya. best profit

The Fed pada hari Rabu mengisyaratkan pemangkasan suku bunga dimulai pada awal Juli. Bank Sentral ini siap untuk memerangi risiko ekonomi global dan domestik yang tumbuh karena meningkatnya ketegangan perdagangan dan kekhawatiran tentang inflasi yang lemah.

Para pejabat tinggi Tiongkok dan AS akan melanjutkan pembicaraan perdagangan sesuai dengan keinginan para pemimpinnya. Ini setelah negosiasi untuk mencapai kesepakatan perdagangan pada bulan lalu gagal. best profit

“Emas akhir-akhir ini didukung ketidakpastian perdagangan dan pertumbuhan, yang melemahkan Dolar AS, menyebabkan penguatan obligasi dan mendorong volatilitas pasar ekuitas,” kata analis UBS dalam sebuah catatan.

Dolar turun 0,5 persen terhadap sekeranjang rivalnya menjadi 96,64, menempatkannya di jalur untuk penurunan dua hari terbesar sejak Februari 2018. Emas dalam dolar Australia berada pada titik tertinggi sepanjang masa. best profit

Adapun harga perak naik 2 persen menjadi USD 15,46 per ons, tertinggi dalam lebih dari 12 minggu. Harga Platinum turun menjadi USD 808,00 per ons dan paladium turun 0,8 persen menjadi USD 1.488,50 per ons.

The Fed pada hari Rabu mengisyaratkan pemangkasan suku bunga dimulai pada awal Juli. Bank Sentral ini siap untuk memerangi risiko ekonomi global dan domestik yang tumbuh karena meningkatnya ketegangan perdagangan dan kekhawatiran tentang inflasi yang lemah. best profit

Sumber : Liputan6

Best Profit | Emas Rebound Karena Dukungan Data Inflasi AS

PT bestprofit Best Profit Bestprofit

Best Profit (1/4) – Harga emas dan perak membukukan keuntungan koreksi yang moderat pada awal perdagangan sesi AS pada hari Jumat minggu lalu, setelah mengalami kerugian yang tajam pada hari Kamis dimana dalam semalam emas jatuh ke kerendahan tiga minggu, sementara perak menyentuh kerendahan tiga bulan. Sebagian data inflasi AS yang lemah juga membantu kenaikan pada pasar metal berharga. Emas berjangka bulan April terakhir naik $6.10 per ons pada $1,295.90. Perak Comex bulan Mei terakhir naik $0.122 pada $15.09 per ons. best profit

Laporan belanja dan penghasilan pribadi AS untuk bulan Februari muncul naik 0.2%, yang adalah sesuai dengan ekspektasi pasar. Indeks harga “personal consumption expenditure” muncul di 0.1% dari bulen Desember dan naik 1.8% YoY. “Personal spending” di bulan Januari muncul dibawah daripada yang diperkirakan, hanya naik 0.1% dari bulan Desember. Angka-angka ini masuk dalam kategori kebijakan moneter AS yang “dovish” yang tidak ingin melihat tingkat bunga AS naik segera. Harga metal naik setelah berita ini tersebar. best profit

Indeks saham Asia dan Eropa kebanyakan menguat semalam Jumat. Indeks saham AS mengarah sedikit lebih tinggi pada saat pembukaan sesi New York dimulai. Pada hari Jumat minggu lalu, hari perdagangan terakhir pada minggu dan juga bulan bahkan kuartal, yang membuatnya menjadi hari perdagangan yang ekstra penting dari perspektif tehnikal dan grafik. Para trader dan investor menunjukkan sedikit lebih banyak minat terhadap resiko pada akhir minggu lalu, yang membuat naik pasar saham dunia namun membuat terbenamnya pasar perak dan emas yang “safe-haven”.best profit

Pembicaraan perdagangan tingkat tinggi antara AS dengan Cina diadakan di Beijing pada hari Kamis dan Jumat minggu lalu. Sekretaris Treasury Steven Mnuchin mengatakan pembicaraan itu produktif. Namun, Larry Kudlow, penasehat ekonomi Presiden Trump mengatakan pada hari Kamis setiap kesepakatan perdagangan final kemungkinan akan melewati waktu berbulan-bulan. Tidak ada konsensus yang jelas dipasar mengenai hasil akhir dari pembicaraan perdagangan AS-Cina, yang berarti ketika setiap hasil akhir diumumkan kemungkinan akan menyebabkan paling sedikit suatu volatilitas di sebagian pasar. best profit

Hal lain diluar pasar adalah indeks dolar AS yang naik lebih tinggi dan menyentuh ketinggian 2,5 minggu pada hari Jumat minggu lalu. USDX kembali berada di ketinggian beberapa bulan yang terjadi baru-baru ini. Sementara harga minyak mentah Nymex naik dan diperdagangkan disekitar $60.00 per barel.

Secara tehnikal, obyektif kenaikan harga emas selanjutnya adalah menembus “resistance” yang solid di $1,324.50 setelah melewati $1,300.00 dan kemudian $1,311.10. Sedangkan obyektif penuruan harga emas selanjutnya adalah menembus “support” yang solid di $1,280.80 setelah melewati $1,286.10. best profit

Sumber : Vibiznews

best profit

Inflasi Rendah Dorong Penguatan Wall | PT Bestprofit Malang

Best Profit Bestprofit PT Bestprofit

PT Bestprofit Malang (17/8) – Indeks saham Amerika Serikat atau Wall Street ditutup naik tipis pada penutupan perdagangan Rabu kemarin. Kekhawatiran meningkat atas agenda Presiden Donald Trump dan beberapa catatan dari pertemuan Federal Reserve terbaru, para pembuat kebijakan khawatir tentang inflasi yang lemah.

Wall Street masih rapuh menyusul pernyataan The Federal Reserve, yang menunjukkan pembuat kebijakan Semakin mewaspadai inflasi lemah baru-baru ini. Beberapa orang meminta penghentian kenaikan suku bunga lebih lanjut sampai jelas bahwa trennya bersifat sementara.

“Reaksi terhadap pernyataan itu beragam, investor khawatir inflasi tidak mencapai target the Fed dan bahwa Fed mungkin akan mengencangkan terlalu dini,” kata Bucky Hellwig, wakil presiden senior di BB & T Wealth Management di Birmingham, Alabama.

Pada saat yang sama, itu bisa mendorong kenaikan suku bunga berikutnya, yang akan mendukung saham, katanya seperti dilansir dari Reuters, Kamis (17/8/2017).

Investor telah menyaksikan penurunan inflasi dalam beberapa bulan terakhir, yang berada di bawah target 2 persen Fed.

Pembuat kebijakan Fed dengan suara bulat memutuskan untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan mereka di 25-26 Juli.

Dow Jones Industrial Average naik 25,88 poin atau 0,12 persen untuk menutup perdagngan di level 22.024,87, kemudian S&P 500 menambahkan 3,5 poin atau 0,14 persen ke level 2.468,11 dan Nasdaq menambahkan 12,1 poin ke level 6.345,11.

Sumber : Liputan6