PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Industri

RI-AS Dorong Kerja Sama di Industri Tekstil | Bestprofit

024462500_1444741706-20151013-Aktivitas-Pekerja-Tekstil-Garmen-Jakarta-09

Bestprofit (23/3) – Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Joseph R Donovan, JR mendorong peningkatan kerja sama industri AS dan Indonesia. Fokus yang diutamakan adalah industri tekstil di mana AS merupakan pemasok utama kapas.

Hal tersebut dikatakan Joseph dalam pertemuan dengan sejumlah pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API).

“Pertemuan kali ini akan ada masukan-masukan dari kalangan pengusaha tekstil di Indonesia untuk nantinya dituangkan melalui perjanjian kerja sama antara pemerintah kedua negara,” ujar dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (22/3/2017).

Dia menjelaskan, nilai ekspor kapas AS ke Indonesia sebesar US$ 350 juta di 2016. Angka tersebut merupakan yang terbesar dibanding negara lain.

“Hal ini tentunya memberikan dampak positif bagi Indonesia dengan terciptanya lapangan kerja lebih luas,” kata Joseph.

Sementara itu, Direktur Jenderal Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Achmad Sigit Dwiwahjono menyatakan pemerintah berencana mempercepat adanya kesepakatan kedua negara. Pasalnya Indonesia memiliki penyedia bahan baku produk industri.

“Tujuannya untuk mempermudah pelaku industri kecil dan menengah (IKM) mendapatkan bahan baku dengan harga yang terjangkau,” kata Sigit.

Sedangkan Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Ade Sudrajat mengungkapkan, industri tekstil saat ini menghadapi persoalan di sisi eksternal. Dalam hal ini dari segi geografis Indonesia lokasinya paling jauh dibandingkan negara-negara pesaing, membuat biaya logistik menjadi lebih tinggi.

“Solusinya harus ada perbaikan di sisi internal dalam hal ini asosiasi telah meminta agar biaya energi dapat ditekan seperti harga gas di bawah US$ 6, serta listrik di bawah harga pesaing,” ungkap Ade.

Dia uga mengatakan, salah satu yang menjadi kendala untuk efisiensi adalah masih ada 87 persen mesin industri tekstil belum direstrukturisasi. “Kalau semuanya sudah direstrukturisasi akan membuat daya saing industri tekstil menjadi lebih baik,” tandas dia.

Sumber : Liputan6

Aneka Gas Industri Tawarkan 25 Persen | PT BESTPROFIT FUTURES

IPO+Saham-1-ok

BESTPROFIT FUTURES (22/8) – PT Aneka Gas Industri Tbk, salah satu perusahaan yang bergerak di usaha produksi, memasarkan, dan menjual berbagai macam gas untuk industri akan melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) dengan menawarkan 766,66 juta saham ke publik dengan nilai nominal Rp 500.

Jumlah IPO itu 25 persen dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan setelah IPO. Perseroan juga mengadakan program alokasi saham karyawan atau employee stock allocation (ESA) sebanyak-banyaknya sebesar 10 persen dari jumlah saham yang ditawarkan atau sebanyak-banyaknya 76,66 juta saham.

Tak hanya itu, perseroan juga menjalankan program opsi kepemilikan saham kepada manajemen dan karyawan (MESOP) sebanyak-banyaknya 306,66 juta saham atau sekitar 10 persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh. bestprofit futures

Dana hasil IPO antara lain digunakan sekitar 40 persen untuk pembiayaan belanja modal dalam rangka penambahan gas plant, dan peremajaan pabrik, 40 persen untuk pembayaran pinjaman, dan 20 persen untuk modal kerja perseroan dan anak usaha.

Penjamin pelaksana emisi efek antara lain PT DBS Vickers Securities Indonesia, PT Mandiri Sekuritas, dan PT RHB Securities Indonesia.

Adapun perkiraan jadwal IPO antara lain masa penawaran awal pada 22 Agustus-5 September 2016. Pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 16 September 2016, masa penawaran umum pada 19-22 September 2016, penjatahan pada 26 September 2016. Selain itu, distribusi dan pengembalian uang pesanan pada 27 September 2016 dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 28 September 2016. BESTPROFIT FUTURES

Sumber : Liputan6

Sektor Industri Gain, Saham Asia Diperdagangkan Dekat 3-Minggu Tertinggi

IHSG-3-ok
BESTPROFIT FUTURES MALANG (28/12) – Saham Asia menguat, dengan ukuran indeks acuan daerah diperdagangkan dekat 3-minggu tertingginya, terkait sektor industri dan keuangan yang memimpin kenaikan.
Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,1 persen menjadi 131,37 pada 09:28 pagi di Tokyo. Pasar di Australia dan Selandia Baru ditutup untuk liburan. Saham Asia siap untuk turun 4,7 persen tahun ini untuk penurunan back-to-back pertama sejak 2002 di tengah perlambatan pertumbuhan China dan gejolak dalam komoditas.
Minyak mentah berjangka melonjak 9,7 persen pekan lalu, yang terbesar dalam empat bulan, terkait persediaan menurun dan dan pengebor yang hentikan pengeborannya.
Indeks MSCI Asia Pacific bersiap untuk penurunan 0,3 persen pada Desember, dan naik 6,1 persen kuartal ini. The Fed menaikkan suku bunga AS bulan ini untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade dan mengisyaratkan kecepatan secara bertahap untuk peningkatan di masa depan.
Indeks Topix Jepang naik 0,3 persen pada hari Senin. produksi industri nasional turun 1 persen pada November dari bulan sebelumnya, menurut sebuah laporan yang diterbitkan menjelang dibukanya pasar. Penurunan tersebut dua kali lebih besar seperti yang telah diprediksi ekonom. Penjualan ritel turun 2,5 persen dari bulan ke bulan.
Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,2 persen, dibuka setelah liburan hari Jumat. Pasar di China dan Hong Kong belum memulai perdagangannya.
Saham China membukukan kenaikan minggu keduanya di minggu lalu, dipimpin oleh real estate dan perusahaan konsumen, di tengah spekulasi bahwa pemerintah akan mengambil langkah-langkah lebih untuk membendung perlambatan ekonomi. Indeks Shanghai Composite naik 1,4 persen pada pekan ini.
Sumber: Bloomberg