PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: index

Saham Jepang Naik Terkait Penguatan Minyak; Bursa Berjangka AS Stabil

Ilustrasi+IHSG-OK

BESTPROFIT FUTURES MALANG (28/12) – Saham Jepang menguat setelah indeks Topix membukukan penurunan mingguan terpanjang beruntun dalam hampir dua tahun terakhir. Indeks ekuitas berjangka AS sedikit berubah setelah lonjakan mingguan terbesar dalam harga minyak sejak Agustus membantu indeks Standard & Poor 500 menghapus penurunan untuk tahun ini.

Topix naik setelah catatkan penurunan mingguan kelima berturut-turut. S & P 500 berjangka mengisyaratkan bahwa saham AS dapat memperpanjang keuntungan setelah lonjakan bahan material dan saham energi mendorong indeks sebesar 2,8 persen pada minggu yang pendek. Minyak West Texas Intermediate berjangka melonjak 9,7 persen pekan lalu setelah persediaan minyak mentah AS menurun dan pengebor tidak melakukan pengeboran. Pasar di Australia, Selandia Baru dan Inggris tetap ditutup hari ini.

Topix naik 0,5 persen pada 09:03 di Tokyo, dengan hanya empat dari 33 industri yang turun. Indeks Kospi Korea Selatan sedikit berubah.

Sumber: Bloomberg

Indeks Berjangka Asia Turun Terkait Kecemasan Baru Atas Ekonomi China

nikkei-700x357
BESTPROFIT FUTURES MALANG (14/10) – Kecemasan baru yang muncul terhadap ekonomi China terus dirasakan di pasar keuangan Rabu, dengan indeks saham berjangka AS dan Jepang melemah begitu juga dengan tembaga dan mata uang Australia jelang rilisnya data harga dari ekonomi terbesar di Asia.
Ekuitas global memangkas reli terpanjangnya sejak Februari pada hari Selasa karena saham Asia melemah dan indeks Standard & Poor 500 turun dari level tertingginya tujuh minggu di tengah melemahnya  impor di China. Kontrak berjangka memprediksi penurunan saham lebih lanjut di Tokyo, dan Seoul terkait ekuitas Australia yang memperpanjang penurunannya, sementara yen berada di dekat level tertingginya 1 1/2-minggu. Aussie, dengan China sebagai penentu arah ekonomi yang memberikan negara-negara tersebut ‘hubungan perdagangan, penurunan pada hari kedua setelah menghentikan reli terpanjangnya sejak 2009. Tembaga berjangka turun minyak diadakan di bawah $ 47 per barel.
Kekhawatiran atas China memicu kemerosotan terburuk pada kuartal lalu untuk ekuitas global sejak 2011. Di Jepang, indeks berjangka Nikkie 225 Stock Average ditawar turun sebesar 0,5 persen di pra-pasar Osaka ke 18.120, dengan yen pada 119,76 per dolar setelah dua hari sebelumnya mengalami kenaikan. Kontrak pada indeks yang berdenominasi yen sedikit berubah di 18.100 di Chicago, setelah turun dari 1,4 persen pada sesi sebelumnya. Kontrak pada indeks Kospi Korea Selatan turun 0,3 persen di sebagian besar perdagangan baru-baru ini.
Indeks Australia S & P / ASX 200 melemah 0,5 persen dalam beberapa menit pertama perdagangan, jatuh untuk hari ketiga, terkait bank terbesar kedua di negara itu mendorong suku bunga pinjaman- rumah, memicu spekulasi pelonggaran. Selandia Baru melawan tren global, dengan Index S & P / NZX 50 naik 0,4 persen kenaikan pada hari keempat secara berturut-turut.
Di Hong Kong, indeks berjangka pada Hang Seng dan Hang Seng China Enterprises mengisyaratkan penguatan, naik setidaknya 0,1 persen menyusul penurunannya  pada sesi Selasa kemarin. Indeks berjangka FTSE Cina A50 juga naik, naik 0,4 persen di sebagian besar perdagangan baru-baru ini mengikuti penurunan pada dana yang diperdagangkan di bursa terbesar AS yang menelusuri saham Cina Deutsche X-trackers Harvest CSI 300 China A-Shares ETF turun 0,5 persen sesi terakhir, setelah naik 3,7 persen di hari Senin lalu.
Sumber: Bloomberg

Kospi Senin Pagi Bergerak Lemah dan Rendah

Ilustrasi_IHSG_5
BESTPROFIT FUTURES MALANG (17/8) – Mengawali perdagangan saham pekan ini (17/8) di bursa saham Korea Selatan pasca libur panjang bursa dibuka dengan indeks flat atau sama dengan penutupan perdagangan hari Kamis pekan lalu. Namun setelah bursa dibuka saham bergerak lemah oleh aksi profit taking khususnya oleh investor asing.

Perdagangan pagi dibuka dengan pergerakan saham unggulan yang mixed, seperti saham Posco anjlok 1,1 persen dan saham Samsung Electronics yang berencana merilis produk barunya minggu ini turun   0,4 persen. Dan pergerakan positif dipimpin oleh saham Kepco yang naik 1,2 persen.

Indeks Kospi dibuka flat di posisi 1991,05  namun kini indeks sedang turun hingga 0,16 di posisi 1980,94. Pekan lalu perdagangan terakhir berhasil capai posisi tertinggi di level 1.9990,70 poin dan terendah pada posisi 1.966,02 poin.
Demikian juga dengan indeks berjangkanya sempat dibuka naik tipis di 238,40 namun kini anjlok cukup signifikan ke posisi 236,90 setelah pekan lalu ditutup di  237.32 poin dengan  penguatan tertinggi pada posisi 238.38 poin dan pelemahan terendah pada 235,79 poin.
Untuk perdagangan hari ini, analyst Vibiz research Center memperkirakan Kospi akan tetap di posisi zona merah dengan sepinya arahan dalam negeri sehingga mendorong aksi profit taking. Indeks berjangka hari ini diperkirakan akan bergerak di level support 236,55 – 235,40.