PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Hillary Clinton

Didiagnosa Pneumonia, Hillary Clinton | PT BESTPROFIT FUTURES

070293900_1473637950-hillary

BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES (13/9) – Hillary Clinton, calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, sudah menunda perjalanan ke California setelah didiagnosa mengidap pneumonia.

Clinton mengaku tak tahan dengan cuaca panas pada upacara di tugu Serangan 11 September di New York dan kelihatan goyah ketika meninggalkan peringatan tersebut lebih awal.

Tim kampanye Clinton awalnya mengatakan dia merasa terlalu panas dengan cuaca di New York, namun belakangan menyebutkan didiagnosa dengan pneumonia atau radang paru-paru.

Menurut dokter pribadinya Lisa Bardack, Clinton menderita batuk akibat alergi.

“Hari Jumat, dalam evaluasi lebih lanjut atas batuknya yang berkepanjangan, kami mendiagnosanya dengan pneumonia. Dia mendapat antibiotik dan disarankan untuk istirahat dan mengubah jadwalnya,” ujar Lisa seperti dikutip BBC, Senin (12/9/2016).

Namun, dokternya mengatakan dia kini sudah tidak menderita dehidrasi lagi dan berada dalam pemulihan yang baik.

Capres yang akan menghadapi calon dari Partai Republik, Donald Trump ini rencananya akan menuju California selama dua hari. Agendanya antara lain menyampaikan pidato tentang ekonomi, menggalang dana, dan tampil dari acara televisi yang dipandu pembawa acara terkenal Ellen DeGeneres.

Clinton saat ini berusia 68 tahun sementara Donald Trump berusia 70 tahun. Trump sebelumnya pernah menduga bahwa Clinton tidak bugar, dengan mengatakan kepada para pendukungnya bahwa dia kekurangan stamina mental dan jasmani untuk bertugas sebagai presiden.

Namun, Trump mengatakan dirinya berharap Clinton akan segera sembuh. Hal itu disampaikan lewat pernyataan umum pertama sejak saingannya itu didiagnosa menderita radang paru-paru.

Calon Partai Republik tersebut mengatakan kesehatan adalah masalah penting pada kampanye Pemilu AS. Pengusaha ini berjanji akan mengeluarkan informasi khusus tentang keadaan kesehatannya sendiri. BESTPROFIT FUTURES

Sumber : Liputan6

Sakit di Peringatan 9/11, Hillary | PT BESTPROFIT FUTURES

070293900_1473637950-hillary

BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES (12/9) – Kandidat presiden dari Partai Demokrat, Hillary Clinton kepanasan dan sakit saat menghadiri peringatan tragedi 9/11. Dokter yang merawatnya merilis bahwa Hillary telah menderita pneumonia. Dehidrasi memicu radang parunya kambuh.

Dr Lisa Bardack mengatakan, Nyonya Clinton pada hari Jumat lalu didiagnosis pneumonia atau radang paru dan sudah diberi antibiotik. Namun, pada peringatan 9/11 yang ia hadiri, Hillary dehidrasi. Itulah yang memicu tubuhnya kelelahan.

Dilansir BBC, Senin (12/09/2016), dokter mengatakan Hillary telah re-hidrasi dan sudah kembali sehat.

“Sekertaris Hillary sebelumnya mengalami batuk-batuk yang disebabkan oleh alergi. Pada Jumat lalu, saat memeriksa batuknya yang berkepanjangan, kami menemukan bahwa ia menderita pneumonia,” tulis pernyataann Dr Bardack.

“Ia sudah kami beri antibiotik, dan diminta untuk istirahat serta mengatur ulang jadwalnya,” lanjut pernyataann.

Tak jelas apakah Hillary akan tetap pada jadwalnya yang padat, dimulai dengan kampanye pencarian dana di California yang berlangsung pada Senin dan Selasa ini.

Sementara itu, lawan Hillary, Donald Trump dan pengikutnya berkali-kali mengeluarkan teori konspirasi mengenai kesehatan mantan menlu itu.

Pada bulan lalu, Trump menyebut Hillary penyakitan dan sakit jiwa untuk menjadi seorang presiden AS. Namun, di bulan lalu pula, dr Bardack menyatakan bahwa Hillary dalam kondisi sehat dan mampu menjadi orang nomor satu di negeri itu.

Tim kampanye Demokrat menuduh lawannnya sengaja menelurkan teori konspirasi tentang kesehatan Hillary.

Hillary kini berusia 68 tahun, sementara Trump 70 tahun. Jika Trump terpilih jadi Presiden, ia akan menjadi orang nomor satu tertua yang duduk di Gedung Putih. BESTPROFIT FUTURES

Sumber : Liputan6

Hillary Clinton Bertanggung Jawab atas Apa yang Terjadi di Benghazi

U.S. Secretary of State Hillary Clinton delivers remarks at the State Department in Washington on the deaths of U.S. embassy staff in Benghazi in this September 12, 2012 file photo. Clinton said December 19, 2012, she accepted the findings of an independent panel that faulted the State Department over the deadly September attack and had ordered widespread changes to bolster US. Diplomatic security overseas. REUTERS/Gary Cameron/Files   (UNITED STATES - Tags: POLITICS CIVIL UNREST)

BESTPROFIT FUTURES MALANG (23/10) – Hillary Clinton mengatakan dia mengambil tanggung jawab setelah serangan terhadap konsulat AS di Libya pada tahun 2012 yang menewaskan empat orang Amerika.

Dia mengatakan kepada komite Kongres bahwa sebagai sekretaris negara dia memperkenalkan reformasi untuk melindungi staf diplomatik setelah serangan itu.

Ketua komite Trey Gowdy mengatakan: “Kami berutang kepada mereka [para korban] kebenaran”.

Pihak Hillary Clinton mengatakan pada panel yang dipimpin Republik bahwa pihak republic berusahanmerusak namanya seiring pencalonan dirinya untuk untuk nominasi partai Demokrat.

Dalam pembukaan pernyataannya dia mengatakan bahwa dia telah meminta Chris Stevens, salah satu korban dari empat korban tewas, untuk pergi ke Libya sebagai utusan AS.

“Setelah serangan aku berdiri di samping Presiden Obama saat mariner membawa petinya,” katanya.

“Saya bertanggung jawab, dan sebagai bagian dari hal itu, sebelum saya meninggalkan kantor saya meluncurkan reformasi untuk lebih melindungi rakyat kami di lapangan dan membantu mengurangi kemungkinan tragedi lain terjadi di masa depan ‘.

Mantan Sekretaris Negara ini berada di bawah tekanan dari Republik di Kongres seiring ia sedang berjalan untuk nominasi presiden dari Partai Demokrat. (sdm)

Sumber: bbc