PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Harga

PT Bestprofit | Harga Minyak AS Naik 3 Minggu Berturut

PT Bestprofit Bestprofit Best Profit

PT Bestprofit (21/5) –  Harga minyak mentah tergelincir pada akhir pekan, terpicu aksi profit taking menyusul rally harga minyak akibat jatuhnya produksi Venezuela, permintaan global yang kuat dan sanksi AS terhadap Iran.

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS pada akhir pekan berakhir turun 21 sen menjadi $ 71,28 per barel, tetapi membukukan kenaikan minggu ketiga berturut-turut.

Harga minyak mentah berjangka Brent turun 81 sen, atau 1 persen, menjadi $ 78,49 per barel pada pukul 2:29 siang. ET, bersiap untuk kenaikan enam minggu berturut-turut. pt bestprofit

Minyak Brent menembus $ 80 untuk pertama kalinya sejak November 2014 pada hari Kamis, tetapi menyerah hampir semua kenaikan hari dalam perdagangan sore. Investor mengantisipasi lebih banyak keuntungan karena kekhawatiran pasokan, setidaknya dalam jangka pendek. Brent telah menguat sekitar 17 persen sejak awal tahun ini.

Pedagang melihat ke depan untuk pemilihan Venezuela pada hari Minggu, yang kemudian dapat memicu sanksi tambahan AS jika Presiden Nicolas Maduro terpilih kembali untuk masa jabatan enam tahun, meskipun partai oposisi telah memboikot dan dua dari lawannya yang paling populer telah dilarang ikut serta. Proses ini telah dikritik oleh Amerika Serikat, Uni Eropa dan negara-negara Amerika Latin.

Sanksi lebih lanjut dapat menekan pasokan minyak Venezuela lebih lanjut, yang sudah pulih dari kurangnya pemeliharaan dan ketidakmampuan PDVSA yang dikelola negara untuk membayar tagihannya. Baru-baru ini, perusahaan memilih untuk menutup kilangnya di Curacao setelah ConocoPhillips telah menyita minyak karena berusaha untuk mengumpulkan pada putusan pengadilan senilai $ 2 miliar. pt bestprofit

Barclays mengatakan produksi dari Venezuela bisa jatuh di bawah 1 juta barel per hari. Negara ini menghasilkan sekitar 1,4 juta bph pada April, menurut sumber sekunder OPEC.

Produsen utama OPEC Arab Saudi mengatakan pada hari Kamis akan memastikan dunia cukup dipasok dengan minyak seperti konsumen utama India menyatakan frustrasi dengan kenaikan harga.

Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih memanggil Menteri Perminyakan India Dharmendra Pradhan untuk meyakinkannya bahwa mendukung pertumbuhan ekonomi global adalah “salah satu tujuan utama kerajaan,” kata Kementerian Energi Saudi. pt bestprofit

Harga minyak mentah telah mendapat dukungan luas dari pemotongan pasokan sukarela yang dipimpin oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak. Minyak juga didukung oleh pengumuman bulan ini oleh Amerika Serikat bahwa negara itu akan menarik diri dari perjanjian senjata nuklir Iran 2015 dan memperbarui sanksi terhadap anggota OPEC.

Bank investasi AS, Jefferies, mengatakan sanksi terhadap Iran dapat menghapus lebih dari 1 juta bpd dari pasar.

Jumlah kilang minyak AS bertahan stabil di 844 minggu ini setelah naik selama enam minggu berturut-turut, kata perusahaan jasa energi General Electric Co, Baker Hughes. pt bestprofit

Sumber : Vibiznews

Bestprofit | Harga Minyak Bervariasi Tersengat Gerak Dolar AS

PT Bestprofit Bestprofit Best Profit

Bestprofit (22/2) – Harga minyak sedikit berubah menjelang rilis data persediaan minyak Amerika Serikat (AS). Diperkirakan persediaan minyak di AS dan dolar AS menguat dari level terendah pada pekan lalu.

Harga minyak Brent naik 17 sen atau 0,3 persen ke posisi US$ 65,42 per barel usai ditransaksikan di posisi US$ 64,40-US$ 65,53.Sementara itu, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) melemah 11 sen atau 0,2 persen ke posisi US$ 61,88 per barel usai bergerak di kisaran US$ 61,80-US$ 60,92.

Persediaan minyak AS diperkirakan meningkat pada pekan keempat. Pada pekan lalu naik 1,8 juta barel. The American Petroleum Institute dan pemerntah akan rilis data persediaan menjadi perhatian pelaku pasar. Sementara itu, produksi minyak AS juga makin meningkat. “Shale oil US terus naik, dan mendapatkan kesempatan terus naik,” kata Analis EnergiCFRA Research, Stewart Glickman.

Sebelumnya, harga minyak menguat dan produksi juga meningkat mendorong kenaikan investasi di pengeboran dan produksi minyak. Glickman menambahkan, hal tersebut mempengaruhi harga minyak.Produksi minyak mentah AS melampaui 10 juta barel per hari pada November 2017. bestprofit

Ini pertama kali sejak 1970. Kenaikan produsi minyak AS berlanjut itu menghambat usaha the Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) dan produsen lainnya untuk mengurangi persediaan global yang membengkak.

Indeks dolar AS juga pengaruhi harga minyak. Indeks dolar AS mencapai level tertinggi dalam satu minggu usai rilis pertemuan bank sentral AS pada Januari. Dolar AS yang lebih kuat membuat minyak dan komoditas berdenominasi dolar AS lainnya lebih mahal.Selain itu, ada sinyal kelemahan saat kilang bersiap untuk tutup buat pemeliharaan antara musim panas dan dingin juga berdampak ke harga minyak.

Sebelumnya, pendorong kenaikan harga minyak mentah AS karena penurunan persediaan di pusat penyimpanan utama. Selain itu, mendorong kenaikan harga minyak mentah lainnya adalah adanya harapan pelaku pasar bahwa produsen utama minyak dunia akan terus memperluas kerja sama pengendalian produksi.

Mengutip Reuters, Rabu 21 Februari 2018, harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) naik 22 sen atau 0,4 persen menjadi US$ 61,90 per barel. Harga minyak AS sempat reli ke level US$ 62,74 per barel di awal sesi, tertinggi sejak 7 Februari.Sedangkan harga minyak mentah Brent ditutup turun sen atau 0,6 persen, ke level US$ 65,25 per barel setelah diperdagangkan antara US$ 64,78 per barel hingga US$ 65,81 per barel. bestprofit

Kontrak berjangka minyak mentah AS yang paling aktif untuk pengiriman pada April naik 24 sen menjadi US$ 61,79 per barel.

Data dari perusahaan intelijen pasar Genscape menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah di Cushing, Oklahoma, AS, yang merupakan titik utama pengiriman minyak mentah AS turun 2,1 juta barel dalam sepekan kemarin.

Para pedagangn melihat bahwa penurunan tersebut karena pada bulan November lalu adanya kebocoran di pipa Keystone TransCanada sehingga memerlukan waktu untuk perbaikan.

Selain itu, kenaikan harga minyak juga disebabkann karena adanya harapan pelaku pasar bahwa pengendalian produksi negara yang tergabung dalam organisasi pengekspor minyak (OPEC) dan beberapa negara non-OPEC seperti Rusia terus berlanjut sampai di luar batas waktu yang telah ditentukan yaitu akhir 2018. bestprofit

Sumber : Liputan6

Best Profit | Harga Emas Masih Tertekan Penguatan dolar AS

best profit bestprofit pt bestprofit

Best Profit (21/2) – Harga emas kembali tertekan pada perdagangan Selasa karena kenaikan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS). Namun tekanan yang dihadapi emas tak terlalu besar karena adanya dukungan dari ketidakpastian politik mengenai lelang obligasi AS.

Mengutip Reuters, Rabu (21/2/2018), harga emas di pasar spot turun 1,3 persen menjadi US$ 1.328,71 per ounce pada pukul 1.35 siang waktu New York.

Sedangkan kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April turun US$ 25 atau 1,8 persen, ke level US$ 1.331,20 per ounce.

Dolar AS mulai rebound atau kembali naik dari posisi terendah dalam tiga tahun karena ivestor mengabaikan kekhawatiran defisit anggaran AS dan mulai berfokus kepada lelang utang pemerintah AS pada pekan ini. best profit

“Harga emas berada di bawah tekanan dolar AS yang menguat secara signifikan. Selain itu, kenaikan suku bunga juga menjadi tekanan bagi harga emas,” jelas analis RJO Futures, Phillip Streible.

Departemen Keuangan AS akan menjual lebih dari US$ 250 miliar utang baru pada minggu ini, yang menurut para analis akan menjadi daya tarik utama bagi investor internasional untuk menyimpan aset AS.

Dengan rencana tersebut dolar AS menjadi bahan incaran bagi investor sehingga mengalami kenaikan dan menekan harga emas.

Di awal pekan, analis memperkirakan harga emas akan terus mengalami penguatan pada perdagangan pekan ini seiring dengan tren pelemahan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS). best profit

Harga emas menemukan momentum baru pada pekan lalu karena nilai tukar dolar AS tidak mampu menembus angka resistance dan kemudian terdorong ke level terendah dalam tiga tahun.

Menurut beberapa analis, pelemahan dolar AS menjadi tenaga yang paling signifikan bagi harga emas. Pada penutupan pekan lalu, harga emas berjangka berada di angka US$ 1.355 per ounce, naik 3 persen jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya. Merupakan presentase kenaikan yang terbaik dalam dua tahun.

“Dengan adanya ketidakpastian atau bisa disebut pelemahan nilai tukar dolar AS maka sudah pasti orang akan menyukai emas,” jelas Neil Mellor, analis senior BNY Mellon, dikutip dari Kitco, Senin (19/2/2018).

Mellor melanjutkan sebenarnya ada sentimen negatif pada dolar AS setelah Kongres AS menyetujui adanya aksi pemotongan pajak perusahaan maupun pribadi.

Dengan adanya pengurangan pajak tersebut besar kemungkinan defisit anggaran pemerintah semakin besar sehingga memberikan beban kepada nilai tukar dolar AS.

“Sekarang bertambah dengan adanya ancaman inflasi naik dan ekonomi melambat,” tambah dia. best profit

Sumber : Liputan6