PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Harga

Harga Emas Turun Tertekan Penguatan Dollar AS | Best Profit

278582_ilustrasi-emas-batangan_663_382

Best Profit (8/6) – Harga emas berada di bawah tekanan pada akhir perdagangan Kamis dinihari (08/06) setelah dolar AS menguat terhadap euro karena laporan bahwa Bank Sentral Eropa sedang mempersiapkan proyeksi penurunan inflasi pada hari Kamis.

Dollar AS yang meningkat membuat emas dalam denominasi dolar lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya, yang berpotensi melemahkan permintaan.

Harga emas spot LLG turun 0,73 persen pada $ 1,288.00 per ons pada 1345 GMT. Pada hari Selasa, naik 1,1 persen mencapai level tertinggi sejak November tahun lalu di $ 1.295,97.

Harga emas berjangka A.S. tergelincir 0,2 persen menjadi $ 1,294.2.

Sebelumnya harga emas bertahan di level tertinggi tujuh bulan terpicu ketidakpastian politik terkait pemilihan umum di Inggris dan kesaksian mantan direktur FBI ke Senat A.S.

Tola adalah unit pengukuran tradisional Indiapada 0,375 troy ons. India akhir pekan lalu mengatakan akan mengenakan pajak emas sebesar 3 persen di bawah pungutan penjualan baru yang mulai berlaku pada 1 Juli, lebih rendah dari perkiraan pajak 5 persen.

Di Amerika Serikat, mantan direktur FBI James Comey akan bersaksi pada hari Kamis dapat lebih jauh menekan Presiden Donald Trump dan berpotensi menggagalkan rencananya untuk mengembalikan peraturan dan merombak pajak.

Di Inggris, pasar khawatir partai Konservatif yang berkuasa mungkin tidak mendapatkan mayoritas dalam pemilihan hari Kamis. Perdana Menteri Theresa May ingin meningkatkan mayoritasnya untuk memperkuat tangan Inggris dalam perundingan keluar dengan Uni Eropa.

Pedagang juga melihat ke depan untuk pertemuan Federal Reserve A.S. minggu depan.

Di antara logam mulia lainnya, platinum turun 1,85 persen menjadi $ 945,50 per ons dan paladium turun 2,53 persen menjadi $ 826,90 setelah sebelumnya menyentuh $ 859,80 per ons, tertinggi sejak September 2014.

Platinum digunakan terutama untuk membuat autocatalyst untuk mobil berbahan bakar diesel, sedangkan paladium terutama digunakan untuk autocatalysts pada mobil berbahan bakar bensin.

Perak turun 0,85 persen menjadi $ 17,56 per ons.

Sumber : Vibiznews

Harga Emas Sentuh Level Tertingginya di April | Bestprofit

278582_ilustrasi-emas-batangan_663_382

Bestprofit (6/6) – Harga emas menguat usai naik ke level tertinggi dalam enam minggu terpicu data pekerjaan yang mengecewakan meredam kemungkinan Bank Sentral AS menaikkan tingkat suku bunganya secara agresif.

Meskipun tidak mungkin pula untuk mencegah terjadinya kenaikan suku bunga pada Pertemuan kebijakan Federal Reserve bulan ini.

Melansir laman Reuters, Selasa (6/6/2017), harga emas di pasar Spot stabil di posisi US$ 1.279,11 per ounce usai naik 1,1 persen pada hari Jumat. Harga emas mencapai posisi puncak US$ 1.283,27 di awal sesi, level tertingginya Sejak 21 April. Sementara emas berjangka AS naik 0,2 persen menetap di US$ 1.282,70 per ounce.

Pertumbuhan pekerjaan AS melambat pada Mei dan kenaikan lapangan kerja di dua bulan sebelumnya tidak sekuat data yang dilaporkan. Ini menghilangkan momentum di sektor pekerjaan.

Analis memperkirakan suku bunga berjangka AS akan sedikit berubah sebagai ukuran terkait aktivitas industri jasa yang turun pada Mei. Penurunan untuk pertama kalinya sejak Februari 2016.

Pedagang melihat peluang kemungkinan The Fed menaikkan suku bunganya mencapai 96 persen, pada pertemuan yang berlangsung minggu depan.

Suku bunga yang lebih tinggi akan memberi tekanan pada harga emas. “Laporan data ketenagakerjaan As yang lebih lemah dari perkiraan, saat dirilis pada 2 Juni membuat harga emas menguat. Harga kemungkinan juga belum tentu kembali tergelincir seiring kemungkinan kenaikan suku bunga pada pertemuan FOMC di Juni,” tulis Analis Standard Chartered dalam sebuah catatan.

Sementara harga paladium mencapai level terkuatnya sejak September 2014 di posisi US$ 849,40. Analis UBS Giovanni Staunovo mengatakan bahwa hal itu mungkin terjadi karena faktor teknis telah mendukung paladium dalam beberapa hari terakhir.

Sementara harga Perak mencapai level tertinggi US$ 17,64 per ounce, posisi terkuat sejak 26 April. Platinum sedikit berubah ke posisi US$ 952.

Sumber : Liputan6

Harga Emas Dekati Posisi Tertinggi dalam Sebulan | Bestprofit

278582_ilustrasi-emas-batangan_663_382

Bestprofit (30/5) – Harga emas mendekati posisi tertingginya dalam sebulan seiring pelemahan Dolar Amerika Serikat (AS) dan retret di pasar saham, yang mendorong logam mulia berpegang pada keuntungan di sesi sebelumnya.

Melansir laman Reuters, Selasa (30/5/2017), harga emas di pasar spot berada di posisi US$ 1.266,30 per ounce. Angka ini sedikit berubah dari US$ 1.266,66 pada Jumat pekan lalu. Sementara emas berjangka AS untuk pengiriman Juni turun 0,2 persen ke posisi US$ 1.265,20 per ounce.

Harga emas mencapai posisi tertingginya sejak 1 Mei pada hari Jumat lalu di US$ 1.269,50 per ounce. Ini terpicu investor yang melihat kegelisahan Presiden Donald Trump saat menghadiri pertemuan para pemimpin dunia lainnya di KTT G7.

Investor memutuskan kembali membeli emas batangan sebagai alternatif menjaga aset berisiko tinggi seperti saham. Retret 0,1 persen dalam indeks dolar mendukung harga emas meski bergerak perlahan,seiring para pedagang di Amerika Serikat, London dan Cina yang sedang libur nasional.

“Potensi kenaikan harga terbatas sekarang, tapi dengan berita dari pertemuan G7 dan dolar yang lebih lemah, harga emas sudah naik,” ujar Analis BBLR Thorsten Proettel Said.

Kanselir Jerman Angela Merkel pada pertemuan KTT G7, mengatakan jika Eropa tidak bisa lagi mengandalkan sepenuhnya pada sekutunya. Di bawah tekanan dari G7, Trump menyatakan mendukung perjanjian untuk melawan proteksionisme tetapi menolak mendukung langkah global tentang perubahan iklim, dengan mengatakan jika dirinya perlu lebih banyak waktu untuk memilih.

Di sisi lain, pasar sedang menunggu rencana pertemuan komite Federal Reserve pada bulan depan yang bisa menjadi petunjuk rencana kenaikan suku bunga AS. Memang, emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga AS.

Sementara untuk harga logam mulia lainnya, perak tercatat naik 0,2 persen menjadi US$ 17,38 per ounce, setelah menyentuh posisi tertinggi satu bulan di US$ 17,41.

Harga Platinum 0,3 persen lebih rendah ke US$ 953 sementara
Paladium naik 1,1 persen menjadi US$ 799.

Sumber : Liputan6