PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Harga

PT Bestprofit | Harga Emas Antam Tetap di Rp 628 Ribu per Gram

PT bestprofit Best Profit Bestprofit

PT Bestprofit (19/1) – Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau emas Antam tak berubah atau tetap di Rp 628 ribu per gram pada perdagangan Jumat (19/1/2018).

Harga pembelian kembali atau buyback juga tetap di Rp 561 ribu per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda akan menjual emas, maka Antam akan membelinya di harga Rp 561 ribu per gram.

Pembayaran buyback dengan volume di atas 1 kilogram (kg) akan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi dengan mengacu pada harga buyback hari transaksi.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram. Hingga pukul 08.19 WIB, beberapa ukuran emas Antam tidak tersedia.

Harga emas Antam ini berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta. Sedangkan di gerai penjualan emas Antam lain bisa berbeda. pt bestprofit

Sementara untuk harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram dipatok Rp 6.397.000 atau Rp 639.700 per gram. Sedangkan ukuran 20 gram sekitar Rp 12.395.000 atau Rp 619.750 per gram.

Antam juga mengeluarkan emas edisi Idul Fitri. Untuk ukuran 1 gram dijual di harga Rp 704.000. Ukuran 2 gram di jual Rp 1.292.000 dan 5 gram dijual Rp 3.072.000 .

Antam melalui Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia (UBPP LM) meluncurkan emas batangan edisi Tahun Baru Imlek 2569. Anjing tanah menjadi desain emas batangan Tahun Baru Imlek yang jatuh pada Februari 2018.

Direktur Utama Antam Arie Prabowo Ariotedjo mengatakan, emas merupakan wadah investasi yang menguntungkan. Adanya desain baru ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah dari emas tersebut. pt bestprofit

Emas berdesain khusus ini dibuat dalam kepingan 88 gram. Dengan salah satu sisi bergambar anjing, sementara sisi lain bergambar lampion.

Arie menuturkan, emas batangan ini dicetak secara terbatas hanya 1.000 keping.”Produk dicetak terbatas 1.000 keping saja,” kata dia saat peluncuran di Balai Kartini Jakarta, Kamis (18/1/2018).

Antam segera mendistribusikan emas bergambar anjing ini ke butik-butik miliknya sehingga bisa segera dimiliki masyarakat. Harga emas desain unik ini dibanderol sekitar Rp 55 juta.

Menurut Arie, emas ini akan jadi incaran masyarakat. Selain investasi, emas bergambar anjing ini merupakan barang koleksi karena berdesain khusus.

“Semoga emas batangan Tahun Baru Imlek dapat diterima masyarakat dan mendapat respon positif,” sambungnya.

Sumber : Liputan6

Best Profit | Harga Miyak Turun dari Level Tertinggi dalam

PT Bestprofit Bestprofit Best Profit

Best Profit (17/1) – Harga minyak turun dari level tertinggi dalam tiga tahun pada penutupan perdagangan Selasa (Rabu pagi waktu Jakarta) karena pedagang melakukan aksi ambil untung. Namun permintaan masih cukup besar sehingga pelemahan harga minyak tak jauh dari level US$ 70 per barel.

Mengutip Reuters, Rabu (17/1/2018), harga minyak Brent berjangka turun US$ 1,11 per barel atau 1,6 persen dan menetap di US$ 69,15 per barel. Patokan harga global ini mencapai puncaknya di US$ 70,37 per barel pada perdagangan hari Senin yang merupakan level tertinggi sejak Desember 2014.

Sedangkan harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) berakhir di US$ 63,73 per barel, turun 57 sen atau 0,9 persen. WTI mencapai puncak pada bulan Desember 2014 sebesar US$ 64,89 per barel pada sesi sebelumnya.

Penurunan harga minyak ini merupakan hal yang wajar usai menyentuh level tertinggi. Alasannya, investor atau pelaku pasar tengah merealisasikan keuntungan sehingga melakukan aksi jual.

Pada perdagangan sebelumnya harga minyak mencapai level tertinggi karena terdorong oleh sentimen penurunan produksi dari negara-negara anggota organisasi pengeskpor minyak (OPEC) dan beberapa negara lain di luar OPEC seperti Rusia dan juga karena tingginya angka permintaan. best profit

Impor minyak mentah ke India yang merupakan konsumen minyak terbesar di dunia naik sekitar 1,8 persen pada 2017 kemarin dan menjadi rekor di 4,37 juta barel per hari karena negara tersebut terus meningkatkan kapasitas penyulingan minyaknya.

“Saya rasa memang perlu jeda sedikit untuk mencoba mendorong harga minyak kembali,” jelas analis U.S. Bank Wealth Management, Rob Haworth.

Tim Harga Minyak Indonesia Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, rata-rata harga minyak Indonesia Indonesian Crude Price (ICP) sepanjang 2017 mencapai US$ 51,19 per barel, atau naik 27 persen dibanding 2016 yang mencapai US$ 40,13 per barel.

Seperti yang dikutip dari situs resmi Kementerian ESDM, Selasa (16/1/2018), ‎rata-rata ICP sepanjang 2017 tersebut berdasarkan hasil perhitungan, pada Desember 2017 meningkat dibandingkan bulan sebelumnya.

Saat itu rata-rata ICP naik sebesar US$ 1,56 per barel menjadi US$ 60,90 per barel dari US$ 59,34 per barel pada November 2017, dan merupakan angka tertinggi sepanjang 2017.

Energy Information Administration (EIA) Amerika Serikat menyampaikan, naiknya harga minyak mentah pada beberapa bulan terakhir merupakan dampak penurunan inventory minyak mentah dan bahan bakar cair lainnya secara global sebesar rata-rata 0,4 juta barel per hari pada 2017. best profit

Setelah tingkat inventory minyak mentah dunia menurun pada 2017, EIA memperkirakan inventoryminyak dunia akan naik sebesar 0,2 juta barel per hari pada 2018 dan sebesar 0,3 juta barel per hari pada 2019. Hal tersebut diperkirakan dapat menahan harga minyak dunia pada kisaran US$ 60 per barel.

Kesepakatan OPEC dan Rusia memperpanjang pembatasan produksi hingga akhir 2018, pada general meeting 30 November 2017 lalu di Vienna juga menjadi salah satu pemicu naiknya harga minyak dunia saat ini.

Faktor lain, harga minyak dunia juga dipengaruhi kondisi geopolitik di Timur Tengah yang masih memanas juga meningkatnya permintaan minyak mentah di China yang diikuti peningkatan permintaan minyak solar, minyak tanah, Liquified Petroleum Gas (LPG), minyak bakar dan bensin. best profit

Sumber : Liputan6

Best Profit | Harga Minyak Turun 2 Persen karena Peningkatan

PT Bestprofit Bestprofit Best Profit

Best Profit (15/11) – Harga minyak turun dua persen pada penutupan perdagangan Selasa (Rabu pagi waktu Jakarta) dan menjadi penurunan ketiga berturut-turut karena adanya peningkatan produksi minyak mentah di AS. Selain itu, prospek yang suram mengenai pertumbuhan permintaan global juga membayangi gerak harga minyak.

Analis mencatat bahwa harga minyak juga tertekan oleh aksi jual komoditas global yang dipimpin oleh logam dasar seperti nikel dan tembaga. Aksi jual ini setelah China mengumumkan pertumbuhan perekonomiannya yang lebih rendah dari perkiraan analis.

Mengutip Reuters, Rabu (15/11/2017), harga minyak mentah Brent turun US$ 1,24 atau 2 persen ke level US$ 61.92 per barel. Sementara harga minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) turun US$ 1,16 atau 2 persen ke level US$ 55,60 per barel.

Pengamat pasar komoditas menjelaskan bahwa penurunan tersebut menyebabkan beberapa pelaku pasar yang bertransaksi secara jangka pendek merasa guguk dan kemudian melakukan aksi jual sehingga semakin menekan harga minyak. best profit

International Energy Agency (IEA) dalam laporannya berseberangan dengan organisasi pengekspor minyak (OPEC). Jika IEA sedikit pesimistis sedangkan OPEC sangat optimistis dengan permintaan minyak dunia.

International Energy Agency memangkas perkiraan pertumbuhan permintaan minyak sebesar 100 ribu barel per hari pada tahun ini dan selanjutnya menjadi sekitar 1,5 juta barel per hari di 2017 dan 1,3 juta barel per hari pada 2018.

IEA mengatakan bahwa suhu yang lebih hangat bisa mengurangi konsumsi minyak dunia. Selain itu, produksi yang meningkat tajam dari beberapa negara produsen minyak membawa kembali kelebihan pasokan di paruh pertama 2018.

Pada perdagangan sehari sebelumnya, harga minyak turun terpicu ketegangan di Timur Tengah dan taruhan para manajer investasi yang diimbangi peningkatan produksi minyak di Amerika Serikat (AS). best profit

Ketegangan Timur Tengah beberapa waktu telah mendukung harga minyak di pasar saham, terlepas dari kekhawatiran bahwa output dapat meningkat lebih jauh.

“Kenaikan produksi di Arab Saudi yang menghasilkan lebih dari 10 juta barel per hari akan bertambah. Ini adalah tingkat baru dari risiko geopolitik,” kata John Kilduff Partner dari Again Capital.

Di sisi penawaran, ketegangan di Timur Tengah menimbulkan prospek gangguan. Aksi bersih-bersih oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman adalah salah satu faktor kunci yang meningkatkan kekhawatiran tentang stabilitas politik di produsen minyak terbesar di kawasan ini.

Perhatian regional lainnya termasuk perang di Yaman dan meningkatnya ketegangan antara Arab Saudi dan Iran juga menjadi perhatian investor.

Selain itu, para pedagang juga mengkhawatirka gempa kuat yang melanda Iran dan Irak pada hari Minggu telah mempengaruhi produksi minyak di kawasan ini.

Bahrain mengatakan pada akhir pekan bahwa sebuah ledakan yang menyebabkan kebakaran pada pipa minyak utamanya pada hari Jumat akibat aksi sabotase, yang dilakukan Iran, meski negara ini menolak adanya peran apapun. best profit

Sumber : Liputan6