PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Gold

Emas Alami Gain Setelah Catat Kenaikan Mingguan Pertama Sejak Juni Lalu

emas1

BESTPROFIT FUTURES MALANG (17/8) – Emas kembali berkilau menyusul kenaikan mingguan pertama sejak Juni lalu pasca China meningkatkan cadangan emasnya dan miliarder Stan Druckenmiller membeli logam.

Bullion untuk pengiriman segera naik 0,1 % ke level $ 1,116.32 per ons pada pukul 10:26 pagi di Singapura, menurut harga dari Bloomberg. Logam menguat 1,9 % pada pekan lalu setelah China mendevaluasi mata uang yuan pada 11 Agustus lalu mendorong permintaan safe haven. Itu adalah kenaikan mingguan terbesar sejak bulan Mei.

China mengungkapkan pada hari Jumat bahwa itu dapat mendorong kepemilikan emas sebesar 1,1 % pada bulan Juli. Pengungkapan datang sekitar sebulan setelah negara itu mengakhiri masa selama 6 tahun, mengungkapkan lonjakan sebesar 57 % pada aset sejak tahun 2009. Druckenmiller, mantan ahli strategi utama untuk George Soros, membeli saham SPDR Gold Trust senilai $ 323.6 juta di akhir bulan Juni. Risalah Federal Reserve yang jatuh tempo pada hari Rabu dapat memberikan petunjuk pada waktu kenaikan suku bunga, yang dapat mempengaruhi pergerakan dolar.

Sementara Druckenmiller membeli emas pada kuartal kedua, manajer miliarder hedge-fund John Paulson mengurangi kepemilikannya untuk pertama kali dalam 2 tahun terakhir. Manajer keuangan telah net-short selama 4 minggu beruntun di Comex New York, setelah memasuki fase bearish pada bulan Juli untuk pertama kalinya dalam catatan pemerintah AS sejak tahun 2006. Logam terbaik juga tidak mengharapkan reli berlangsung.

Emas berjangka untuk pengiriman bulan Desember yang diperdagangkan pada level $ 1,115.20 per ons di Comex dari level sebelumnya $ 1,112.70 pada hari Jumat.

Perak untuk pengiriman segera naik 0,2 % ke level $ 15,2782 per ons setelah turun 1,2 % pada Jumat kemarin. Sementara itu, Spot platinum sedikit berubah pada level $ 993,53 per ons, sedangkan paladium turun 0,1 % ke level $ 618,15 per ons. (knc)

Sumber : Bloomberg

Harga Emas Bisa Berbalik Naik Tahun Ini

gold-holdings-758833

BESTPROFIT FUTURES MALANG (13/4) – Akhir pekan lalu, harga emas turun hingga ke US$ 1.200 per ounce. Meski begitu, hasil survei yang digelar Reuters menunjukkan, kepercayaan terhadap emas akan meningkat tahun ini meskipun dalam beberapa tahun terakhir, harganya terus menurun.

Mengutip laman The Daily Stars, Senin (11/4/2015), seperti kebanyakan aset, harga emas butuh waktu untuk bangkit dari keterperukan harganya. Dan di awal 2015, emas memang terus menunjukkan stabilitas harga dari keterpurukan parahnya sepanjang 2013.

Survei tersebut juga menunjukkan prediksi para analis bahwa permintaan emas yang menurun pada 2014 akan segera pulih. Tahun lalu, permintaan emas menurun lantaran pembelian China yang melampaui batas di tahun sebelumnya.

Sementara itu, tahun lalu, para pelaku pasar belum terlalu yakin akan adanya pemulihan harga dalam waktu dekat.

“Ada sinyal yang menunjukkan kepercayaan diri para pelaku pasar terhadap emas mulai kembali. Saat ini harga emas masih melakukan penyesuaian dan memanfaatkan stabilisasi harga sejak November 2014,” tutur para analis dalam survei yang digelar Reuters.

Survei tersebut juga menyinggung kenaikkan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) dalam beberapa bulan terakhir. Kenaikan dolar AS tersebut juga ikut berdampak pada harga komoditas seperti emas.

“Di pasar Barat ini hal yang biasa terjadi, penguatan dolar dan fokus terhadap arah kebijakan The Fed masih menjadi kunci yang ikut mempengaruhi harga emas,” seperti tertera dalam hasil survei tersebut.

Meski begitu, para analis yakin, secara teknis, harga emas mampu menguat kembali tahun ini.

Sumber : Liputan6

Harga Emas LLG Ditutup Naik Mingguan Didukung oleh Pelemahan Dollar AS

gold-pixa-pixa-700x357

BESTPROFIT FUTURES MALANG (23/3) – Harga emas mengakhiri perdagangannya pekan lalu dengan membukukan kenaikan yang mengesankan (23/3). Harga logam mulia harian dan mingguan ditutup naik mantap setelah Fed memberikan outlook yang masih lemah mengenai kenaikan suku bunga acuannya. Bank sentral Amerika Serikat memberikan sinyal bahwa kebijakan untuk menaikkan suku bunga acuan akan berlangsung dengan lambat dan telah menurunkan proyeksi posisi suku bunga di akhir tahun 2015.

Harga emas mengalami kenaikan mingguan terbesar sejak bulan Januari lalu. Pekan lalu harga emas sempat mengalami pelemahan dan mencapai posisi paling rendah dalam empat bulan belakangan di awal minggu. Kekhawatiran mengenai kenaikan suku bunga acuan akan menurunkan permintaan terhadap asset safe haven telah membuat harga logam kuning tertekan.

Akan tetapi Federal Reserve tampaknya masih ragu-ragu untuk menaikkan suku bunga acuan secara drastis. Meskipun sektor tenaga kerja di negara tersebut sudah mengalami pemulihan yang solid Fed masih khawatir dengan kesehatan ekonomi AS secara menyeluruh.

Harga emas spot pada akhir perdagangan Sabtu dini hari ditutup pada posisi 1183,15 dollar per troy ons. Harga mengalami peningkatan dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level 1170,90 dollar. Harga emas spot mengalami kenaikan harian sebesar 12,25 dollar atau setara dengan 1 persen. Sedangkan dibandingkan dengan penutupan perdagangan pekan lalu harga emas spot membukukan kenaikan sebesar 2,42 persen.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga emas spot LLG  hari ini akan kembali mengalami kenaikan. Di awal perdagangan pagi ini harga emas terpantau telah bergerak makin tinggi dan kembali mencapai level tertinggi baru sejak tanggal 6 Maret.

Pada perdagangan hari har ini harga emas berpotensi mengetes level resistance pada posisi 1190 dollar per troy ons. Jika berhasil ditembus harga akan melanjutkan kenaikan lagi ke posisi 1200 dollar. Sedangkan jika terjadi pergerakan yang berbalik melemah harga akan mengetes level support pada posisi 1180 dollar. Jika berhasil ditembus harga akan melanjutkan pelemahan ke posisi 1170 dollar.

Sumber : Vibiznews