PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Global

Bursa Global Bervariasi, Harga Minyak Dan PDB Jadi Sentimen

best profit bestprofit pt bestprofit

BESTPROFIT FUTURES MALANG (16/5) – Bursa global bergerak bervariasi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, dengan bursa AS melemah dan bursa Eropa menguat.

Seperti dikutip dari riset Investa Saran Mandiri, bursa AS ditutup negatif seiring dengan pelemahan harga minyak meski data ekonomi yang dirilis positif.

University of Michigan melaporkan indeks sentimen konsumen melonjak 7,6% menjadi 95,8 dari 89,0 pada bulan April, mematahkan estimasi kenaikan menjadi 90,0 dalam jajak pendapat Reuters. Dow Jones ditutup melemah 1.05%, Nasdaq turun 0.37% dan S&P Indek turun 0.85%.

Adapun pasar saham kawasan Eropa ditutup positif. Gross Domestic Product (GDP) Jerman tumbuh lebih dari dua kali di kuartal pertama tahun ini seiring pengeluaran rumah tangga dan belanja negara yang meningkat. Peningkatan juga terjadi pada investasi di sektor konstruksi dan barang modal dari perdagangan luar negeri.

Destatis,Badan Pusat Statistik Federal Jerman melaporkan ekonomi Jerman tumbuh 0,7% selama kuartal pertama 2016 setelah di kuartal sebelumnya yaitu kuartal IV-2015 hanya tumbuh 0,3%. Angka ini lebih tinggi dari konsensus yang dikeluarkan para ekonomi di polling Reuters yang memprediksi pertumbuhan 0,6%.

Pada perbandingan 12 bulan, PDB tumbuh sebesar 1,1% pada periode Januari-Maret dibandingkan dengan tiga bulan yang sama tahun sebelumnya. FTSE di Inggris ditutup naik 0.56%, DAX Jerman naik 0.92% dan CAC Perancis naik 0.56%.

 

Sumber : bisnis.com

Harga Minyak Turun Terdorong Pasokan Global Meningkat

oill-700x357

BESTPROFIT FUTURES MALANG (26/4) – Harga minyak dunia merosot pada awal pekan ini seiring sinyal kenaikan produksi minyak global. Kenaikan produksi minyak terdorong dari pasokan Irak dan Kuwait.

Pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni melemah US$ 1,09 atau 2,5 persen menjadi US$ 42,64 per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, harga minyak Brent susut 63 sen atau 1,4 persen menjadi US$ 44,48 di London’s ICE Futures Exchange.

Harga minyak tertekan seiring ada sinyal kenaikan produksi minyak global. Produksi minyak Kuwait kembali pulih setelah sejumlah pekerja melakukan mogok kerja. Di sisi lain, produksi minyak Irak juga meningkat.

Arab Saudi juga akan melaporkan penjelasan lengkap soal ekspansi lapangan minyak pada Mei. Akan tetapi, Arab Saudi juga mengumumkan reformasi kebijakan ekonomi, dan ironinya akan mengurangi ketergantungan terhadap minyak.

“Saat pasar minyak masih diliputi pasokan minyak menguat. Kini indikasi baru kenaikan produksi dapat mempengaruhi reli harga minyak,” ujar Tim Evans, Analis Citi Futures, seperti dikutip dari laman Marketwatch, Selasa (26/4/2016).

Pada pekan lalu, harga minyak naik hampir lima persen seiring ada pemogokan kerja di Kuwait. Selain itu, kesepakatan Doha gagal capai kesepakatan untuk stabilkan produksi minyak juga dongkrak harga minyak. Akan tetapi, kini situasinya ada kenaikan produksi minyak global.

“Produksi minyak Kuwait naik signifikan sejak pekan lalu menjadi 3 juta barel per hari. Selain itu ada pembicaraan kalau ekspor minyak juga mencapai rekor baru pada April,” kata Evans.

Sedangkan Saudi Arabian Oil Co juga telah melengkapi ekspansi lapangan minyak Shaybah dengan kapasitas minyak menjadi 1 juta barel per hari dari sebelumnya 750 ribu barel. “Ini artinya ada peningkatan produksi dalam jangka pendek meski jika ini baru hanya tes,” kata Evans. (Ahm/Ndw)

Sumber : Liputan6

Minyak Turun Dari 5 Bulan Tertingginya Ditengah Tanda Meningkatnya Pasokan

best profit bestprofit pt bestprofit

BESTPROFIT FUTURES MALANG (26/4) – Minyak jatuh dari level tertinggi lima bulan di New York di tengah tanda-tanda melimpahnya pasokan minyak global akan berkepanjangan karena produsen di Timur Tengah meningkatkan pasokannya.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni turun $ 1,09, atau 2,5%, untuk menetap di level $ 42,64 per barel di New York Mercantile Exchange. Kontrak naik 1,3% menjadi $ 43,73 pada hari Jumat, penutupan tertinggi sejak 10 November.

Brent untuk pengiriman Juni turun 63 sen, atau 1,4%, ke $ 44,48 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Acuan minyak mentah Eropa dan Afrika lebih tinggi sebesar $ 1,84 dibanding WTI.(yds)

Sumber: Bloomberg