PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Gempa

Kapal Tempur Tiga Negara Evakuasi | PT BESTPROFIT FUTURES

_92463325__92460451_mediaitem92460450-1

BESTPROFIT FUTURES (17/11) – Kapal tempur dari Australia, Kanada dan Amerika Serikat berlayar menuju kota Kaikoura, Selandia Baru, untuk membantu mengevakuasi penduduk setelah terjadi serangkaian gempa bumi dahsyat.

Langkah ini ditempuh karena ribuan penduduk Kaikoura terjebak setelah jalan darat dan infrastruktur lain mengalami rusak berat akibat gempa yang terjadi Senin dini hari (14/11). Aliran listrik dan air putus atau setidaknya terganggu.

Kapal tempur Amerika Serikat USS Sampson tercatat sebagai kapal tempur pertama dari negara itu yang mengunjungi Selandia Baru selama 30 tahun terakhir.

Kapal-kapal tempur asing itu sejatinya berlayar ke Selandia Baru dalam rangka turut merayakan hari jadi Angkatan Laut Selandia Baru ke-75 tetapi kemudian dikerahkan untuk menangani bencana.

Menteri Pertahanan Selandia Baru, Gerry Brownlee, mengatakan bantuan itu ‘mengharukan’. Ditambahkannya bahwa Jepang dan Singapura juga telah menawarkan bantuan.

Helikopter mulai mengangkut korban gempa dari Kaikoura pada Selasa (15/11).

Selain penduduk setempat, orang yang dievakuasi juga meliputi wisatawan mancanegara yang mengunjungi Kaikoura sebagai destinasi populer untuk menyaksikan ikan paus.

Sejauh ini lebih dari 400 orang sudah dievakuasi melalui udara dan laut. Otorita Selandia Baru menargetkan untuk dapat mengangkut semua warga yang ingin mengungsi sebelum malam tiba pada Rabu (16/11), sebagaimana dilaporkan oleh New Zealand Herald.

Dua orang tewas ketika dua gempa yang terjadi bersamaan mengguncang kawasan di dekat Christchurch pada Senin pagi dan kemudian diikuti dengan setidaknya 1.823 gempa susulan.

Sumber : BBC

Gempa Dahsyat Guncang Selandia Baru| PT BESTPROFIT FUTURES

160901182625_quake_640x360_bbc_nocredit

BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES (2/9) – Gempa dahsyat berkekuatan 7,1 magnitudo mengguncang North Island, Selandia Baru, dengan pusat gempa berada di laut.

Survei Geologi Amerika Serikat menyebutkan gempa terjadi pada Jumat dini hari (02/09). Pusat gempa berada sekitar 170 km dari arah barat laut kota Gisborne.

Guncangan berlangsung selama sekitar satu menit. Sejumlah warga menuturkan mereka merasakan guncangan kuat, namun sejauh ini belum ada laporan adanya kerusakan besar.

Otorita setempat meminta penduduk di kawasan Teluk <span >Tologa untuk mengungsi ke tempat-tempat lebih tinggi sebagai antisipasi kemungkinan tsunami.

Namun Pusat Peringatan Tsunami Pasifik di Hawaii mengatakan tidak ada ancaman tsunami akibat gempa ini.

Pihak berwenang juga telah mengoperasikan pusat penanganan darurat, lapor Radio Selandia Baru.

Gempa tidak hanya kali ini mengguncang Selandia Baru. Pada 2011, kota Christchurch di South Island mengalami kerusakan berat akibat gempa bumi 6,3 magnitudo yang menewaskan 185 orang.

Setiap tahun lebih dari 15.000 gempa tercatat di Selandia Baru, tetapi hanya sekitar 150 gempa yang dapat dirasakan karena sebagian besar skala kekuatannya kecil.

Namun Pusat Peringatan Tsunami Pasifik di Hawaii mengatakan tidak ada ancaman tsunami akibat gempa ini.

Pihak berwenang juga telah mengoperasikan pusat penanganan darurat, lapor Radio Selandia Baru.

Gempa tidak hanya kali ini mengguncang Selandia Baru. Pada 2011, kota Christchurch di South Island mengalami kerusakan berat akibat gempa bumi 6,3 magnitudo yang menewaskan 185 orang.

Setiap tahun lebih dari 15.000 gempa tercatat di Selandia Baru, tetapi hanya sekitar 150 gempa yang dapat dirasakan karena sebagian besar skala kekuatannya kecil. BESTPROFIT FUTURES

Sumber: BBC

PM Italia: Korban Gempa 120 Jiwal | PT BESTPROFIT FUTURES

039009100_1472016176-20160824-Gempa-6_2-SR-di-Italia-Telan-Enam-Korban-Jiwa-Reuters-3

BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES (25/8) – Kehancuran terpampang nyata di area pegunungan di Italia tengah, pascagempa 6,2 skala Richter yang terjadi di kedalaman 10 kilometer. Petugas penyelamat kini sedang berpacu dengan waktu, untuk menyelamatkan korban selamat yang masih terjebak di dalam puing-puing batu.

Setidaknya 120 orang dinyatakan meninggal dunia, 368 lainnya mengalami luka dalam musibah tersebut.

“Ini belum angka final,” kata Perdana Menteri Italia, Matteo Renzi  memperingatkan, usai mengumumkan angka korban jiwa dalam tragedi gempa, seperti dikutip dari CNN, Kamis (25/8/2016).

Pujian disampaikan sang pemimpin kepada para relawan dan petugas pertahanan sipil yang bergegas menuju lokasi bencana pada malam buta, menggunakan tangan mereka untuk menggali puing-puing, demi menyelamatkan jiwa orang lain.

“Tak ada keluarga, kota, dan dusun yang akan merasa ditinggalkan dalam bencana ini,” itu janji PM Italia.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Italia, Beatrice Lorenzin mengatakan, di antara korban jiwa adalah anak-anak.

Gempa memang datang tak terduga pada Rabu 24 Agustus 2016 pukul 03.36 waktu setempat, saat sebagian masyarakat sedang terlelap tidur.

Jumlah kematian terbesar, 86 jiwa, terjadi di kota bersejarah Amatrice.

“Kota kami sudah tak bersisa lagi,” itu yang sebelumnya dikatakan Sergio Pirozzi,  Wali kota Amatrice, menggambarkan dua pertiga wilayahnya yang hancur. Banyak orang diyakini masih terjebak di bawah puing-puing.

Petugas penyelamat mengerahkan alat berat atau dengan tangan kosong untuk mencari para korban. Prioritas mereka adalah menemukan dan mengevakuasi mereka yang masih bernyawa.

Seperti halnya di Desa Pescara del Tronto. Masyarakat bersorak saat gadis cilik berusia 8 tahun ditarik hidup-hidup dari reruntuhan rumah. Ia sudah terjebak selama 17 jam di sana.

Namun, tak semua beruntung. Di Accumoli, satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan dua anak mereka yang masih muda meninggal dunia.

Petugas penyelamat dari seluruh negeri dikerahkan ke lokasi terdampak.

Area paling parah berada di wilayah pegunungan dengan akses yang sulit dijangkau. Tenda-tenda sejauh ini telah dibangun untuk menampung para pengungsi.

Sejumlah bangunan yang masih kokoh, seperti gelanggang olahraga, juga digunakan sebagai lokasi penampungan. Beberapa korban gempa adalah mereka yang sedang berlibur di wilayah pegunungan itu.

200 Gempa Susulan

Guncangan gempa pada Rabu dini hari dirasakan kuat hampir di seluruh Italia, dari Bologna di utara hingga Naples di selatan. Setelahnya, puluhan lindu susulan terjadi.

Wilayah terdampak terparah berada di kota-kota atau desa-desa kecil di area pegunungan, pertemuan antara tiga wilayah yakni Umbria, Lazio, dan Le Marche.

Institut Geofisika dan Vokanologi Italia mencatat, ada 200 gempa susulan yang terjadi dari terjadinya gempa utama hingga Rabu pukul 15.00 waktu setempat.

Bukan kali ini saja Italia diguncang gempa. Pada 2009 lalu, gempa dahsyat meenewaskan lebih dari 300 orang di L’Aquila.

Sementara, pada Mei 2012, dua lindu terjadi hanya berselang sembilan hari dan menewaskan lebih dari 20 orang di area Emilia Romagna.

Para ilmuwan mengatakan, aktivitas seismik di kawasan Mediterania  dipicu tumbukan antara lempeng tektonik Afrika dan Eurasia.

Namun, untuk menjelaskan penyebab gempa pada Rabu dini hari dibutuhkan informasi lebih rinci.

Sebab, Laut Tyrrhenian  yang terletak di Italia Barat antara daratan Sardinia dan Corsica perlahan-lahan sedang membuka.

Para ahli berpendapat, hal tersebut juga berkontribusi terhadap ekstensi atau amblesan (pull-apart) di sepanjang Apennines. Tekanan tersebut diperparah pergerakan di wilayah timur, di Adriatik.

Hasilnya adalah sistem sesar utama yang membentang di area pegunungan, dengan serangkaian sesar yang lebih kecil di tepiannya.

Kota-kota seperti Perugia dan L’Aquila di Italia berada di atas area rentan tersebut. BESTPROFIT FUTURES

Sumber : Liputan6