PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Gaji

Gajian Masih Lama, Ini 6 Cara Atur Keuangan | Bestprofit Malang

035498700_1488276143-Rupiah-Melemah-Tipis-Atas-Dolar1

Bestprofit Malang (21/8) – Tidak ada momok yang lebih mengerikan bagi pegawai dibanding harus mengatur keuangan di akhir bulan. Saat ini, biasanya keuangan sudah semakin menipis karena tergerus pengeluaran di awal bulan.

Ketika mengalami hal demikian, artinya harus memeriksa kembali semua pengeluaran. Kebutuhan hidup memang banyak namun uang harus diatur dengan baik, supaya hidup selama sebulan terselamatkan.

Berikut enam cara untuk mengatur keuangan di akhir bulan seperti dilansir dari cheatsheet.com, Senin (21/8/2017)

1. Tahan Hasrat Belanja Pakaian
Pakaian memang penting, tapi mengikuti tren fashion adalah tidak penting. Intinya, selama Anda mengenakan pakaian yang layak, Anda akan baik-baik saja.

2. Buat rincian anggaran
Selanjutnya, Anda bisa membuat rincian anggaran dari daftar kebutuhan yang sudah Anda buat. Tekan pengeluaran seminimal mungkin. Tahan diri Anda untuk mengeluarkan uang untuk keperluan yang tidak terlalu penting.

3. Pakai kartu kredit dengan bijak

Sebagian orang menjuluki kartu kredit dengan sebutan “kartu setan” yang mana sebenarnya disebabkan oleh ketidakmampuan mereka menahan diri untuk belanja. Jika Anda bisa menahan diri dan bersikap kritis, kartu kredit justru bisa menjadi teman Anda yang paling setia di saat susah.

4. Hati-hati dengan pengeluaran kecil

Jajanan murah, barang diskon sampai biaya parkir bisa menjadi penyebab utama kantong jebol pada tengah bulan.

Secara psikologis ketika melihat barang murah justru membuat jadi tidak segan untuk mengeluarkan uang. Tanpa terasa pengeluaran kecil semakin tinggi dan tidak terkontrol. Untuk mencegah pengeluaran membengkak tentunya perlu membuat daftar belanjaan bulanan dan mengurutkannya berdasarkan skala prioritas.

5. Eliminasi pengeluaran yang tak esensial

Pengeluaran yang tidak esensial adalah pengeluaran yang tidak wajib dikeluarkan untuk hidup sehari-hari. Kalau sering menghamburkan uang untuk makan junk food, merokok, atau kegiatan lain yang tidak sehat, Anda bisa coba untuk menguranginya atau bahkan benar-benar menghilangkannya.

Sekarang coba bayangkan kalau berangsur-angsur berhenti merokok dan mengalihkannya ke olahraga jogging setiap pagi. Selain lebih sehat, Anda juga menjadi lebih hemat karena tidak perlu membeli rokok lagi. Lebih mudah memulai dari mengubah gaya hidup sendiri untuk mendapatkan penghematan yang bisa ditabung, bukan?

6. Buat rincian anggaran

Selanjutnya, Anda bisa membuat rincian anggaran dari daftar kebutuhan yang sudah Anda buat. Tekan pengeluaran seminimal mungkin. Tahan diri Anda untuk mengeluarkan uang untuk keperluan yang tidak terlalu penting.

Sumber : Liputan6

Sri Mulyani Bakal Ubah Penerapan Batas Gaji | Best Profit

075563500_1489483575-Pajak1

Best Profit (20/7) – Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati sedang mengkaji perubahan penerapan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP). Alasannya dengan batas gaji bebas pajak yang terlampau tinggi justru akan menggerus basis pajak sehingga implikasinya terhadap rasio pajak atau tax ratio Indonesia.

Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak berkeinginan menjalankan PTKP yang disesuaikan dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) yang berlaku di daerah.

“Kita melakukan kajian yang sangat teliti mengenai apa yang disebut definisi tax ratio. Ini sudah saya minta supaya kalau kita membandingkan tax ratio antar negara konsisten,” ujar Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (20/7/2017).

Sebagai contoh, Ia menuturkan, negara lain memasukkan royalti, pajak daerah, dan keamanan sosial di dalam komponen tax ratio. Dengan melihat hal tersebut, Indonesia tidak bisa dibandingkan dengan negara lain di ASEAN, bahkan di dunia.

“Sebab isi yang kita bandingkan di dalam tax ratio antara Indonesia dan negara lain berbeda. Jadi saya sudah minta kepada Ditjen Pajak untuk melakukan penelitian apa saja yang masuk dalam komponen tax ratio,” ujar dia.

Salah satu perbedaan komponen atau isi dari tax ratio antara Indonesia dan negara lain, Sri Mulyani bilang, bisa dilihat dari kebijakan PTKP. “Semakin tinggi PTKP, maka basis pajak makin sedikit. Apalagi Indonesia sudah menaikkan dua kali PTKP,” ucap dia.

Asal tahu, batas gaji bebas pajak yang berlaku saat ini sebesar Rp 54 juta setahun atau Rp 4,5 juta per bulan. Batasan tersebut naik dari semula Rp 3 juta per bulan atau Rp 36 juta setahun.

“Dibanding negara ASEAN, PTKP kita yang paling tinggi, walaupun pendapatan per kapita kita relatif lebih rendah dari Malaysia, Thailand, bahkan dengan Singapura sekalipun. Indonesia menerapkan PTKP yang tinggi,” Sri Mulyani menjelaskan.

Di samping itu, Ia menambahkan, mengenai kebijakan pungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang mempengaruhi tax ratio. Menurut dia, negara lain mampu mengumpulkan penerimaan PPN bisa lebih tinggi meskipun tarifnya rendah.

“Jadi Ditjen Pajak sekarang tetap melakukan perbaikan reformasi, seperti IT sistem, sumber daya manusia, bisnis proses, dan struktur organisasi,” ujar dia.

“Namun kita ingin menyakinkan apa yang dilakukan Indonesia bisa dibandingkan secara konsisten dengan negara lain sehingga kita tidak seagresif mengejar pajak, tapi kita ingin penerimaan pajak cukup besar supaya mampu membiayai kebutuhan pembangunan,” kata Sri Mulyani.

Untuk diketahui, rasio pajak Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) saat ini baru 10,3 persen. Pemerintah menargetkan rasio pajak bisa menyentuh 16 persen terhadap PDB pada 2019.

Sumber : Liputan6

Penghasilan Anda Tak Tetap? | PT BESTPROFIT FUTURES

016418500_1473345543-FOTO_LIPUTAN6

BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES (12/9) – Mendengar istilah ‘gaji pegawai kantoran’, mungkin kamu langsung terbayang gaji tetap yang diterima setiap bulan. Sebaik apapun yang dilakukan si pekerja, penghasilan bulanan yang mereka tetap segitu aja.

Apakah seluruh pegawai kantoran menerima gaji dengan sistem seperti ini?

Tentunya tidak semua pegawai kantoran mengalami hal tersebut. Banyak divisi tertentu yang pegawainya menerima insentif bulanan, sehingga penghasilan yang diterima per bulan cenderung fluktuatif.

Beberapa industri tertentu seperti perhotelan juga memberlakukan sistem penghasilan tambahan sesuai kinerja perusahaan per bulan tersebut bagi seluruh karyawannya.

Kalau penghasilan Anda fluktuatif, bagaimana cara menabung yang efektifnya? Simak beberapa strategi di bawah ini seperti dikutip

1. Tentukan target

Mula-mula, tentukan jumlah yang ingin Anda tabung. Hal ini akan sangat bergantung dari tujuan tabungan.

Misalnya, Anda ingin menabung untuk pergi berlibur ke negeri seberang dengan target tabungan Rp 24 juta dalam dua tahun ke depan.

Artinya, Anda perlu menabung setidaknya Rp 2 juta per bulan untuk dapat mencapai target tabungan.

2. Detilkan pengeluaran bulanan

Setelah itu, pastikan dulu arus kas keluar Anda setiap bulannya. Dengan begini, nantinya Anda bisa menentukan jumlah tabungan dan besar yang perlu ditabung.

Kelompokkan pengeluaran Anda agar jika diperlukan, Anda bisa mencoba mencari pengeluaran mana yang perlu dihemat untuk mencukupi tabungan.

3. Hitung rata-rata penghasilan

Langkah berikutnya adalah menghitung rata-rata penghasilan. Jika Anda kebetulan masih baru memulai pekerjaan atau usaha ini, maka bisa mencoba membuat proyeksi sederhana atas pemasukan bulanan.

Sebagai contoh, penghasilan bervariasi di antara Rp 4 juta hingga Rp 10 juta per bulan. Namun, kalau Anda hitung rata-ratanya, penghasilan bulanan sekitar Rp 8 juta per bulan.

4. Konsisten

Terakhir, saatnya melaksanakan rencana untuk menabung tersebut. Pada bulan di mana Anda mendapatkan penghasilan di atas rata-rata (Rp 8 juta untuk contoh sebelumnya), maka masukkan lebihnya ke dalam rekening tabungan.

Pada bulan di mana penghasilan Anda justru berada di bawah rata-rata, ada dua hal yang dapat Anda lakukan. Pertama adalah membiarkan jumlah yang ditabung berkurang karena sudah tercukupi saat penghasilan di atas rata-rata.

Kedua adalah memilih pengeluaran mana yang perlu dihemat agar tetap dapat menabung di jumlah yang direncanakan sebelumnya.

Kalau Anda sering menerapkan prinsip hidup hemat dan mempertahankan produktivitas dalam bekerja, strategi menabung ini tentu akan menjadi ampuh. BESTPROFIT FUTURES

Sumber : Liputan6