PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Gadget

Kecanduan Smartphone, Bocah 13 Tahun Masuk | Best Profit

016080400_1478071883-kids-devices_wide-021840fb575f39c6de0522e857c2760137186860

Best Profit (17/4) – Penggunaan gadget seperti smartphone bagi anak-anak memang harus dibatasi. Jika tidak, bisa kecanduan seperti bocah yang satu ini.

Di Amerika Serikat, seorang bocah berusia 13 tahun terpaksa masuk panti rehabilitasi karena sangat ketergantungan dengan smartphone-nya. Kedua orangtuanya pun memboyong sang anak ke panti rehabilitasi “Restart Life Centre” di wilayah Seattle, Amerika Serikat (AS).

Seperti dilansir The Independent, Senin (17/4/2017), panti rehabilitasi ini memiliki program pemulihan intensif bagi anak-anak dan remaja yang tak bisa lepas dari perangkat elektronik. Tak tanggung-tanggung, program pemulihan anak-anak tersebut bisa berlangsung lebih dari delapan tahun.

Hilarie Cash, pendiri Restart Life Center, mengatakan bahwa sejatinya gadget dapat menghibur pengguna, khususnya anak-anak. Hanya saja, penggunaan gadget secara berlebihan bisa menghilangkan naluri alami dari anak.

“Setiap anak memiliki naluri alami, mereka seharusnya bisa bergerak, mengeksplorasi dan berinteraksi sosial lebih dari yang mereka pikir. Cuma, penggunaan gadget membatasinya dan menjadi gap yang besar,” kata Cash.

Cash juga mengungkapkan, survei terbaru yang dilakukan 1.500 orangtua di Inggris. Survei mencatat, anak berusia 7 tahun ternyata sudah mendapat izin untuk menggunakan smartphone, setelahnya ada anak berusia 10 tahun yang juga diperkenankan memakai smartphone dan tablet.

Bahkan, berdasarkan laporan Ofcom pada 2016, 64 persen dari anak berusia 12-15 tahun dan 65 persen dari anak-anak di rentang usia tersebut, mengatakan bahwa mereka sudah berada dalam ‘screen time’, yaitu kondisi di mana selalu memegang smartphone dalam waktu berjam-jam.

Imbauan Orangtua

Karena itu, Cash mengimbau kepada para orangtua agar selalu membatasi durasi anak-anak mereka saat bermain gadget. Orangtua juga harus membahas dampak buruk dan baik dari penggunaan gadget itu sendiri.

Di saat yang sama, Richard Graham, psikiater dari rumah sakit jiwa Inggris berpendapat, orangtua sudah harus sadar akan risiko dari kecanduan smartphone.

“Kita harus lihat, apa perangkat mereka benar menganggu aktivitas? Apa yang membuat mereka bolos sekolah? Ketika anak-anak tak bisa berhenti main gadget, mereka akan kehilangan kendali,” tukasnya.

Sumber : Liputan6

Apple Paling Banyak Raup Untung di Pasar Gadget Dunia

034368100_1423191544-iphone_6

BESTPROFIT FUTURES MALANG (14/7) – Apple dinobatkan sebagai perusahaan yang paling banyak meraup keuntungan di pasar perangkat mobile, menurut riset Canaccord Genuity.

Dipaparkan lebih lanjut, Apple diklaim mampu menguasai hingga 92% dari total keuntungan yang dihasilkan pasar perangkat mobile di kuartal pertama tahun 2015. Sementara Samsung berada di posisi kedua dengan menguasai 15% total keuntungan.

Dalam laporan Canaccord Genuity dijelaskan, keuntungan gabungan Samsung dan Apple tercatat melebihi 100% karena tidak semua vendor mampu mencatatkan keuntungan. Beberapa di antara mereka bahkan mengalami kerugian.

Mengutip laman Wall Street Journall, Selasa (14/7/2015), kunci sukses Apple dalam memperoleh keuntungan di pasar mobile adalah mereka konsisten bermain di segmen pasar premium. Apple selalu menjual produknya dengan harga tinggi, yang stabil dari tiap generasinya.

Bila dikalkulasikan, harga rata produk iPhone secara global di tahun 2014 lalu mencapai US$ 624, sementara harga rata-rata smartphone Android hanya US$ 185.

Apple juga berhasil mencatatkan kenaikan penjualan iPhone sebesar 43% dibanding periode yang sama tahun 2014 lalu.

Apple sendiri terlihat terus memiliki tren positif karena dikabarkan telah memesan suplai iPhone generasi mendatang dalam jumlah lebih banyak daripada yang pernah dipesan sebelumnya.

Di sisi lain, Samsung, HTC, hingga Microsoft diperkirakan mengalami penurunan keuntungan di pasar perangkat mobile karena harus bersaing dengan perangkat Android asal China yang dibanderol dengan harga terjangkau.

(dhi/isk)

Sumber : Liputan6