PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: dolar

Bestprofit | Dolar AS Naik Tipis Terdukung Optimisme

Best Profit Bestprofit PT Bestprofit

Bestprofit (7/12) – Dolar AS naik tipis terhadap sekeranjang mata uang utama pada akhir perdagangan Kamis dinihari (07/12), terdukung optimisme kemajuan undang-undang perpajakan A.S. dan upaya pembuat undang-undang untuk mencegah “government shutdown” A.S. pada hari Sabtu.

Indeks dolar AS, yang mengukur dolar AS terhadap enam mata uang saingan, naik 0,25 persen pada 93,61.

Partai Republik di Dewan Perwakilan Rakyat A.S. mulai mengambil posisi mereka dalam undang-undang pajak akhir pada hari Selasa, beberapa hari menjelang perundingan dengan Senat untuk membentuk paket pajak.

Partai Republik berharap untuk menyetujui undang-undang pajak akhir dan mengirimkannya ke meja Presiden Donald Trump sebelum Natal. Jika berhasil, ini akan menjadi perombakan pajak utama A.S. yang pertama dalam 31 tahun dan kemenangan legislatif Republik besar pertama sejak Trump mulai menjabat pada bulan Januari. bestprofit

Para pemimpin Demokrat di Kongres pada hari Senin menerima sebuah undangan untuk bertemu dengan Trump dan Partai Republik untuk melakukan pembicaraan guna mencegah penutupan, bahkan saat Demokrat mendesak tuntutan pada prioritas pendanaan dan melindungi imigran muda.

Indeks dolar bergerak lebih tinggi setelah data dari prosesor payrolls menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja sektor swasta A.S. mereda pada bulan November bahkan saat sektor manufaktur menambahkan sebagian besar pekerjaan dalam setidaknya 15 tahun.

Dolar melemah 0,30 persen terhadap yen Jepang. bestprofit

Analis menghubungkan beberapa kelemahan dolar terhadap yen terhadap kekhawatiran bahwa pengumuman Trump yang akan datang bahwa Amerika Serikat mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dapat mengancam stabilitas di wilayah tersebut.

Yen cenderung mendapatkan keuntungan selama tekanan geopolitik atau keuangan karena Jepang adalah negara kreditur terbesar di dunia dan ada anggapan bahwa investor Jepang akan memulangkan dana jika terjadi krisis.

Sterling memperpanjang penurunan sebelumnya untuk mencapai level terendah satu minggu setelah editor politik surat kabar Sun mengatakan di Twitter bahwa kesepakatan Brexit tidak mungkin minggu ini.

Sterling melemah 0,53 persen terhadap dolar di $ 1,179.

Dolar Kanada mencapai titik terendah tiga hari terhadap dolar A.S. setelah Bank of Canada mempertahankan suku bunga stabil. bestprofit

Sumber : Vibiznews

Best Profit | Gerak Harga Emas Tergantung Keputusan Reformasi

PT bestprofit Best Profit Bestprofit

Best Profit (20/11) – Harga emas masih akan bergerak campuran pada perdagangan sepekan ke depan. Pelaku pasar sangat menantikan keputusan dari reformasi perpajakan Amerika Serikat (AS) yang sampai saat ini belum ada kejelasan.

Selain itu, harga emas juga akan terpengaruh dengan gerak imbal hasil dari obligasi jangka panjang pemerintah AS. Imbal hasil obligasi ini akan berpengaruh kepada nilai tukar dolar AS dan kemudian berdampak kepada harga emas.

Mengutip Kitco, Senin (20/11/2017), Kepala Analis TD Securities Bart Melek menjelaskan, harga emas diperkirakan akan mendekati angka US$ 1.300 per ounce jika memang imbal hasil dari obligasi pemerintah AS mengalami penurunan.

“Secara teknikal jika dilihat dari kurva yang ada memang terlihat akan terjadi penurunan dalam waktu dekat,” jelas dia.

Hal senada juga dikatakan oleh manajer investasi Incrementum AG Ronald-Peter Stoeferle. Menurutnya, harga emas memperlihatkan kecenderungan naik pada pekan ini meskipun sulit untuk menembus level US$ 1.300 per ounce. best profit

Di luar itu, pelaku pasar saat ini masih menunggu kepastian reformasi perpajakan AS. Ada usulan bahwa terdapat pengurangan pajak korporasi dari saat ini yang ada di angka 35 persen menjadi 20 persen. Namun dengan pengurangan tersebut penerimaan negara pasti berkurang dan harus ada cara untuk menutupinya.

Pada penutupan pekan lalu, harga emas melonjak ke posisi tertinggi dalam satu bulan, terpicu melemahnya Dolar Amerika Serikat (AS), seiring ketidakpastian tentang kemajuan usulan kebijakan pajak yang konon akan menjadi yang terbesar sejak tahun 1980-an.

Melansir laman Reuters, Sabtu (18/11/2017), harga emas di pasar spot naik 1,2 persen menjadi US$ 1,293.53 per ounce. Harga ini berada di jalur kenaikan satu hari terbesar sejak 28 Agustus.

Juga naik ke harga tertinggi sejak 16 Oktober di posisi US$ 1,297. Secara mingguan, harga emas menguat 1,3 persen, kinerja mingguan terkuat sejak pertengahan Oktober.

Sementara harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember stabil naik 1,4 persen di posisi US$ 1.296,50 per ounce. best profit

“Nasib akhir reformasi pajak yang belum jelas di Kongres membuat sentimen berubah tajam terhadap dolar, yang akhirnya memungkinkan emas untuk menguji kunci stabilitas jangka menengahnya di posisi US$ 1.310 awal minggu depan,” kata TaiWong, Kepala Perdagangan Logam Mulia BMO Capital di New York.

“Ada juga banyak kekhawatiran tentang laju pasar ekuitas. Mungkin sudah sedikit lelah untuk saat ini, dan seharusnya mendukung emas dalam jangka pendek,” kata Jonathan Butler, Analis Komoditas Mitsubishi di London.

Dolar melemah terhadap enam mata uang lainnya. Mata uang ini mencatat penurunan mingguan terbesar di lebih dari sebulan.

Analis Julius Baer Carsten Menke mengatakan, bahwa dolar seharusnya menguat seiring prediksi Federal Reserve AS yang akan kembali menaikkan suku bunga. best profit

Sumber : Liputan6

Harga Emas Melonjak Usai Wall Street dan | PT Bestprofit Malang

PT bestprofit Best Profit Bestprofit

PT Bestprofit Malang (25/8) – Harga emas naik seiring dolar Amerika Serikat (AS) dan wall street yang tertekan. Harga emas untuk pengiriman Desember naik US$ 3,7 atau 0,3 persen ke level US$ 1.294,70 per ounce usai melemah 0,4 persen. Sebelumnya harga emas sempat berada di level tertinggi US$ 1.296,70 pada awal pekan ini. Harga emas itu termasuk di level tertinggi sejak awal Juni.

Pergerakan indeks dolar AS membayangi harga emas. Indeks dolar AS turun 0,4 persen. Tekanan indeks dolar AS juga diikuti dengan bursa saham AS yang tertekan. Adapunn bursa saham AS atau wall street yang merosot membuat emas lebih menarik. Ini dapat mengangkat harga emas.

Pada awal perdagangan dolar AS sempat menguat dan harga emas tertekan di kisaran sempit. Ini seiring sentimen pemerintahan AS di bawah kepemimpinan Donald Trump membuat kemajuan untuk reformasi pajak sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi.

Namun momentum tersebut melambat seiring Donald Trump siap untuk menutup pemerintahan. Langkah ini agar mendapatkan pendanaan untuk membangun tembok perbatasan dengan Meksiko.

Selain itu, pelaku pasar juga hati-hati jelang pertemuan bank sentral di Jackson Hole. Pasar akan mencari petunjuk soal perubahan kebijakan moneter bank sentral terutama AS dan Eropa.

Tingkat suku bunga lebih tinggi cenderung mendorong dolar AS. Selain itu mengurangi permintaan emas. “Pasar akan melihat lebih banyak aksi lagi pada Jumat. Ketika kita akan mendapatkan pidato “duel” dari Draghi dan Yellen,” ujar Edward Meir, Konsultan INTL FCStone seperti dikutip dari laman Marketwatch, Kamis (24/8/2017).

Ia menuturkan, harga emas akan bergerak lebih tinggi jika kedua bankir tersebut menyatakan pandangan lebih lembut. Ini lantaran kekhawatiran inflasi yang melambat.

Sumber : Liputan6