PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Demokrat

SBY: Tak Elok Demokrat Ingin Berada di Kabinet Jokowi-JK

Presiden-SBY-2-20140815-johan

BESTPROFIT FUTURES MALANG (6/7) – Isu reshuffle atau perombakan Kabinet Kerja Jokowi-JK kian santer. Isu bakal ada jatah menteri dari partai‎ non-Koalisi Indonesia Hebat (KIH) juga bermunculan.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Partai ‎Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan pihaknya tetap berada di luar pemerintahan. Meskipun ada tawaran dari Jokowi terhadap kadernya untuk mengisi posisi di Kabinet Kerja.

“Saya memegang teguh etika politik, kita berikan kesempatan pada yang memenangkan pemilu kemarin. Rasanya tidak elok jika tiba-tiba Demokrat punya keinginan untuk berada di dalam kabinet,” ujar SBY di sela Rapimnas Partai Demokrat, JCC Senayan, Jakarta, Minggu (5/7/2015).

Menurut SBY, setiap politisi harus memahami betul etika politik. Seharusnya yang memiliki hak mengisi ruang di kabinet yang akan dirombak adalah kader-kader dari partai pengusung Jokowi-JK.

“Dalam Pemilu Presiden telah dimenangkan Jokowi-JK, maka dari itu yang harusnya bertanggung jawab ialah partai dan pihak lain yang mendukungnya,” ‎papar dia.

SBY menegaskan, partainya tetap pada komitmen awal yakni berada di luar pemerintahan. Kendati, pihaknya tetap mendukung pemerintahan Jokowi-JK selama untuk perbaikan dan kepentingan rakyat.

“Pemerintahan Pak Jokowi itu yang mengemban tugas dan harus melakukan perbaikan. Kita dukung perbaikan ke arah itu. Jadi Demokrat pada posisi seperti itu,” ucap SBY.

“Sikapnya amat jelas, gubernur, walikota, bupati yang dari Partai Demokrat wajib hukumnya loyal pada Presiden Jokowi dan ikut menyukseskan kebijakan, keputusan presiden, pemerintah yang nyata-nyata tepat, sesuai dengan keinginan rakyat,” sambung dia.

Sebagai partai politik, Demokrat juga mempunyai tanggungjawab secara moral untuk mengingatkan pemerintah jika tidak sesuai dengan amanat rakyat.‎ Karena itu, ia berharap pemerintah tidak kebal terhadap kritik.

“Saya berharap ketika kami menyampaikan koreksi, memberikan kritik, ini harus dibaca bentuk dukungan. Jangan sampai malah tidak diterima dengan baik dan sebagainya,” demikian SBY. (Ali/Dan)

 

Sumber : Liputan6

Demokrat: Tak Harus dari Kader Maju di Pilkada

07-demokrat-140207b

Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul menyatakan partainya siap mengikuti Pilkada serentak Desember 2015. Saat ini pihaknya tengah melakukan proses seleksi calon kepala daerah melalui acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat.

‎Ruhut mengatakan, partainya sejak awal memprioritaskan kader internal untuk maju dalam Pilkada serentak. Namun pihaknya juga tidak menutup kemungkinan akan menerima calon dari luar Partai Demokrat jika yang bersangkutan punya elektabilitas tinggi.

“Kami mengingatkan maju harus untuk menang, kalau tidak menang ya sudah lah tidak usah maju,” ucap Ruhut di sela acara Rapimnas Partai Demokrat, JCC Senayan, Jakarta, Minggu (5/7/2015).

Menurut dia, hampir seluruh partai meminta berpasangan dengan Demokrat dalam mengusung calon. Dia menduga hal itu lantaran elektabilitas Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang semakin baik.

Hal senada juga disampaikan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat EE Mangindaan dalam kesempatan yang sama. Pihaknya juga mengaku telah menyiapkan pakta integritas yang harus dipegang teguh para calon kepala daerah yang diusung partai pimpinan SBY itu dalam Pilkada serentak 2015.

“Tidak harus dari kader (calon yang diusung). Tapi kita ada pakta integritasnya,” ucap Mangindaan.

Ia tidak spesifik menyebut apa isi pakta integritas itu. Namun, lanjut dia, setidaknya melalui pakta integritas itu para calon kepala daerah harus menentukan sikap, apakah bisa sejalan dengan Partai Demokrat atau tidak.

“Ya setidaknya membantu Demokrat lah. Jangan nanti diusung Demokrat, kemudian lupa,” tandas dia.

Mangindaan menjelaskan, secara umum mekanisme penjaringan calon kepala daerah dimulai dari usulan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang ditampung oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan diteruskan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.

Sedangkan khusus untuk calon gubernur dan wakil gubernur, nama-namanya akan diserahkan DPP Partai Demokrat kepada Majelis Tinggi Partai Demokrat yang diketuai SBY untuk diseleksi.