PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Covid

Best Profit | Investor Fokus Pemulihan Ekonomi Topang Penguatan Wall Street

Best Profit Bestprofit PT Bestprofit

Best Profit (13/1) – Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street ditutup menguat tipis pada perdagangan saham Selasa waktu setempat. Pelaku pasar mempertimbangkan suku bunga lebih tinggi, kemungkinan stimulus dan kekacauan politik sehingga mempengaruhi bursa saham AS.

Pada penutupan perdagangan Selasa, 12 Januari 2021, indeks saham Dow Jones naik 60 poin atau 0,2 persen ke posisi 31.068,69. Indeks saham Nasdaq menguat 0,3 persen ke posisi 13.072. Indeks saham S&P 500 naik terbatas menjadi 3.801,19.

Sejumlah saham yang mengangkat wall street antara lain saham Goldman Sachs naik 2,9 persen, dan mendorong indeks Dow Jones lebih tinggi. best profit

Saham JPMorgan Chase dan Bank of America masing-masing naik 1,6 persen dan 1,8 persen. Saham Charles Schwab naik 1,6 persen dan mencapai level tertinggi sepanjang masa.

Sementara itu, bunga obligasi bertenor 10 tahun sempat diperdagangkan 1,18 persen, yang merupakan level tertinggi sejak Maret, dan akhirnya turun ke 1,13 persen. Suku bunga obligasi 30 tahun naik menjadi 1,88 persen, dan mencapai level tertinggi sejak Maret 2020.

“Ada perubahan jangka pendek di pasar. Pasar telah bergerak karena riak di Partai Demokrat dicermati dalam jangka pendek. Fokus pasar sekarang beralih ke pertumbuhan dan inflasi, serta mungkin kombinasi keduanya,” ujar Kepala AmeriVet Securities, Gregory Faranello, seperti dilansir dari CNBC, Selasa (13/1/2021). best profit

Tingkat bunga telah meningkat sejak Partai Demokrat mengamankan posisi mayoritas di DPR dan Senat, serta membuka pintu untuk stimulus fiskal tambahan. Pada pekan lalu, Presiden Terpilih AS Joe Biden menjanjikan peluncuran stimulus ekonomi yang kabarnya akan mencapai triliunan dolar AS.

Akan tetapi, tingkat bunga lebih tinggi dapat membuat lebih mahal bagi perusahaan teknologi yang telah menjadi pemimpin pasar selama pandemi COVID-19. Perusahaan teknologi mengembangkan bisnis mereka melalui tambahan penerbitan utang.

Saham Facebook turun 2,2 persen, Alphabet melemah 1,1 persen, Microsoft dan Apple masing-masing turun lebih dari satu persen. best profit

“Ketika Anda berpikir tentang bekerja secara bertahap dalam 10 tahun lebih tinggi setelah menghabiskan sebagian besar tahun lalu di bawah 1 persen ini menimbulkan pertanyaan tentang valuasi, terutama yang berkaitan dengan teknologi,” ujar Chief Market Strategist National Securities, Art Hogan.

Adapun price earning ratio (PER) S&P 500 berada di 22,7, dan mendekati level tertinggi sejak 2000. CEO DoubleLine Capital Jeffrey Gundlach menunjukkan kalau valuasi saham relatif tinggi, dan hanya didukung oleh langkah stimulus dari the Federal Reserve.

“Kami khawatir bahwa kelipatan valuasi yang diperpanjang bisa menjadi melebar. Di sisi lain, kami lega melihat pendapatan perusahaan terus pulih seiring resesi ekonomi AS setelah lockdown selama dua bulan yang belum pernah terjadi sebelumnya pada Maret dan April 2020,” tulis CIO Yardeni Research, Ed Yardeni. best profit

Pada pekan lalu, wall street menguat ke level tertinggi sepanjang masa karena Wall Street mengabaikan kerusuhan di Capitol AS yang menyebabkan Partai Demokrat di DPR memperkenalkan artikel pemakzulan terhadap Presiden AS Donald Trump karena menghasut serangan itu.

Sejak itu, beberapa perusahaan media sosial telah menangguhkan dan melarang Trump dari platform mereka. Sentimen itu telah menekan sejumlah saham perusahaan media sosial.  Saham Twitter melemah 2,4 persen pada Selasa, dan sepanjang pekan ini susut 8,6 persen. Sedangkan Facebook melemah 6,2 persen. best profit

Sumber : Liputan6

Best Profit | Terus Turun, Harga Emas Diprediksi di Bawah USD 1.800 per Ounce Pekan Ini

PT bestprofit Best Profit Bestprofit

Best Profit (12/1) – Harga emas pada pekan ini diprediksi akan berada di bawah USD 1.800 per ounce. Akan sulit melihat harga emas menembus USD 1.800 pada pekan ini.

Tidak menutup kemungkinan harga emas akan berada di level USD 1.770.

“Saya ingin melihat emas di sekitar USD 1.850. Kita sudah melihat emas turun tepat di bawah USD 1.770. Saya akan kaget jika melihat harganya nanti tembus USD 1.800. Anda akan melihat bahwa pada akhirnya harga emas akan stabil,” kata analis pasar OANDA, Edward Moya, seperti dikutip dari Kitco pada Senin (11/1/2020).

Co-director di Walsh Trading, Sean Lusk, menambahkan bahwa penurunan ke USD 1.850 telah terjadi pada Desember lalu, dan kemungkinan juga akan kembali terjadi. best profit

Banyak penjualan pada Jumat pekan lalu bersifat teknis. Harga emas di USD 1.800 harus bertahan karena itu adalah level terendah pada pertengahan Desember 2020.

“Pergerakan turun ke bawah USD 1.800 akan menjadi penurunan sekira 5 persen untuk tahun ini,” kata Lusk.

Harga emas pada Jumat (8/1/2021) mengalami penurunan. Meskipun terjadi kerugian, analis memperkirakan pergerakan yang lebih rendah mungkin belum berakhir. best profit

Hal ini sebabkan beberapa faktor, yang salah satunya terkait pelantikan Joe Biden sebagai Presiden AS.

“Ada ketakutan besar bahwa kepemilikan ETF akan turun karena Presiden terpilih Joe Biden diprediksi akan lebih berhasil menekan pandemi Covid-19. Emas melihat penjualan teknis yang intens,” kaya Moya.

PT Pegadaian (Persero) yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menawarkan jasa jual dan beli emas. Layanan ini melengkapi jasa gadai yang telah ditawarkan sebelumnya. best profit

Ada beberapa jenis emas yang dijual oleh perusahaan yang berdiri sejak 1901 di Sukabumi Jawa Barat ini. Jenis emas yang terdaftar adalah emas Antam, emas Retro, emas Batik, dan emas UBS. Semua jenis emas itu hanya tersedia di outlet Pegadaian.

Setiap harinya harga emas yang dijual terus berubah. Pada Senin, 11 Januari 2021, harga emas di Pegadaian terpantau sebagian besar stabil jika dibandingkan dengan perdagangan sebelumnya. best profit

Sumber : Liputan6

Best Profit | Kasus COVID-19 Global Melonjak, Wall Street

Best Profit Bestprofit PT Bestprofit

Best Profit (5/1) – Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street merosot pada perdagangan pertama 2021. Hal tersebut dipicu kekhawatiran tentang kasus COVID-19 global dan pemilihan putaran kedua Georgia.

Indeks saham Dow Jones melemah 382,59 poin atau 1,3 persen ke posisi 30.223,89. Dow Jones sempat turun lebih dari 700 poin. Pada perdagangan saham Senin waktu setempat menunjukkan awal negatif untuk memulai perdagangan awal tahun sejak 2016.

Sementara itu, indeks saham S&P 500 susut 1,5 persen menjadi 3.700,65. Indeks saham Nasdaq melemah 1,5 persen ke posisi 12.698,45. Indeks saham Dow Jones dan S&P 500 alami rekor tertinggi pada pembukaan sebelum berbalik arah ke posisi lebih rendah. best profit

Pada perdagangan awal pekan ini tercatat aksi jual terbesar sejak 28 Oktober untuk Dow Jones dan S&P 500. Sementara indeks saham Nasdaq mencatat kinerja harian terburuk sejak 9 Desember.

“Pada masa saya telah melihat reli (indeks-red) bergerak liar dengan banyak saham yang salah harga tetapi ada satu kesamaan yang mereka miliki. Akhirnya mereka terpukul dan alami koreksi besar yang menyakitkan,” ujar Investor Carl Icah, seperti dilansir dari CNBC, Selasa (5/1/2021).

Adapun saham yang menekan indeks Dow Jones antara lain saham Coca-Cola dan Boeing masing-masing turun 3,8 persen dan 5,3 persen. Sektor saham real estate susut 3,2 persen, dan memimpin penurunan indeks saham S&P 500.

Sentimen lainnya yang menekan perdagangan saham juga karena trader cemas atas meningkatnya jumlah kasus COVID-19 di dunia dan potensi dampaknya ke pemulihan ekonomi global.

Di Inggris Raya, Perdana Menteri Boris Johnson memberlakukan lockdown nasional di Inggris untuk mencegah penyebaran varian baru virus COVID-19. Sebagai bagian dari pembatasan baru, warga hanya dapat meninggalkan rumah untuk keperluan penting, bekerja dari rumah. Sebagian besar sekolah juga akan beralih ke pembelajaran jarak jauh termasuk universitas. best profit

“Saya benar-benar memahami ketidaknyamanan dan tekanan perubahan terhadap jutaan orang dan orangtua di seluruh negeri,” ujar Johnson.

Ia menuturkan, masalahnya bukan karena sekolah tidak aman untuk anak-anak. Akan tetapi, masalahnya adalah sekolah dapat bertindak sebagai vektor penularan, menyebabkan virus menyebar antar rumah tangga.

Berdasarkan data yang dikumpulkan Universitas John Hopkins menunjukkan lebih dari 85 juta kasus COVID-19 termasuk 20,7 juta di Amerika Serikat (AS) dan 2,7 juta di Inggris. best profit

Wall Street juga mengawasi Georgia saat negara bagian itu bersiap untuk pemilihan putaran kedua senat pada Selasa, 5 Januari 2020 yang dapat menjadikan Partai Demokrat mayoritas di majelis.

“Jika GOP hanya memenangkan satu kursi, mereka kemungkinan akan menghalangi beberapa proposal Biden yang lebih ambisius, tetapi sapuan Demokrat dari kedua pemilihan itu mungkin akan memberikan kebebasan kepada pemerintahan yang akan datang dalam agenda kebijakan mereka,” tulis CIO Glenmede, Jason Pride.

Sementara itu, Chief Invesment Strategist Oppeneheimer, John Stoltzfus menuturkan, indeks saham S&P 500 bisa turun 10 persen jika kandidat Demokrat memenangkan pemilihan umum Georgia. best profit

Sumber : Liputan6