PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: bursa

Best Profit | Wall Street Merosot Imbas Aksi Jual Saham

Best Profit Bestprofit PT Bestprofit

Best Profit (12/) – Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street melemah pada perdagangan saham Selasa, 11 Mei 2021 seiring aksi jual terjadi di saham teknologi.

Di wall street, saham teknologi alami pukulan besar seiring kekhawatiran kenaikan inflasi dan valuasi yang tinggi. Aksi jual tersebut akhirnya menyebar ke seluruh pasar sepanjang hari. Akan tetapi, pada Selasa sore waktu setempat, saham teknologi berbalik arah, dan menguat seiring investor mengambil posisi saham Amazon dan Netflix.

Pada penutupan perdagangan wall street, indeks saham Nasdaq akhirnya turun tipis kurang dari 0,1 persen ke posisi 13.389,43. Indeks saham Nasdaq sempat tergelincir 2,2 persen pada sesi perdagangan.

Indeks saham Dow Jones susut 473,66 poin atau 1,4 persen ke posisi 34.269,16 dan alami penurunan terburuk sejak 26 Februari 2021. Indeks saham S&P 500 tergelincir 0,9 persen menjadi 4.152,10 setelah 10 sektor saham alami tekanan. best profit

Sebelumnya pada sesi yang bergejolak, saham teknologi menekan pasar dan aksi jual meluas ke sektor saham bank, energi hingga industri. Namun, sebagian besar saham teknologi akhirnya ditutup menguat. Saham Amazon dan Netflix naik lebih dari satu persen.

Saham Apple dan Alphabet juga memangkas kerugian secara signifikan. ARK Innovation ETF memperoleh kenaikan lebih dari dua persen setelah alami rugi sebelumnya.

Indeks volatilitas Cboe, ukuran ketakutan di pasar melonjak tinggi ke posisi 23,73, level yang tidak terlihat dalam dua bulan. Pada tahun lalu, sebagian besar indeks Cboe di atas 20, dan turun ke level terendah di bawah 16 pada April. Indeks volatilitas yang naik sering kali disertai dengan penurunan pasar. best profit

Saham Tesla turun 1,9 persen, meski demikian, penurunan jauh dari posisi terendah. Investor membeli saham teknologi yang melemah di tengah aksi jual.

Saham teknologi sempat dihindari karena kekhawatiran inflasi dan suku bunga yang lebih tinggi. Perusahaan yang berorientasi pada pertumbuhan mencatat kenaikan cenderung terpukul karena kenaikan suku bunga. Hal itu lantaran dapat memangkas nilai pendapatan ke depan.

Investor Stanley Druckenmiller menuturkan, pihaknya masih memiliki saham untuk jangka panjang. Di sisi lain, bank sentral AS dan pemerintah AS berisiko membahayakan status cadangan dolar AS dengan menyuntikkan terllau banyak stimulus dalam ekonomi yang sudah panas.

“Saya tidak dapat menemukan periode dalam sejarah di mana kebijakan moneter dan fiskal tidak sejalan dengan keadaa ekonomi, tidak satu pun. Jika mereka ingin melakukan semua ini dan mempertaruhkan status mata uang cadangan kami, risiko gelembung aset meledak, biarlah. Namun, saya pikir kita setidkanya harus membicarakannya,” ujar dia dilansir dari CNBC, Rabu (12/5/2021). best profit

Berita terbaru termasuk kekurangan tenaga kerja serta lonjakan indeks harga konsumen pada Maret 2021 membantu memicu kekhawatiran inflasi.

Lowongan kerja melonjak ke rekor tertinggi pada Maret 2021 seiring pengusaha berjuang untuk menemukan pekerja untuk mengisi posisi tersebut.

Bahkan ketika bantuan yang dibutuhkan melonjak dari Februari sebesar 597.000 atau 8 persen menjadi 8,12 juta, perekrutan naik hanya 215.000 atau 3,7 persen menjadi lebih dari enam juta.

“Ketika valuasi tetap tinggi, bahkan memperhitungkan penjualan kemarin dan hari ini, suku bunga rendah memudar karena pasar mempertanyakan laporan lowongan kerja yang kuat terhadap ketersediaan tenaga kerja dan kebutuhan untuk meningkatkan upah untuk mengisi posisi belum lagi kekhawatiran sumbangan fiskal halangi pekerja untuk kembali,” ujar Chief Market Strategist Prudential Financial, Quincy Krosby.

Saham teknologi terpukul pada awal pekan seiring investor keluar dari saham seperti Apple dan Microsoft serta menyeret Dow Jones dan S&P 500 keluar dari posisi tertinggi. Dua indeks saham acuan tersebut turun dua persen saat awal pekan. Indeks saham Nasdaq melemah 2,5 persen. best profit

Sumber : Liputan6

Best Profit | Kekuatan Bursa Wall Street Pulih, Saham Kapal Pesiar dan Maskapai Penerbangan Melonjak

Best Profit Bestprofit PT Bestprofit

Best Profit (22/4) – Pelemahan harga saham selama 2 sesi berturut tidak berlanjut kembali pada perdagangan bursa Amerika Serikat yang berakhir Kamis dinihari WIB (22/4/2021), dengan semua indeks utamanya melonjak keluar dari zona merah.  Kekuatan bursa Wall Street terlihat setelah sempat tertekan pada awal sesi.

Indeks Dow Jones melonjak 316,01 poin atau 0,9 persen menjadi 34.137,31, indeks Nasdaq melonjak 163,95 poin atau 1,2 persen menjadi 13.950,22 dan indeks S&P 500 naik 38,48 poin atau 0,9 persen menjadi 4.173,42. Rebound di Wall Street terjadi setelah 2 sesi berturut menggerus keuntungan dari rekor yang dicapai akhir pekan lalu.

Saham-saham yang terkait dengan pembukaan kembali ekonomi atau silikal cetak kekuatan yang signifikan dengan saham Norwegian Cruise Line  melonjak 10,3 persen. Lonjakan terjadi  Goldman Sachs meningkatkan peringkatnya pada saham operator jalur pelayaran menjadi Beli dari Netral. Saham di sektor yang sama juga ikut melonjak sepert saham Rivals Carnival  dan Royal Caribbean. best profit

Di sisi lain, saham Netflix  bergerak turun tajam dengan jatuh 7,4 persen  setelah perusahaan melaporkan pendapatan dan pendapatan kuartal pertama yang melampaui perkiraan tetapi pertumbuhan pelanggan jauh lebih lemah dari yang diharapkan. best profit

Secara sektoral, penguatan dipimpin oleh saham  maskapai penerbangan yang mendorong Indeks Maskapai Penerbangan NYSE Arca naik 3 persen setelah sebelumnya jatuh ke level penutupan dua bulan terendah. Kemudian disusul oleh saham  semikonduktor dengan lonjakan 2,8 persen oleh Indeks Semikonduktor Philadelphia. best profit

Saham kimia juga mengalami kinerja yang kuat, dengan Indeks Sektor Kimia S&P melonjak sebesar 2,3 persen ke rekor penutupan tertinggi. Saham emas, baja dan perbankan juga bergerak lebih tinggi bersama dengan sebagian besar sektor utama lainnya. best profit

Sumber : Vibiznews

Best Profit | Wall Street Melemah Imbas Aksi Jual Saham

Best Profit Bestprofit PT Bestprofit

Best Profit (31/3) – Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street melemah pada perdagangan saham Selasa, 30 Maret 2021 didorong saham teknologi yang tertekan.

Hal ini terjadi setelah imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun menyentuh level tertinggi sejak Januari 2020. Pada penutupan perdagangan wall street, indeks saham Dow Jones merosot 104,41 poin atau 0,3 persen menjadi 33.066,96, tergelincir dari rekor penutupan tertinggi.

Saham Apple dan Microsoft alami penurunan terbesar di indeks saham acuan Dow Jones. Saham Apple dan Microsoft masing-masing turun lebih dari satu persen.

Indeks saham S&P 500 susut 0,3 persen menjadi 3.958,55 yang dipimpin sektor saham kebutuhan pokok dan teknologi. Indeks saham Nasdaq susut 0,1 persen ke posisi 13.045,39. best profit

Imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun naik enam basis poin ke 1,77 persen pada perdagangan saham Selasa pagi.

Imbal hasil tersebut mencapai level tertinggi dalam 14 bulan yang didukung peluncuran program vaksin COVID-19 dan pengeluaran belanja infrastruktur yang diharapkan mendorong prospek pemulihan ekonomi dan kenaikan inflasi. Kemudian suku bunga acuan turun ke posisi 1,72 persen.

“Ada dua sisi yang berbeda dari kenaikan suku bunga, apakah itu didorong oleh ketakutan akan inflasi atau oleh optimism tentang ekonomi?Dan belakangan ini lebih banyak didorong oleh optimism tentang ekonomi,” ujar Global Investment Strategist US Bank Wealth Management Tom Hainlin, seperti dilansir dari CNBC, Rabu. best profit

Selain itu, investor juga mencermati data kepercayaan konsumen yang jauh melebihi harapan. Indeks keyakinan konsumen conference board melonjak pada Maret 2021 menjadi 109,7. Ekonom memperkirakan indeks naik menjadi 96,8 dari posisi 90,4 pada Februari.

Setelah rilis data ekonomi, saham American Airlines melonjak lebih dari 5 persen. Sementara itu, United Airlines menguat lebih dari tiga persen. Saham Carnical and Norwegian Cruise Line Both naik tiga persen.

Pasar mengalami peningkatan volatilitas pekan ini di tengah pelemahan lanjutan setelah hedge fund terpaksa melikuidasi posisinya di sejumlah saham media. best profit

Saham ViacomCBS dan Discovery menguat setelah alami kerugian besar pekan lalu didorong Archegos Capital Management yang menjual sejumlah besar saham pada akhir pekan lalu. Saham Discobery melonjak lebih dari lima persen, sementara ViacomCBS naik 3,6 persen.

Saham Wells Fargo naik lebih dari dua persen setelah bank mengatakan tidak mengalami kerugian terkait terkait eksposurnya ke Archegos. Saham bank lain juga kembali bangkit. Goldman Sachs naik 1,9 persen, saham JPMorgan dan Bank of America juga masing-masing naik lebih dari 1 persen.

Credit Suisse dan Nomura membukukan kerugian besar pekan ini setelah peringatan pukulan signifikan untuk hasil kuartal I 2021 setelah penjualan hedge fund.

Terlepas dari volatilitas baru-baru ini, indeks saham Dow Jones dan S&P 500 menguat sepanjang Maret 2021 dengan masing-masing naik 6,9 persen dan 3,9 persen. best profit

Selain itu, Presiden AS Joe Biden diharapkan memberikan rincian tentang rencana program infrastrukturnya pada Rabu pekan ini. Paket pengeluaran infrastruktur tersebut menghabiskan biaya USD 3 triliun.

“Investor tampaknya memahami pertumbuhan yang lebih cepat, ekspektasi pertumbuhan pendapatan yang meningkat, biaya pinjaman perusahaan yang secara historis masih rendah dan permintaan konsumen yang terpendam akan mendorong keuntungan pasar lebih lanjut,” tulis analis Evercore ISI dalam catatannya.

Perubahan yang tidak terduga dapat menghantam pasar akhir pekan ini saat dana pensiun dan investor besar lainnya menyeimbangkan kembali portofolionya pada akhir kuartal. Lonjakan imbal hasil obligasi baru-baru ini dapat membuat manajer investasi melakukan pergerakan besar dalam portofolionya. best profit

Sumber : Liputan6