PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Best Profit Futures

Best Profit | Wall Street Perkasa Berkat Sektor Saham Keuangan hingga Energi

Best Profit Bestprofit PT Bestprofit

Best Profit (25/2) – Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street kembali bangkit pada perdagangan Rabu waktu setempat seiring investor terus mencermati saham-saham yang berdampak terhadap kebangkitan ekonomi. Langkah investor tersebut juga sambil melihat risiko inflasi dan kenaikan suku bunga.

Pada penutupan perdagangan Rabu, 24 Februari 2021, indeks saham Dow Jones menghapus kerugian 110 poin.  Indeks saham Dow Jones menguat 424,51 poin atau 14, persen ke posisi 31.961,86 yang didukung sektor saham energi, industri dan keuangan.

Saham Boeing melonjak 8,1 persen, Chevron naik 3,7 persen. Sementara itu, Goldman Sachs dan Visa masing-masing naik lebih dari tiga persen. Indeks saham S&P 500 menguat 1,1 persen menjadi 3.925,40.

Indeks saham Nasdaq juga menguat satu persen. Pada perdagangan kemarin, investor melakukan aksi jual saham-saham teknologi seiring imbal hasil obligasi bertenor 10 tahun mencapai 1,4 persen. Imbal hasil itu tertinggi sejak Februari 2020. best profit

Suku bunga yang lebih tinggi dapat mendorong investor untuk keluar dari investasi berisiko ke obligasi. Sementara itu, kenaikan imbal hasil obligasi dapat menghambat pertumbuhan perusahaan karena diuntungkan dengan tingkat bunga rendah. Saham Apple, Amazon dan Facebook pun tertekan dengan sentimen imbal hasil obligasi tersebut.

“Volatilitas perdagangan sudah diperkirakan, dan imbal hasil tinggi akan terus mendorong lebih banyak risiko ke dalam sektor, tetapi penurunan pasar saham dimaksudkan untuk masuk area beli,” tulis Quantative and Derivatibe Morgan Stanley Christopher Metli, dilansir dari CNBC, Kamis (25/2/2021).

Sementara itu, imbal hasil turun dari posisi tertinggi setelah Ketua The Federal Reserve Jerome Powell terus mengabaikan inflasi. Ia menuturkan, bisa memakan waktu tiga tahun untuk mencapai target bank sentral secara konsisten. best profit

Dalam kesaksian di depan Komite Jasa Keuangan, Powell menambahkan, inflasi dapat bergejolak karena pembukaan pembatasan dan ada peningkatan permintaan. Akan tetapi, ia tidak mengharapkan inflasi menjadi tinggi. Bank sentral juga memiliki alat untuk melawannya jika perlu.

Selain itu, wall street berbalik arah pada sesi sebelumnya setelah pernyataan dovish Powell yang meredakan kekhawatiran tentang perubahan kebijakan moneter dalam menghadapi kenaikan inflasi dan suku bunga. Powell menuturkan, inflasi masih lemah dan ekonomi AS jauh dari tujuan pekerjaan dan inflasi.

“Suku bunga yang lebih tinggi dapat memoderasi keuntungan pasar yang luas, kelipatannya harus ditekan, dan fase terakhir dari tema siklus awal yang mengarah ke value,” ujar Chief US Strategist Ned David Research, Ed Clissold. best profit

Saham Tesla pun naik 6,2 persen setelah Cathie Wood dan Ark Invest membeli saham Tesla. Wood membeli lebih dari USD 120 juta saham Tesla untuk ETF Ark Innovation.

Bitcoin kembali menguat di atas USD 50.000. Hal ini setelah mata uang kripto banyak dibeli dari Square. Disisi lain, Staf Badan Pengawas Obat dan Makanan mendukung vaksin COVID-19, suntikan tunggal Johnson & Johnson untuk penggunaan darurat, dan membawa vaksin ketiga ke AS. best profit

Sumber : Liputan6

Best Profit | Wall Street Bervariasi, Indeks Dow Jones Menguat Setelah Pernyataan Powell

Best Profit Bestprofit PT Bestprofit

Best Profit (24/2) – Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street  masih cenderung beragam. Indeks Dow Jones berbalik arah menguat pada perdagangan Selasa waktu setempat .

Indeks Dow Jones mendapatkan angin segar setelah pimpinan bank sentral AS atau the Federal Reserve Jerome Powell memberikan kabar melegakan mengenai suku bunga tinggi dan inflasi.

Pada penutupan perdagangan wall streetSelasa, 23 Februari 2021, indeks saham Dow Jones sempat melemah 360 poin, kemudian berbalik arah dengan menguat 15,66 poin atau 0,1 persen ke posisi 31.537,35. Indeks saham S&P 500 juga sempat turun 1,8 persen, dan berbalik arah sehingga ditutup menguat 0,1 persen ke posisi 3.881,37.

Indeks saham Nasdaq turun 0,5 persen ke posisi 13.465,20. Indeks saham Nasdaq sempat turun 3,9 persen pada awal perdagangan. Indeks saham Nasdaq sempat berada di bawah rata-rata 50 harian, pertama kali sejak 3 November 2020. best profit

Indeks saham acuan berbalik arah setelah Jerome Powell mengatakan, inflasi masih “lemah” dan prospek ekonomi masih “sangat tidak pasti”. Hal ini mengurangi kekhawatiran akan perubahan kebijakan oleh bank sentral.

“Perekonomian masih jauh dari ketenagakerjaan dan tujuan inflasi kami, dan kemungkinan akan membutuhkan beberapa waktu untuk kemajuan substansial lebih lanjut untuk dicapai,” ujar Powell, dalam sambutan di Komite Senat Perbankan, dilansir dari CNBC, Rabu (24/2/2021).

Ketakutan terhadap inflasi telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir di tengah kenaikan tajam dalam imbal hasil obligasi karena pembuat kebijakan memperdebatkan putaran bantuan ekonomi lainnya. best profit

Investor khawatir lonjakan harga akibat stimulus bank sentral AS dapat memaksa bank sentral untuk menaikkan biaya pinjaman jangka pendek.

“The Fed fokus pada data tenaga kerja, dan tampaknya sangat bersedia menyerap inflasi lebih tinggi dan ekses di pasar keuangan yang membawa ketidakstabilan keuangan dengan harapan untuk sampai ke sana. Tapi seperti yang terlihat pada kurva imbal hasil yang panjang, pasar juga memiliki suara di sini, dan mereka berbicara dengan lantang. Mudah-mudahan pada titik tertentu pejabat the Fed akan mendengarkan,” ujar Chief Investment Officer Bleakley Advisory Group, Peter Boockvar. best profit

Di sisi lain, setelah pernyataan Powell, saham teknologi melambung . Saham teknologi sempat tertekan karena suku bunga tinggi. Saham Tesla ditutup melemah 2,2 persen setelah susut 13 persen. Saham Apple tergelincir 0,1 persen.

Sektor energi dan keuangan mencatat kinerja terbaik pada 2021. Investor mengambil posisi di sektor saham tersebut seiring mendapatkan manfaat dari pemulihan ekonomi. Sektor saham energi naik 1,6 persen. Sepanjang tahun berjalan 2021, saham energi sudah naik 1,6 persen. best profit

Sumber : Liputan6

Best Profit | China Pertahankan Suku Bunga Pinjaman, Bursa Saham Asia Semringah

best profit bestprofit pt bestprofit

Best Profit (23/2) – Bursa saham Asia Pasifik menguat pada perdagangan saham Senin pagi (22/2/2021) seiring China mempertahankan suku bunga pinjaman.

Indeks saham Jepang Nikkei naik 1,03 persen pada awal perdagangan.  Saham Softbank Group melonjak lebih dari dua persen. Sementara itu, indeks saham Topix menanjak 0,94 persen. Indeks saham Korea Selatan Kospi menguat 0,25 persen.

Sementara itu, indeks saham Australia sedikit berubah  pada awal perdagangan. Indeks saham Australia ASX 200 cenderung mendatar. Indeks saham MSCI Asia Pasifik di luar Jepang menguat 0,11 persen. Demikian dilansir dari CNBC, Senin (22/2/2021). best profit

China mempertahankan suku bunga pinjaman satu tahun di posisi 3,82 persen. Hal ini sejalan dengan ekspektasi pelaku pasar.

Selain itu, suku bunga pinjaman lima tahun stabil di posisi 4,65 persen. Adapun loan prime rate (LPR) merupakan suku bunga acuan pinjaman yang ditetapkan setiap bulan oleh 18 bank.

Indeks dolar AS berada di posisi 90,29 setelah sempat berada di posisi 90,9. Yen Jepang diperdagangkan di posisi 105,52 per dolar AS. best profit

Sebelumnya, bursa saham Asia Pasifik beragam pada perdagangan saham Jumat pagi seiring bursa saham Amerika Serikat atau wall street yang tertekan.

Di Jepang, indeks saham Nikkei melemah 0,48 persen. Indeks saham Topix turun 0,36 persen. Harga konsumen di Jepang merosot 0,6 persen pada Januari 2021 dibandingkan awal tahun lalu. Sementara itu, indeks saham Korea Selatan Kospi naik 0,20 persen. Indeks saham Australia susut 0,65 persen. Indeks saham MSCI Asia Pasifik di luar Jepang menguat 0,06 persen. best profit

Di Wall Street, indeks saham Dow Jones susut 119,68 poin ke posisi 31.493,34. Indeks saham S&P 500 tergelincir 0,44 persen ke posisi 3.913,97. Indeks saham Nasdaq merosot 0,72 persen ke posisi 13.865,36. Demikian dilansir dari CNBC, Jumat (19/2/2021)

Penurunan wall street seiring data klaim pengangguran mencapai 861.00. Angka ini termasuk tertinggi secara bulanan dan di atas estimasi Dow Jones mencapai 773.000. Indeks dolar AS berada di posisi 90,59, angka ini lebih rendah dari awal pekan di kisaran 90,9. Yen Jepang diperdagangkan 105,69 per dolar AS. best profit

Sumber : Liputan6