PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: bank

Saham Jepang Raih Gain seiring Penguatan Saham Bank dan Ekspekdisi

nikkei4-700x357

BESTPROFIT FUTURES MALANG (12/4) – Saham Jepang menguat dengan saham bank dan ekspekdisi memimpin kenaikan, melawan penurunan saham retail dan pembuat instrumen presisi.

Indeks Topix naik 0,9 persen ke level 1,291.63 pada pukul 09:11 pagi waktu Tokyo, dengan sekitar tiga kali lebih banyak saham yang naik daripada yang jatuh. Nikkei 225 Stock Average naik 0,7 persen ke level 15,861.87. Yen melemah ke level 108,13 per dolar setelah naik pada hari Senin ke level terkuat sejak Oktober 2014.

Topix turun 17 persen pada tahun 2016 sampai hari Senin, mengalami penurunan tertajam di dunia. Indeks Standard & Poor 500 turun 0,3 persen kemarin. Alcoa Inc turun di perdagangan lanjutan setelah perusahaan, yang secara tradisional menandai awal periode pelaporan pendapatan AS ini, menurunkan proyeksi untuk permintaan aluminium global. (sdm)

Sumber: Bloomberg

Kenaikan Minyak Imbangi Penurunan Bank, Saham Eropa Ditutup Sedikit Berubah

url

BESTPROFIT FUTURES MALANG (18/3) – Saham Eropa ditutup sedikit berubah, hampir menghapus kerugian awal hari, karena lonjakan minyak dapat mengimbangi penurunan di sektor perbankan dan eksportir.

Saham penambang dan saham energi mengikuti kenaikan pada minyak mentah, dengan Anglo American Plc dan Glencore Plc naik lebih dari 9 persen. Perbankan berada di antara pemain terburuk di indeks Stoxx 600 Eropa, sementara BMW AG dan Continental AG memimpin penurunan produsen mobil.

Indeks acuan Eropa kehilangan kurang dari 0,1 persen pada penutupan. Hal tersebut membalikan kenaikan awal sebesar 0,4 persen untuk turun sebanyak 1,8 persen, sebelum memangkas kerugian. The Fed kemarin mengisyaratkan kecepatan yang lebih lambat dari kenaikan suku bunga, mengutip dampak potensial dari pertumbuhan global yang melemah serta gejolak pasar keuangan.(mrv)

Sumber: Bloomberg

Saham AS Ditutup Turun Di tengah Fokus pada Bank Central

Best Profit Bestprofit PT Bestprofit

BESTPROFIT FUTURES MALANG (16/3) – Saham AS turun pada perdagangan ringan, dengan indeks Standard & Poor 500 mencatatkan kembali penurunan back-to-back untuk pertama kalinya bulan ini, karena investor mempertimbangkan kapasitas bank sentral untuk meningkatkan pertumbuhan global.

Kompleksitas awal pada penurunan Selasa ini mencerminkan hasil kemarin, dengan perusahaan komoditas di antara mereka yang mengalami penurunan terbesar, bergabung lagi dengan sektor kesehatan dan perusahaan keuangan. Valeant Pharmaceuticals International Inc turun 51 persen setelah memangkas prediksi labanya. Apple Inc naik 2 persen di tengah komentar positif analis pada penjualan iPhone, sementara produsen susu bayi Mead Johnson Nutrition Co melonjak 11 persen pada kesepakatan spekulasi.

Indeks S & P 500 turun 0,2 persen menjadi 2,015.91 pada 04:00 sore di New York, memangkas penurunan awal sebesar 0,7 persen.

Ekuitas AS turun bersama dengan saham di Asia dan Eropa setelah Bank of Japan menahan diri dari penambahan stimulus. Bank-bank sentral di seluruh dunia telah menunjukkan kesediaan untuk melanjutkan langkah-langkah demi mendukung pertumbuhan ekonomi dan menstabilkan pasar, membantu pulihnya saham dalam satu bulan terakhir. The Fed akan memulai pertemuan dua harinya pada hari ini. Dengan investor yang mengurangi perdagangan mereka menjelang hasil dari pertemuan di Rabu sore.

Para pedagang memberikan nilai pada peluang yang kecil untuk kenaikan suku bunga, , meskipun spekulasi untuk dorongan di akhir tahun telah meningkat. Probabilitas untuk pergerakan di bulan Juni sekarang terlihat di hampir 54 persen, dari sebelumnya sebesar 2 persen di bulan lalu.(mrv)

Sumber: Bloomberg