PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Asia

Bursa Asia Dibuka Naik Dengan Saham| PT BESTPROFIT FUTURES

058158000_1409746476-saham-naik-140903-2

BESTPROFIT FUTURES (11/10) – Bursa saham Asia naik karena saham-saham energi mengalami reli terkait ekspektasi bahwa produsen utama minyak mentah akan bekerja sama untuk mengetatkan produksi, sementara ekuitas di Jepang menguat karena pelemahan yen untuk hari kedua.

Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,1 persen ke level 140,70 pada pukul 09:06 pagi di Tokyo. Minyak mentah AS berada di dekat harga tertinggi dalam lebih dari satu tahun setelah Arab Saudi menyatakan optimismenya bahwa OPEC akan dapat memantapkan kesepakatan untuk membatasi produksi, dan Rusia mengatakan akan mendukung kesepakatan tersebut.

Kontrak pada Indeks S&P 500 sedikit berubah. Indeks ekuitas AS naik 0,5 persen pada hari Senin, karena spekulasi bahwa penampilan kandidat dari Partai Republik Donald Trump dalam debat presiden AS kedua tidak cukup kuat dalam meningkatkan peluangnya untuk menang melawan Hillary Clinton.

Indeks Topix Jepang 0,5 persen lebih tinggi karena pasar saham kembali dibuka setelah libur nasional pada Senin kemarin. Bank of Japan masih memiliki ruang untuk memperluas stimulus moneter dan tidak bermaksud untuk mengurangi program pembelian obligasi segera, Gubernur Haruhiko Kuroda mengatakan dalam sebuah wawancara selama akhir pekan. Yen diperdagangkan di level 103,83 terhadap dolar, setelah melemah 0,7 persen pada hari Senin. Mata uang Jepang melonjak 1 persen terhadap greenback pada hari Jumat, pekan lalu.

Indeks Kospi Korea Selatan turun kurang dari 0,1 persen karena saham Samsung Electronics Co. turun 4,1 persen. Pihak perusahaan mengatakan mitra ritel harus menghentikan penjualan dan menukar smartphone Galaxy Note 7, yang ditarik di AS pada bulan lalu setelah adanya laporan bahwa ponsel buatan mereka terbakar.

Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,3 persen, dengan perusahaan-perusahaan energi melonjak 1,9 persen. Indeks S&P/NZX 50 Selandia Baru naik 0,5 persen, naik untuk pertama kalinya dalam enam hari.

Bursa saham di Hong Kong dan China belum memulai perdagangan. Pasar saham di Hong Kong dan Taiwan ditutup pada Senin kemarin, sementara Indeks Shanghai Composite naik 1,5 persen, dipimpin oleh produsen energi. Kontrak pada indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,2 persen dalam perdagangan terbaru.(frk)

Sumber: Bloomberg

Bursa Asia Menguat Terkait Komentar| PT BESTPROFIT FUTURES

8ed4869fa455a0e1cad525fa7124a353

BESTPROFIT FUTURES

BESTPROFIT FUTURES (13/9) – Bursa saham Asia menguat, mengikuti rebound tajam dalam saham AS sejak Juli lalu, setelah pembuat kebijakan Federal Reserve Lael Brainard melanjutkan nada dovish dalam pendekatannya ke kebijakan moneter AS yang lebih ketat, mendorong keinginan untuk aset berisiko.

Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,5 persen menjadi 138,37 pada pukul 09:06 pagi di Tokyo, menutup beberapa kerugian terbesar pada hari Senin sejak Juni. Indeks S&P 500 naik 1,5 persen setelah Brainard mengatakan ia melihat tidak ada alasan untuk terburu-buru dalam menaikkan suku bunga karena sekarang tampaknya ada sedikit kebutuhan untuk bersandar terhadap melebihi inflasi atau pekerjaan. Pandangannya mengikuti pejabat The Fed Eric Rosengren, yang mengatakan pekan lalu bahwa perekonomian bisa terlalu panas jika mereka menunggu terlalu lama untuk menaikkan suku bunga, memacu penurunan global dalam ekuitas.

Komentar Brainard muncul setelah pasar keuangan tersentak dari periode yang relatif tenang terhadap kekhawatiran beberapa pejabat bank sentral global telah mulai mempertanyakan kemampuan kebijakan moneter yang longgar untuk memicu pertumbuhan harga dan mendukung ekspansi ekonomi.

Pasar saham China belum dibuka menjelang data ekonomi dari perekonomian terbesar di kawasan itu. Kontrak pada indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,7 persen dalam perdagangan terbaru mereka, sementara kontrak pada Indeks FTSE Cina A50 menambahkan sekitar 1 persen.(frk)

Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,5 persen menjadi 138,37 pada pukul 09:06 pagi di Tokyo, menutup beberapa kerugian terbesar pada hari Senin sejak Juni. Indeks S&P 500 naik 1,5 persen setelah Brainard mengatakan ia melihat tidak ada alasan untuk terburu-buru dalam menaikkan suku bunga karena sekarang tampaknya ada sedikit kebutuhan untuk bersandar terhadap melebihi inflasi atau pekerjaan. Pandangannya mengikuti pejabat The Fed Eric Rosengren, yang mengatakan pekan lalu bahwa perekonomian bisa terlalu panas jika mereka menunggu terlalu lama untuk menaikkan suku bunga, memacu penurunan global dalam ekuitas. BESTPROFIT FUTURES

Sumber: Bloomberg

Saham Asia Turun Ditengah Spekukasi | PT BESTPROFIT FUTURES

url

BESTPROFIT FUTURES (22/8) – Saham Asia jatuh diikuti minyak mentah berjangka karena investor mengkaji prospek untuk suku bunga yang lebih tinggi di AS, sementara saham di Jepang naik pada spekulasi untuk berlanjutnya stimulus.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,1% menjadi 139 pada 09:07 pagi di Tokyo. Jepang Topix naik 0,4% karena yen melemah setelah Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda mengatakan ada “cukup kesempatan” untuk pelonggaran lebih pada bulan September. Wakil Ketua Federal Reserve Stanley Fischer mengisyaratkan bahwa kenaikan suku bunga 2016 masih dalam kajian, bergema komentar hawkish dari Presiden Fed New York William Dudley pekan lalu, menjelang pidato Janet Yellen pada akhir pekan ini di Jackson Hole, Wyoming. bestprofit futures

Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,3%. Indeks S&P / ASX 200 Australia turun 0,%1. Indeks S&P / NZX 50 Selandia Baru naik 0,3%. Pasar saham China dan Hong Kong belum memulai tradingnya.

Indeks Berjangka China A50 naik 0,1% dalam perdagangan terbarunya, seperti yang dilakukan kontrak pada indeks Hang Seng. Saham-saham Hong Kong jatuh hari Jumat, memangkas kenaikan mingguan ketiganya. Indeks Shanghai Composite naik 0,1% pada hari Jumat.(yds)

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,1% menjadi 139 pada 09:07 pagi di Tokyo. Jepang Topix naik 0,4% karena yen melemah setelah Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda mengatakan ada “cukup kesempatan” untuk pelonggaran lebih pada bulan September. Wakil Ketua Federal Reserve Stanley Fischer mengisyaratkan bahwa kenaikan suku bunga 2016 masih dalam kajian, bergema komentar hawkish dari Presiden Fed New York William Dudley pekan lalu, menjelang pidato Janet Yellen pada akhir pekan ini di Jackson Hole, Wyoming. BESTPROFIT FUTURES

Sumber: Bloomberg