PT Best Profit Futures Malang

Tag Archives: Asia

Bestprofit | Pasar Asia Bergerak Datar, Tunggu Data Singapura

Best Profit Bestprofit PT Bestprofit

Bestprofit (13/10) – Imbal hasil Treasury dolar dan A.S. bersiap untuk mengakhiri empat minggu kenaikan karena kepercayaan pada rencana pemotongan pajak Amerika sedikit berkurang dan Federal Reserve memberi isyarat bahwa beberapa pembuat kebijakan berhati-hati mengenai kenaikan suku bunga di akhir 2017 nanti.

Indeks berjangka di bursa saham Asia sebagian besar bergerak datar setelah Indeks S & P 500 turun tipis setelah mengalami kenaikan pada level tertinggi dalam sejarah minggu ini. Saham A.S. terbebani oleh penurunan JPMorgan Chase & Co dan Citigroup Inc. mengenai kekhawatiran tentang kredit konsumen dan penurunan pendapatan dari perdagangan.

Fokus pada hari Jumat ini beralih kepada keputusan kebijakan moneter Singapura, dengan beberapa analis melihat bank sentral beralih ke sikap yang lebih netral berkat pertumbuhan global yang solid, dan kemudian mengikuti laporan perdagangan bulanan Tiongkok serta penjualan ritel dan penjualan konsumen A.S.. Pound menguat pada semalam karena Handelsblatt melaporkan negosiator utama Eropa mungkin menawarkan transisi dua tahun untuk tinggal di pasar tunggal selama Inggris memenuhi kewajiban finansial. bestprofit

Euro bertahan sekitar satu sen di atas level terendah tujuh minggu di hari Jumat lalu setelah sebuah laporan mengenai rencana yang sedang dibahas di European Central Bank dimana dikabarkan bahwa pejabat ECB mempertimbangkan untuk memotong pembelian obligasi bulanan mereka setidaknya setengah mulai bulan Januari, dan membuat program tersebut aktif setidaknya selama sembilan bulan.

Di A.S., rencana pajak yang di usung Trump mengalami banyak tekanan dikaitkan dengan aspek-aspek tertentu dari kerangka kerja yang ada. Beberapa anggota Partai Kongres telah menyuarakan kekhawatiran mereka, meskipun Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengulangi keyakinannya bahwa sebuah rancangan dibidang perpajakan akan berjalan pada tahun ini.

Dalam perkembangan terakhir di Korea Utara, yen mendapat keuntungan sesaat setelah berita tentang gempa sederhana di dekat lokasi uji coba nuklir di negara tersebut. Badan cuaca Korea Selatan mengatakan bahwa ini adalah fenomena alam, meskipun Survei Geologi A.S. tidak memiliki kesimpulan segera. Tes bom telah menyebabkan beberapa getaran sebelumnya di daerah tersebut, namun besaranna hanya 2,9 dibandingkan dengan yang dilaporkan 6,3 untuk uji bom H pada bulan September. bestprofit

Pertumbuhan ekspor China diperkirakan akan meningkat hingga 10 persen pada bulan September dari 5,6 persen pada bulan sebelumnya, didorong oleh permintaan AS dan UE yang kuat. Pertumbuhan impor juga diperkirakan akan meningkat, dengan surplus perdagangan menyempit menjadi $ 38 miliar. Bank sentral juga akan merilis data pinjaman dan pasokan uang bulanan.

Musim badai Atlantik yang aktif mungkin akan menonjol di data A.S. tentang penjualan eceran dan harga konsumen. Harga grosir A.S. melonjak pada bulan September paling banyak dalam lima bulan karena biaya bensin melonjak setelah Badai Harvey. Indeks harga produsen naik 0,4 persen.

Saham

Kontrak pada indeks S & P 500 sedikit berubah pada pukul 8:44 am di Tokyo, indeks pengukur ini turun 0,2 persen dari rekor tertinggi hari Rabu.
Kontrak pada Nikkei 225 Jepang naik 0,2 persen.
Indeks S & P / ASX 200 Australia naik 0,3 persen, sementara indeks Hang Seng Hong Kong sedikit berubah. bestprofit

Mata uang

Euro sedikit berubah pada awal perdagangan Asia, di $ 1,1829.
Pound Inggris bergerak pada $ 1,3262 setelah mengalami kenaikan dalam empat sesi terakhir.
Yen berada di level 112,27 per dolar.

Obligasi

Imbal hasil pada Treasury 10 tahun yang turun tiga basis poin pada Kamis, naik menjadi 2,32 persen.
Hasil pada obligasi pemerintah 10-tahun Australia turun lebih dari dua basis poin pada hari Jumat pagi ini, menjadi 2,78 persen.

Komoditi

Minyak mentah West Texas Intermediate menambahkan 0,3 persen menjadi $ 50,73 per barel, setelah turun 1,4 persen pada sesi Kamis, namun masih dalam jalur penguatan dalam satu minggu.
Emas stabil di harga $ 1,293.64 per ounce. bestprofit

 

Sumber : Vibiznews

Bursa Asia Tertekan Imbas Aksi Jual | Bestprofit Malang

nikkei-700x357

Bestprofit Malang (3/8) – Bursa saham Asia melemah pada perdagangan saham Kamis pekan ini seiring pelaku pasar mengambil keuntungan dari penguatan indeks saham Dow Jones.

Indeks saham MSCI Asia Pasifik di luar Jepang melemah 0,5 persen. Indeks saham Korea Selatan Kospi tergelincir 1,5 persen pada awal sesi perdagangan. Indeks saham Jepang Nikkei susut 0,1 persen. Sedangkan indeks saham Jepang Topix mendatar.

Saham Samsung Electronics membukukan penurunan terbesar secara harian sejak Oktober 2016. Saham Samsung Electronics susut 2,6 persen.

“Ada sejumlah saham yang jenuh beli pada perdagangan saham Selasa pekan ini sehingga terjadi aksi jual. Saya kira investor ingin merealisasikan keuntungan secepatnya usai melihat koreksi tajam pada pekan lalu,” ujar Yukino Yamada, Senior Strategist Daiwa Securities, seperti dikutip dari laman Reuters, Kamis (3/8/2017).

Pergerakan bursa saham Amerika Serikat (AS) membayangi laju bursa Asia. Indeks saham Dow Jones sentuh level di atas 22.000 yang didorong penguatan saham Apple. Indeks saham S&P 500 naik 0,05 persen yang didukung kinerja keuangan perusahaan. Selain itu, harapan bank sentral AS akan lambat menaikkan suku bunga menjadi sentimen di bursa saham.

“Pasar saham kini didukung pertumbuhan keuntungan perusahaan. Ditambah ekonomi yang bertumbuh dan kebijakan suku bunga rendah,” kata Mutsumi Kagawa, Chief Global Strategist Rakuten Securities.

Di pasar uang, euro ditransaksikan di kisaran US$ 1,18 usai sentuh level tertinggi US$ 1,19. Yen ditransaksikan di level tertinggi dalam 1,5 bulan di kisaran 109,92 yen. Harga minyak melemah 0,3 persen ke level US$ 52,22 per barel pada perdagangan Kamis pekan ini.

Sumber : Liputan6

Bursa Asia Naik Tipis Usai Laporan Data Ekonomi AS | Bestprofit

url

Bestprofit (1/5) – Bursa Asia menguat tipis pada perdagangan hari ini setelah data pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) dilaporkan lebih rendah dari perkiraan.

Ditambah pelemahan Dolar terhadap Yen di tengah ketegangan Korea Utara dan Euro usai laporan inflasi di Zona Euro.

Melansir laman Reuters, Senin (1/5/2017), indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik tipis 0,1 persen dan Jepang Nikkei menguat 0,1 persen.

Banyak bursa saham di Asia dan Eropa ditutup terkait peringatan Hari Buruh.

Kondisi Bursa Asia sedikit berbeda bila dibandingkan Wall Street, yang pada Jumat pekan lalu langsung melemah, dengan indeks Dow dan S&P 500 mencatat penurunan 0,2 persen.

Ini setelah data pertumbuhan ekonomi AS mencatat pelemahan dalam tiga tahun pada kuartal pertama tahun ini.

Pasar Asia hanya sedikit terganggu survei resmi manufaktur China yang menunjukkan pertumbuhan di pabrik-pabrik di negara itu melambat dari prediksi pada April, ke level terendah dalam enam bulan.

Penurunan itu dikaitkan dengan anjloknya harga bijih besi dan baja baru-baru ini seiring membanjirnya produksi.

Analis memperkirakan China memiliki banyak momentum pertumbuhan secara keseluruhan dalam beberapa bulan mendatang setelah kuartal pertama.

Dolar, yang sempat menguat ke posisi dalam empat minggu terhadap yen pada pekan lalu, kehilangan dukungannya karena imbal hasil obligasi dan laporan indikator ekonomi yang dirilis pada hari Jumat.

Greenback terakhir turun 0,3 persen terhadap Yen ke posisi 111.240, terpicu kekhawatiran geopolitik di Semenanjung Korea .

“Hasil treasury yang rendah membebani dolar. Ini juga menghadapi tekanan terhadap yen karena upaya investor menghindari risiko akibat dari peluncuran rudal Korea Utara di akhir pekan,” ujar Masafumi Yamamoto Said, Kepala Strategi Valas Mizuho Securities di Tokyo.

Euro juga menguat terhadap dolar sebesar 0,2 persen menjadi $ 1,0910.7. Adapun indeks dolar terhadap sekeranjang mata uang utama tergelincir 0,1 persen menjadi 98.961.

Sumber : Liputan6