PT Best Profit Futures Malang

Rilis Neraca Perdagangan Bayangi Gerak IHSG

026355500_1411964916-Ihsg-20140929-Johan

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat secara teknikal pada awal pekan ini. Hal itu asal didukung aksi beli pelaku pasar dan rilis data neraca perdagangan.

Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada menuturkan, gerak IHSG akan sideways dengan kecenderungan menguat tipis. Penguatan terbatas itu dapat terjadi bila pelaku pasar melakukan aksi beli saham.

Akan tetapi, Reza menilai, gerak IHSG belum sepenuhinya didukung sentimen positif secara fundamental. Karena itu, pelaku pasar dinilai harus tetap mewaspadai gerak IHSG.

“IHSG akan berada di rentang support 4.900-4.925 dan resistance 4.950-4.975 pada awal pekan ini,” ujar Reza, dalam ulasannya, Senin (15/6/2015).

Sementara itu, Analis PT Asjaya Indosurya Securities, William Suryawijaya mengatakan, IHSG dapat menguat terbatas secara teknikal. IHSG akan berada di level support 4.889 dan resistance 5.051 pada perdagangan saham awal pekan ini.

Dalam riset PT Sinarmas Sekuritas menyebutkan, IHSG akan bergerak variasi di kisaran 4.918-4.950. Sentimen yang akan mempengaruhi IHSG antara lain rilis data neraca perdagangan yang diperkirakan menjadi US$ 0,8 miliar pada Mei 2015.

Untuk rekomendasi saham, Reza memilih saham PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) untuk dicermati pelaku pasar.

Sedangkan William merekomendasikan saham ASII, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). (Ahm/)

Sumber : Liputan6