PT Best Profit Futures Malang

Pembuat Game Angry Birds, Rovio Berencana Memangkas Karyawannya

unnamed

BESTPROFIT FUTURES MALANG (27/8) – Produsen aplikasi mobile game asal Finlandia Rovio, pemilik Angry Birds, memperkirakan pendapatannya akan turun untuk tahun ketiganya secara beruntun dan pihaknya mengatakan akan memangkas hingga 39% tenaga kerjanya guna mencoba untuk meningkatkan prospeknya.

Rovio telah gagal untuk membuat game populer yang baru sejak peluncuran Angry Birds di tahun 2009, yang merupakan aplikasi mobile game berbayar sepanjang masa, meskipun telah berusaha dengan memberikan lisensi untuk brand suksesnya tersebut dalam penggunaannya pada produk konsumen.

Perusahaan ini menaruh harapan pada film Angry Birds 3D, yang dirilis Mei 2016 mendatang dan perusahaan yang percaya akan menghasilkan kesepakatan lisensi baru.

Penjualan yang lebih rendah dari yang diharapkan di tahun ini, ungkap perusahaan tersebut pada hari Rabu, perkiraan penjualan stagnan serta keuntungan jatuh untuk setahun penuh. Ia mengatakan akan memangkas sebanyak 260 pekerja, atau sekitar 39% dari seluruh total karyawannya.

Perusahaan tersebut mengatakan rencana pengurangan tersebut akan berlaku untuk seluruh organisasi, termasuk mereka yang bekerja pada film di Amerika Serikat dan Kanada, dan mayoritas pemangkasan ini akan menekan seluruh kegiatan usahanya di Finlandia. Rovio sudah memangkas sebanyak 110 pekerja pada tahun 2014.

Pengumuman ini mengikuti langkah serupa dari perusahaan game lain seperti “Farmville” dari Zynga Inc pada bulan Mei yang mengatakan sudah memangkas sebanyak 364 pekerjanya.

Analis Steve Bailey dari IHS Teknologi mengatakan kejatuhan Rovio menunjukkan betapa cepatnya perubahan yang dapat terjadi dalam industri game.

Rovio bulan lalu merilis game baru, yaitu Angry Birds 2, yang telah di download hampir sebanyak 50 juta kali. Tapi analis Bailey mengatakan dibutuhkan waktu lebih lama untuk melihat bagaimana permainan baru dapat melibatkan para gamers untuk melakukan pembelian game tersebut.

Sementara tahun lalu, total pendapatan Rovio turun sebesar 9% menjadi 158 juta euro, sedangkan laba usaha merosot 73% menjadi 10 juta euro.(yds)

Source: Reuters