PT Best Profit Futures Malang

Netizen Mengeluh Pengemudi Go-Jek Ogah-ogahan Terima Order

005108300_1436241611-20150707_Gojek_Jakarta_

BESTPROFIT FUTURES MALANG (10/7) – Kontroversi terkait layanan transportasi berbasis Aplikasi Go-Jek terus berlanjut. Belum selesai masalah penolakan yang berasal dari para pengemudi ojek pangkalan, kini sejumlah netizen lewat jejaring sosial mulai mengeluhkan kualitas layanan Go-Jek.

Popularitas Go-Jek memang menanjak dengan cepat dan banyak mendapat sambutan baik dari warga, khususnya di wilayah DKI Jakarta. Terlebih, manajemen Go-Jek terus bergerilya dengan beragam promo dan pilihan order yang disajikan.

Ada beberapa sebab tentunya. Pertama, Driver Go-Jek mulai banyak penolakan jika ada yang order. Tak tahu apa penyebab utamanya, namun kini para driver Go-Jek banyak melakukan penolakan untuk mengangkut para penumpang.

Namun, beberapa orang mengklaim bahwa Go-Jek kini sudah tidak seasyik dahulu. Bahkan, sebagian netizen mengatakan mereka kini mulai enggan menggunakan jasa Go-Jek.

Masalah jarak tempuh yang dipesan penumpang menjadi salah satu hal yang tampaknya dipertimbangkan pengemudi Go-Jek. Mereka dinilai tidak mau mengantar penumpang dengan jarak dekat atau terlalu jauh, di atas 25 km.

Kedua, para pengguna layanan jasa Go-Jek terkadang sulit bahkan perlu menunggu puluhan menit jika ingin mendapatkan driver yang ingin mengantar mereka ke tempat tujuan. Padahal, banyak dari driver Go-Jek yang mangkal disekitar perkantoran di Jakarta seperti kawasan Senayan City. Apalagi saat prime time.

Kondisi tersebut memperlihatkan bagaimana pengemudi Go-Jek terkadang tidak menggunakan aplikasi mereka sebagaimana mestinya. Di waktu-waktu prime time, seperti pulang jam kerja di pukul 4-7 malam, mereka memilih mangkal di pusat-pusat perkantoran.

(dhi/isk)

Sumber : Liputan6