PT Best Profit Futures Malang

Minyak WTI Senin Pagi Lanjutkan Penurunan Harga Akhir Pekan

oil-oil-700x357

BESTPROFIT FUTURES MALANG (25/5) – Di akhir perdagangan pekan lalu harga minyak mentah ditutup dengan membukukan penurunan tipis (25/5). Harga komoditas ini turun sedikit saja sebab perusahaan survey minyak Baker Hughes melaporkan bahwa penurunan aktivitas pengeboran di Amerika Serikat mulai melambat.

Pekan lalu pengeboran yang ditutup aktivitasnya hanya 1 saja. Jumlah aktivitas pengeboran telah mengalami penurunan tiap minggu sejak tanggal 12 Desember. Saat ini jumlah aktivitas pengeboran minyak mentah di Amerika Serikat adalah 659. Angka ini berada di bawah jumlah aktivitas pengeboran pada periode yang sama tahun lalu yang mencapai 1528.

Harga minyak mentah sempat mengalami penurunan tajam lebih dari 1 persen pada perdagangan Jumat malam lalu. Seiring rally dollar AS harga minyak mentah mengalami penurunan. Para pelaku pasar juga tampak melakukan aksi ambil untung. Pergerakan harga minyak mentah terbatas juga dikarenakan pasar sedang sepi jelang liburan bursa AS Senin malam nanti.

Harga minyak mentah WTI untuk kontrak Juli yang merupakan kontrak paling aktif saat ini mengalami penutupan melemah terbatas. Harga ditutup dengan membukukan pelemahan sebesar 1 dollar yaitu di level 59,72 dollar per barel.

Pada perdagangan Senin pagi ini terpantau harga minyak mentah cenderung melanjutkan pergerakan melemahnya. Harga komoditas ini berada diĀ  level 59,51 dollar per barel, turun tipis sebesar 21 sen dari posisi penutupan perdagangan akhir minggu lalu.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah jenis WTI kontrak paling aktif pada perdagangan hari ini di sesi Asia akan cenderung masih mengalami pergerakan yang terbatas. Secara teknikal harga minyak mentah sedang berada dalam pola mayor bullish. Akan tetapi peningkatan nilai tukar dollar AS berpotensi menggerus turun harga minyak mentah.

Untuk perdagangan hari ini harga minyak mentah WTI diperkirakan akan mengalami level resistance di 62,00 dollar. Resistance selanjutnya ada di 65,00 dollar. Jika terjadi pergerakan melemah support akan ditemui pada posisi 58,00 dollar dan 56,00 dollar.

Sumber : Vibiznews